close
Nuga Sport

MotoGP Tak Akan Mati Saat Rossi Pensiun

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, meyakini bahwa publik MotoGP sudah siap menyongsong masa pensiun Valentino Rossi.

Jarvis percaya MotoGP tetap berlanjut tanpa The Doctor di lintasan balap.

Kontrak Rossi dengan Yamaha memang baru akan habis pada akhir tahun  mendatang, namun performanya yang menurun pada pertengahan musim ini membuat publik bertanya-tanya apakah rider Italia berusia empat puluh tahun itu masih bisa tampil kompetitif.

Jarvis sendiri sudah menyatakan bahwa pihaknya sudah tak lagi menjadikan Rossi sebagai sentral proyek masa depan. “Apakah MotoGP sudah siap menghadapi masa pensiun Vale? Saya rasa sudah,” ungkap asal pria Inggris ini.

“Tiap kali seorang juara berhenti dari olahraga apa pun, efeknya memang langsung terasa. Contohnya Formula 1 usai kecelakaan tragis Ayrton Senna. Tapi F 1 berlanjut dan ‘selamat’, seperti halnya pula saat Michael Schumacher pensiun,” lanjutnya.

Bukan rahasia lagi Rossi masih memiliki fanbase terbesar di MotoGP. Setiap sirkuit penyelenggara selalu penuh penggemar dengan baju kuning, warna khas Rossi. Meski begitu, Jarvis yakin penonton MotoGP takkan berkurang saat Rossi pensiun nanti.

“Anda pikir kehadiran penonton akan berkurang 50-60% saat Vale pensiun, tapi saya rasa tidak. Kualitas persaingan MotoGP kini sangat kuat. Ada 6 pabrikan peserta, banyak perusahaan penting terlibat. Jadi kejuaraan ini akan terus berlanjut,” paparnya.

Jarvis yakin MotoGP akan merindukan Rossi, tapi penggemarnya tak perlu kelewat cemas. “Vale akan tetap terlibat dalam olahraga ini. Mungkin ia takkan hadir di tiap balapan, tapi akan tetap berkomitmen dengan Yamaha. Toh ia juga punya tim balap,” ujar Jarvis.

Jarvis juga menyebut kepergian Rossi ke Ducati dibeberapa musim lalu  justru merupakan momen ‘penting’ bagi mereka. Usai terpuruk selama dua  musim, Rossi kembali ke Yamaha pada enam tahun silam

Ia pun sadar pabrikan Garpu Tala lah ‘rumah’ baginya sampai masa pensiun tiba.

“Vale meninggalkan Yamaha adalah momen penting. Petualangan dengan Ducati tak sukses, dan semua berubah. Ia kembali pada kami dengan mindset berbeda: pada bab-bab terakhir kariernya di MotoGP, ia akan bersama Yamaha, bahkan dalam hal-hal tak tertulis. Saya sangat yakin atas hal ini,” tutur Jarvis.

Musim ini, Rossi mengoleksi duaodium, yakni berkat finis kedua di Argentina dan Austin. Ia tengah berada di peringkat keenam pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi delapan poin, tertinggal lima poin dari tandemnya, Maverick Vinales, di peringkat kelima.

Jarvis menilai MotoGP tetap bakal ramai penonton kendati tanpa kehadiran Valentino Rossi di lintasan balap.

Jarvis beberapa waktu lalu mengatakan Yamaha sudah siap melepas Rossi yang kini sudah berusia gaek

Sederet hasil tak maksimal The Doctor dalam balapan MotoGP   membuat Jarvis mengungkapkan ketergantungan Yamaha kepada Rossi telah berubah.

Ucapan Jarvis tersebut kemudian memantik respons, termasuk perihal kebintangan Rossi di sirkuit yang kerap terlihat dengan kehadiran pendukung pebalap gaek itu dalam tiap seri MotoGP.

“Kapanpun ada seorang juara yang pensiun maka akan ada perlawanan. Contohnya di Formula 1, ketika terjadi kecelakaan tragis Ayrton Senna, atau ketika Michael Schumacher tak lagi membalap. Tetapi balapan tetap berlanjut dan cabang olahraga itu tetap ada,” kata Jarvis dikutip dari Paddock-GP

“Jika Anda ke sirkuit di seluruh dunia dan melihat orang-orang mengenakan kaus berwarna kuning, maka Anda akan berpikir jika Valentino pergi maka jumlah penonton akan turun sampai lima puluh  atau enam puluh persen. Tetapi saya tidak percaya itu,” tambahnya.

arvis menilai bukan Rossi semata yang menjadi daya tarik MotoGP tetapi juga persaingan antarpebalap yang kini dianggapnya terjadi begitu ketat.

“Tentu jika Rossi berhenti Anda akan kehilangan. Tanpa ragu, tentunya, tetapi hidup harus tetap berjalan dan saya pikir dia akan terus terkait dengan olahraga ini,” kata Jarvis.

Rossi saat ini terlibat dalam salah satu di Sky Racing Team VR46. Dengan kondisi tersebut, Jarvis memprediksi Rossi tidak akan jauh dari dunia balap motor selepas gantung helm.

“Dia tidak akan berpartisipasi di balapan, tetapi dia akan melanjutkan kerja. Dia memiliki tim balap sendiri,” tukas Jarvis.

Tags : slide