close
Nuga Sport

Mayweather Takut Tarung Ulang Pacquiao

Floyd Mayweather Jr dinilai pelatih Manny Pacquiao Freddie Roach takut rematch atau tarung ulang dengan petinjunya di atas ring tinju.

Mayweather sebelumnya menuduh Pacquiao sengaja ‘menjual’ namanya sebelum mengalahkan Keith Thurman demi mendongkrak gengsi pertarungan tinju gelar WBA Super kelas welter tersebut.

“Sungguh ironis jika melihat tiap kali nama Pacquiao ada di media, maka nama saya selalu ikut ada di dalamnya. Nama Pacquiao selama ini dibangun dengan terus dikaitkan dengan nama saya.”

“Jadi saya rasa ini waktunya untuk berhenti menggunakan nama saya demi mengejar sensasi. Biarkan Pacquiao membesarkan nama dengan usahanya sendiri,” kata Mayweather dalam akun Instagram miliknya.

Mayweather sendiri pernah mengalahkan Pacquiao pada empat tahun lalu. Saat itu Mayweather menang angka mutlak. Usai duel lawan Pacquiao, Mayweather menghadapi Andre Berto yang disebut sebagai laga terakhir dalam kariernya sebagai petinju.

Petinju veteran tersebut juga ikut menyaksikan pertarungan antara Pacquiao vs Thurman. Kepada PBC, Roach membeberkan Mayweather lebih banyak diam ketika meninggalkan MGM Arena, Las Vegas, Sabtu waktu setempat.

Mengomentari sikap Mayweather soal tantangan Pacquiao agar rivalnya itu kembali dari pensiun dan melawannya, Roach menilai Money May tampak enggan meladeninya.

“Saya tidak yakin. Mayweather terlihat sedikit menghindar. Dia lebih banyak diam.”

“Dia sudah tak berada di sana [MGM Arena] setelah keputusan diumumkan dan memanggil semua orang keluar seperti yang dia lakukan. Saya pikir Manny [Pacquiao] sudah membuatnya [Mayweather] sedikit ketakutan dengan performanya,” kata Roach.

Ya, Manny Pacquiao makin sulit berharap bisa mendapatkan jawaban dari Floyd Mayweather  tentang rematch lantaran Mayweather kini fokus membantu China dalam persiapan menghadapi Olimpiade tahun depan.

Kubu Pacquiao dan Mayweather kembali terlibat dalam perang kata setelah Pacquiao sukses mengalahkan Keith Thurman. Pacquiao yakin ia masih berada di level atas dan sejumlah orang di tim Pacquiao mulai menebarkan tantangan untuk Mayweather.

Mayweather yang kini dalam status pensiun sendiri masih sering ‘menggoda’ Pacquiao. Ia meladeni perang kata kubu Pacquiao namun belum terlibat dalam pembicaraan serius tentang rematch.

Harapan untuk menyaksikan rematch Pacquiao lawan Mayweather bakal sulit terwujud, setidaknya dalam waktu satu tahun ke depan, setelah Mayweather menerima tawaran sebagai penasihat tim tinju China menuju Olimpiade.

Menurut Asosiasi Tinju China, Mayweather sudah berjanji untuk memberikan terbaik dalam posisinya sebagai penasihat khusus menuju Olimpiade.

“Mayweather akan memberikan segalanya, menggunakan pengaruh dan semua hal yang ia miliki untuk mendukung proyek Tim Tinju China agar mampu meraih hasil gemilang di Olimpiade Tokyo,” kata pernyataan Asosiasi Tinju China, dikutip dari Mirror.

Pacquiao sendiri tidak fokus pada rematch melawan Mayweather di sisa kariernya sebagai petinju. Pelatih Pacquiao, Freddie Roach menyatakan Pacquiao tetap akan fokus pada tujuan yang bisa diwujudkan di sisa kariernya.

Pacquiao ingin mengumpulkan sabuk juara lain di kelas welter dengan menaklukkan petinju-petinju lainnya. Roach sendiri mengaku tidak bisa memprediksi momen Pacquiao memutuskan gantung sarung tinju.

Sementara itu Pelatih Manny Pacquiao, Freddie Roach belum tahu rencana berikutnya dari Pacman selepas duel lawan Keith Thurman.

Pacquiao berhasil mengalahkan Thurman dengan kemenangan angka mutlak. Hal tersebut membuat Pacquiao sukses menjadi juara WBA Super untuk kelas welter.

Roach mengakui Thurman punya tekad kuat untuk membuat Pacquiao pensiun dengan memberikan kekalahan, namun Pacman berhasil menggagalkan rencana tersebut.

“Petinju tersebut mencoba membuat Manny pensiun namun Manny berhasil menjegalnya. Hal tersebut membuat Pacquiao seolah mengatakan hanya dia yang bisa berkata kapan dia akan pensiun, bukan orang lain,” kata Roach kepada Manila Times, dikutip dari Boxingscene.

Roach menyebut Pacquiao belum tahu pasti langkah selanjutnya setelah laga lawan Thurman.

“Sebelum itu, ada banyak petinju yang menghadapi Manny dengan harapan bisa mengalahkannya dan memaksa untuk mengakhiri karier.”

“Satu hal yang bisa saya katakan adalah kami belum tahu langkah selanjutnya, siapa yang kami hadapi, kapan duel berikutnya. Kami hanya butuh duduk sesaat serta biarkan Pacquiao beristirahat dengan keluarga dan melaksanakan tugasnya sebagai anggota dewan,” ucap Roach.

Roach yakin Pacquiao masih memiliki sejumlah tantangan di dunia tinju dan tak hanya sekadar bermain-main. Selain Floyd Mayweather yang kini sudah pensiun, dalam pandangan Roach, masih ada nama lain yang bisa jadi lawan kuat bagi Pacquiao.

“Pacquiao baru saja menyatukan gelar kelas welter WBA. Dia juga butuh untuk menyatukan gelar lainnya di kelas tersebut. Seperti yang saya katakan, belum ada petinju yang beredar di pikiran kami saat ini. Dan kami ingin menjadi yang terbaik di divisi ini. Kami tidak hanya sekadar bertarung untuk bersenang-senang.”

“Jika Mayweather ingin menarik keputusan pensiun, maka itu akan sangat bagus. Namun bila tidak, masih ada Errol Spence, Terence Crawford. Mereka tampil bagus dan bakal jadi laga yang sulit,” tutur pelatih berusia 59 tahun ini.