close
Nuga Tekno

Spotify Merilis Layanannya untuk Podcaster.

Spotify akhirnya merilis layanan untuk para podcaster. Layanan ini telah mengakhiri masa beta, sehingga para podcaster bisa lebih mengoptimalkan kontennya.

Dilansir Phone Arena, Rabu ) menggambarkan layanan ini sebagai dashboard analisis dan discovery.

Spotify for Podcasters dapat digunakan oleh pembuat konten untuk melacak berbagai hal, seperti rata-rata waktu listening dan total pendengar konten podcast mereka.

Singkatnya, para pembuat konten bisa mendapatkan lebih banyak informasi tentang pendengar konten podcast mereka. Selain itu, mereka juga bisa mengembangkan kontennya berdasarkan data yang diterima.

Selain data demografis dan insight terkait pendengar, posdcaster juga akan menerima berbagai informasi lain termasuk jenis kelamin, selera musik, data negara, serta pola listening para pendengarnya.

Kehadiran dashboard ini diharapkan bisa memperdalam keterlibatan para konsumennya, serta membantu podcaster menumbuhkan audiens dan karir mereka.

Spotify for Podcasters sudah tersedia untuk semua pembuat konten secara gratis mulai hari ini.

Lebih lanjut, para pengiklan di Spotify kini dapat menargetkan pendengar podcast untuk layanan non-premium. Aturan baru ini berbeda dari sebelumnya, yakni hanya menargetkan pengguna non-premium berdasarkan lagu yang didengar, baik berdasarkan genre atau playlist.

Melalui cara ini, pengiklan disebut dapat menargetkan pelanggan dengan lebih spesifik. Dikutip dari The Verge, cara ini sekaligus menjadi upaya Spotify mulai memperkuat kehadiran iklan di layanan podcast, selain di layanan musik dan video.

“Kami bercita-cita mengembangkan solusi iklan yang lebih kuat untuk podcast, sekaligus melapisi targeted ad yang berjalan bersama konten lain,” tutur juru bicara Spotify.

Meski hadir berdasarkan kebiasaaan pengguna mendengar podcast, iklan tersebut tidak muncul saat siaran berlangsung. Kemunculannya hanya saat pergantian konten podcast ketika pengguna sedang mendengarkan.

Untuk diketahui kini pelanggan berbayar Spotify kini mencapai seratus delapan juta akun. Jumlah ini meningkat tiga puluh satu persen dibandingkan tahun lalu. Demikian diuraikan pihak Spotify dalam laporan keuangan kuartal kedua perusahaan.

Jika ditilik, meskipun mengalami peningkatan, angka ini sangatlah kecil. Namun demikian Spotify patut berbangga, pasalnya dalam periode yang sama Apple Music ‘hanya’ memiliki enam puluh jutaa akun premium.

Mengutip laman CnetSpotify sebenarnya dipakai oleh dua ratus tiga puluh dua juta orang. Pelanggan tersebut minimal membuka aplikasi sebulan sekali.

Nilai saham Spotify sempat jatuh lima koma tujuh persen  Spotify mengalami kerugian yang lebih besar ketimbang yang diperkirakan.

Meskipun Spotify kini jadi aplikasi streaming musik yang paling besar, baik dari segi pendengar maupun pelanggan, di Amerika Serikat, Apple lebih menguasai pasar.

Apple sendiri menang berkat dominasi pengguna iPhone di negaranya.

Melihat adanya pertumbuhan, Spotify terus bergerak meningkatkan jumlah pengguna berbayarnya.

Layanan musik asal Swedia ini memprediksi akan punya  seratus empat belas juta pengguna berbayar pada akhir September 2019.

Sementara, jumlah pengguna aktif bulanannya diprediksi meningkat

Bahkan, di akhir tahun, Spotify memprediksi jumlah pengguna bulanannya akan meningkat .

Pasar tersebut meliputi negara-negara berkembang di Asia, Amerika Latin, Timur Tengah dan Afrika, termasuk Brasil, Meksiko, Honduras, Filipina, dan India.

Aplikasi Lite ini dilengkapi dengan tampilan menarik, baik digunakan, serta fitur yang ringan. Walaupun, pengguna masih harus mencari musik yang ingin mereka dengar, menyimpan, dan membagikannya.

Terdapat dua pilihan bagi penikmat musik Spotify yaitu mendengarkannya secara gratis atau premium. Bukan hanya itu, mereka bisa mendengarkan musik saat jaringan internet tidak stabil.

Seperti aplikasi Lite lainnya (Facebook, Messenger, Tinder, dan lain-lain), Spotify juga mempunyai file dengan versi kecil.

Ukurannya hanya  sepuluh megabyte, memungkinkan pengguna menginstalnya di smartphone yang tidak memiliki ruang cukup untuk aplikasi besar.