close
Nuga Sport

“Dendam Saya ke Marquez Belum Padam”

Valentino Rossi tak pernah memaafkan Marc Marquez atas kasus Sepang yang menyebabkannya tercampak dari puncak juara MotoGP musim lalu dan menyebut pebalap Repsol Honda itu sebagai musuh abadinya.

Pernyataan Rossi ini disampaikan menjelang dimulainya balapan perdana MotoGP musim ini di Qatar

Rossi, seperti dikatakannya kepada “crash,” Kamis, 10 Maret 2016, masih dendam dengan ulah pembalap Honda tersebut di Sirkuit Sepang Malaysia, tahun lalu.

Ketika itu, Rossi dan Marquez terlibat insiden yang menghebohkan pencinta MotoGP. Insiden itu mengakibatkan Marquez terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Rossi pun mendapat hukuman menjalani start dari posisi terakhir di seri terakhir yang berlangsung di Valencia.

Meski start dari posisi terakhir, Rossi mampu merangsek ke posisi keempat. Namun usahanya percuma karena Jorge Lorenzo dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP tahun lalu.

Rossi terlihat kesal karena sepanjang balapan di Valencia, Marquez tidak memberikan perlawanan kepada Lorenzo.

“Setelah kejadian di musim lalu, hubungan kami tidak bisa sama seperti dulu. Semua orang bisa melihat hal yang sebenarnya dia pikirkan,” ucap Rossi, seperti dikutip dari Motor Sport.

Pria asal Italia itu tidak akan pernah melupakan kelakuan Marquez dalam dua seri terakhir di MotoGP tahun silam.

Kelakuan Marquez membuyarkan gelar juara dunia MotoGP yang sudah di depan mata Rossi.

“Saya tidak bisa melupakan yang sudah dia lakukan. Saya akan munafik jika mengatakan itu berbaikan dan berjabat tangan dengannya. Saya tidak bakal melupakan yang sudah terjadi,” kata mantan pembalap Ducati tersebut.

“Mungkin situasinya bisa lebih baik jika Marquez memilih fokus pada balapannya sendiri. Niatnya sudah jelas, mendapatkan ‘kue’ di Valencia,” ujar Rossi.

Dia pun menegaskan kalau Marquez sudah menjadi musuh abadinya sejak kejadian di Sepang dan Valencia.

“Hubungan kami tidak bisa dipulihkan lagi. Saya lebih suka melakukan hal yang nyata, tidak mau berpura-pura,” ucap Rossi.

Sementara itu pebalap legendaries MotoGP, Loris Capirossi mengingatkankan Rossi untuk melupakan insiden dengan Marc Marquez.

“Hal terbaik bagi semua pembalap adalah melupakan kejadian di akhir musim lalu dan fokus di tahun ini. Itu saran saya,” kata Capirossi seperti dilansir Motorsport.

“Tentu saja Rossi harus melupakannya. Dia punya motivasi dan sedang dalam performa bagus. Jadi dia harus fokus pada motornya dan melupakan Marquez.”

Capirossi yang sekarang menjabat sebagai penasihat bagi Dorna juga merasa insiden Rossi-Marquez hanya salah paham saja.

“Rossi punya musim yang bagus sebelum akhirnya kalah di Valencia. Sementara Marquez kesal karena disalahkan, meski ia merasa tidak melakukan hal apa pun,” kata Capirossi.

Lantas apa komentar Marquez terhadap pernyataan Rossi itu?

Marquez merasa disudutkan oleh beberapa pihak.

Banyak yang menilai kalau ia memang sengaja membuat Rossi marah karena pernah dicurangi dalam dua seri sebelumnya, di Argentina dan Belanda.

“Mereka seperti menaruh saya di dalam karung setelah insiden di Sepang. Saya seperti tidak diberi kesempatan mengeluarkan pendapat,” Marquez mengakhiri.

Valentino Rossi, Senin, 07 Maret 2016, seperti dikutip dari “motogp.com,” mengingat kepada para pebalap muda yang tampil di musim ini bahwa lima lap terakhir setiap seri akan menjadi bagian yang tersulit bagi para riders.

Tags : slide