close
Nuga Sport

Salam Kehilangan untuk Sang Idola, Rossi

Anda, termasuk saya, mungkin, masih menginginkan kehadiran Valentino Rossi di track.

Menginginkan untuk melihat gaya membalapnya.

Gayanya ketika  dari sudut sempit tikungan mendahului pebalap di depannya. Dan saya juga, seperti Anda, akan berdesis kala ia berada di trek lurus.

Rossi tak terbantahkan adalah idola mottogp sesungguhnya.

Idola kesederhanaan seorang humble.

Untuk itulah ketika iya memberi lambaian tangan terakhir untuk eksistensi di balapan, di sirkuit  ricardo tormo, Valencia, berhamburanlah puja puji untuknya.

Hamburan silang kata kehilangan kala iya memutuskan, pensiun.

Jorge Lorenzo, sang pebalap, yang sering dibenturkan dengan Rossi  ketika terjadi clash kecil langsung mengirim pesan kesedihannya.

Lorenzo pernah memiliki peran penting dalam karier Rossi. Pembalap asal Spanyol itu jadi rekan satu tim The Doctor di Yamaha dalam dua periode

Pada tahun kedua di periode kedua kebersamaan mereka sempat  hubungan mereka merenggang. Lorenzo dituding mendapat bantuan Marc Marquez saat juara

Sejak itu Lorenzo dicap jadi musuh Rossi.

Kini, setelah The Doctor resmi pensiun dari balap motor, Lorenzo mulai kehilangan. Dikutip dari Motosan, Lorenzo sedih melihat Rossi gantung helm.

“Dia selalu melakukannya dengan benar. Dalam pertarungan tangan kosong, saya tidak pernah mengalahkan dia, dia adalah binatang buas pada balapan Minggu,” ujar Lorenzo.

“Sekarang dia berhenti dan saya merasa sedih, tapi waktu selalu menang,” ucap Lorenzo menambahkan.

Lorenzo dan Rossi saat ini sama-sama sudah pensiun dari MotoGP. Walaupun pensiun lebih dahulu,  namun Lorenzo mengaku tidak memiliki saran kepada Rossi.

“Anda tidak bisa memberi nasihat, dia super pintar, dia tahu apa yang dia inginkan. Dia akan bersenang-senang dengan balap mobil, sangat menikmati hidup,” kata Lorenzo.

“Dan ini adalah salah satu rahasia memperpanjang karier dia [adalah] dengan cara ini. Tidak ada saran, dia tahu persis apa yang harus dilakukan,” tutur Lorenzo melanjutkan.

Tidak hanya Lorenzo yang kehilangan Rossi, Fabio Quartararo juga mengaku sedih  ketiadaan  Rossi di arena

“Vale adalah idola saya dan ini adalah momen yang sangat istimewa, karena saya memenangkan kejuaraan di tahun dia pensiun,” kata Fabio Quartararo dikutip dari Formula Passion.

Bahkan, saking mengidolainya Quartararo sampai membawa bendera VR46 milik Rossi usai finis di MotoGP Valencia. Hari terakhir Rossi di balapan

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena dia telah melakukan begitu banyak untuk MotoGP.

“Akhir pekan yang sulit tetapi mengasyikkan. Melihat motor yang dia bawa menjadi juara dunia adalah momen yang sangat spesial. dan  membuat saya bersemangat, karena di tahun itu saya mulai melihat MotoGP”.

Quartararo menyandang status sebagai pembalap pabrikan setelah direkrut Monster Energy Yamaha pada musim ini menggantikan Rossi.

“Saya sangat gugup di awal tahun ketika saya mengambil alih dari Valentino. Mengambil motornya dan tidak tahu bagaimana penggemarnya bisa mengendarainya. Itu rumit,” tutup Quartararo.

Sementara itu, legenda MotoGP Jorge Lorenzo yang sempat menjadi rival Rossi di MotoGP menganggap The Doctor adalah pembalap paling karismatik di dunia.

“Valentino membuat sejarah di MotoGP. Pembalap yang sangat berbakat dan komplet yang banyak memenangkan kejuaraan.”

“Dan tak diragukan lagi dia yang paling karismatik, yang membuat orang-orang yang tidak tertarik dengan MotoGP menjadi ikut mengamati kompetisi balap motor ini,” ucap Lorenzo dikutip dari Motor Cycle Sports.

“Semua orang yang mengambil bagian di dunia MotoGP termasuk saya sendiri harus berterima kasih kepada Anda.

“Kekosongan yang ditinggalkannya memang besar, tapi saya yakin sekarang Anda akan didedikasikan untuk proyek-proyek baru yang sama-sama memuaskan.”

Tidak hanya Lorenzo dan Quartararo, legenda sehebat Ronaldo,  mengunjungi The Doctor di garasi Petronas Yamaha di hari terakhirnya sebagai pebalap

Ronaldo adalah legenda timnas Brasil yang menjadi idola Rossi.

Rossi yang merupakan penggemar Inter Milan mengaku selalu antusias saat menyaksikan aksi Ronaldo ketika memperkuat La Beneamata sepanjang  kehadiran sang pesepakbola.

“Ronaldo adalah idola saya. Di luar balap motor, dia atlet terbaik buat saya. Membuat saya emosional ketika saya pergi ke San Siro melihat dia bermain,” ujar Rossi dikutip dari AS.

Rossi juga mengaku belajar banyak dari Ronaldo. Juara dunia Grand Prix sembilan kali itu belajar bagaimana caranya memperlakukan penggemar dari Ronaldo.

“Dia memancarkan semangat yang sama dengan saya, karena saya memberikan yang terbaik untuk penggemar. Bersama Ronaldo saya sangat mengerti seperti apa rasanya berada di sisi lainnya sebagai penggemar.

“Sangat menyenangkan melihat dia ada di sini,” ucap Rossi.

Ronaldo memberi dua hadiah untuk Rossi jelang tampil di MotoGP Valencia. Pemain terbaik dunia tiga kali itu memberi Rossi jersey Inter Milan dan Real Valladolid, klub kasta kedua Spanyol milik Ronaldo.

Ronaldo sendiri menjadi tamu spesial di MotoGP Valencia dan ia menjadi sosok yang mengibarkan bendera finis pada balapan MotoGP Valencia.

Tags : slide