close
Nuga Bola

Solksjaer Belum Putuskan Siapa Kapten MU

Ole Gunnar Solskjaer memiliki tugas tambahan di Manchester United jelang bergulirnya musim mendatang. Tugas tersebut adalah menunjuk kapten baru Manchester United setelah Antonio Valencia hengkang.

Manchester United masih belum memiliki kapten. Pada musim  lalu, Ashley Young berperan sebagai deputi kapten karena Valencia jarang bermain.

Namun, sambutan yang negatif dari suporter membuat Solskjaer tak bisa mempertahankan ban kapten untuk Ashley Young. Karena itu, Solskjaer harus mempertimbangkan matang-matang mengenai kapten klub berikutnya.

Pada laga melawan Inter Milan, Nemanja Matic menggunakan ban kapten Manchester United. Hal itu membuat Matic juga berpeluang menjadi kapten anyar klub.

Namun, ada juga pertimbangan politis yang harus diperhatikan oleh Solskjaer. Hal tersebut menyangkut masa depan pemain Manchester United. Terutama menyangkut masa depan Paul Pogba dan David de Gea.

Ban kapten diprediksi bisa membuat para pemain tersebut mengubah pendiriannya dan berkomitmen untuk bertahan di Manchester United untuk waktu yang lama.

Berbagai nama calon kapten Manchester United sudah menyeruak dari berbagai lini. Namun, David de Gea dinilai paling pantas untuk menjadi kapten baru Manchester United.

David de Gea sudah berada di Manchester United selama delapan tahun. Ia berada di Manchester United ketika klub tersebut masih dikapteni oleh Nemanja Matic.

Selain itu, de Gea disebut akan menandatangani kontrak berdurasi enam tahun. Hal itu membuat de Gea berpeluang mengakhiri kariernya di klub tersebut.

Faktor tersebut membuat David de Gea dinilai menjadi pemain yang paling pantas menjadi kapten baru Manchester United.

Solskjaer mengaku meminta saran pada legenda MU, Roy Keane. Ia ingin diberi masukan soal calon kapten MU musim depan.

Musim lalu jabatan kapten MU dipegang Antonio Valencia. Namun sang pemain telah pergi setelah kontraknya habis musim panas ini.

Sementara kapten lain musim lalu adalah Ashley Young. Tetapi musim depan ia akan lebih sering duduk di bangku cadangan setelah kehadiran Aaron Wan-Bissaka.

“Soal kapten memang benar saya bertanya pada Keane. Bahkan saya sampai ke rumahnya untuk berbicara soal ini sambil minum teh,” kata Solskjaer seperti dilansir Manchester Evening News.

“Saya selalu mendengar saran dari Keane. Jujur saya sangat menghormatinya,” kata Solskjaer yang juga legenda MU.

Di sisi lain, Solskjaer mengaku sedikit pusing untuk memilih kapten MU musim depan.

“Ada banyak cara untuk menunjuk kapten, dari klub, dari pemain, atau Anda sendiri yang menunjuk. Semua itu cara yang bisa saya lakukan,” kata Solskjaer.

“Tetapi sulit sekali mencari seorang pemimpin di tim musim ini. Saya senang jika tim ini ada sosok seperti Keane, Bryan Robson, Gary Neville atau Ryan Giggs,” ujar Solskjaer.

Solskjaer juga  mengungkapkan target besar timnya di Liga Inggris musim depan. Solskjaer ingin Setan Merah, sebutan MU, lebih baik dari musim sebelumnya.

Pada Liga Inggris, MU gagal finis di posisi empat besar. Setan Merah berada di posisi keenam dengan mengemas 66 poin yang menyebabkan mereka gagal tampil di Liga Champions.

Menatap musim baru, Setan Merah ingin tampil lebih baik. Manajemen MU berharap bisa berada di papan atas Liga Inggris.

“Empat besar? Buat saya kami perlu target yang lebih tinggi. Saya lebih memilih untuk menjadi optimistis yang salah daripada pesimis yang benar.”

“Saya suka tantangannya. Kami perlu memanfaatkan skuad kami dan menggaet beberapa pemain yang dapat memperkuat tim dan membuat kami bersaing,” ucap Solskjaer, seperti dikutip dari situs resmi MU.

Dengan target yang menembus empat besar, Solskjaer memahami persaingan ketat di Liga Inggris. Banyak tim yang berharap menembus empat besar, selain MU, seperti Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, Liverpool, dan juara bertahan, Manchester City.

Namun dengan pemain yang mayoritas masih muda, Solskjaer tetap percaya kemampuan tim. Bahkan, dia menegaskan, target menembus empat besar bisa terwujud.

“Buat saya, pemain-pemain yang kami miliki saat ini memiliki kemampuan bagus, mereka hanya butuh konsistensi. Kami perlu bekerja dengan keras setiap harinya dan perlu mengingat targetnya. Tentu setiap orang akan memiliki momen di mana mereka akan kehilangan fokus, tetapi penting untuk kami saling mengingatkan pada tujuan kami bersama di sini,” kata Solskjaer.

Solskjaer menyakini Setan Merah bisa bersaing dengan tim besar lainnya. Bahkan, dia optimistis MU bisa sejajar dengan Liverpool dan Manchester City.

“Saya tak merasa hal tersebut akan terjadi lagi. Saya rasa musim ini akan jadi persaingan yang lebih ketat. Ada enam tim top yang akan mencoba berebut jatah ke Liga Championsm ada satu atau dua tim di bawahnya yang juga seperti itu,” ujar manajer MU asal Norwegia itu mengakhir