close
Nuga Sport

Dani Pedrosa Menolak Kembali ke MotoGP

Dani Pedrosa menanggapi rumor kembali ke pentas MotoGP.

Dia mengabaikan isu tersebut karena betah menjalankan tugas  sebagai pembalap penguji KTM.

“Saya tidak tahu bagaimana saya harus bereaksi terhadap rumor itu. Untuk saat ini, saya masih disuruh menjadi pembalap penguji KTM,” ujar Pedrosa dilansir Autosport.

Pedrosa memutuskan pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2018. Pemilik dua gelar juara dunia ini lantas bergabung dengan KTM sebagai rider penguji.

Kabar teranyar, pembalap berusia tiga puluh tiga tahun tersebut berpeluang kembali ke MotoGP. Isu tersebut santer beredar setelah Johann Zarco meminta pemutusan kontrak dengan KTM pada akhir pekan lalu.

Namun Pedrosa mengaku masih nyaman sebagai rider penguji alias belum tertarik kembali ke lintasan MotoGP sebagai pembalap utama.

“Saya lebih santai sekarang, tidak punya tekanan. Sekarang saya bisa berkonsentrasi pada tes dan tidak perlu memikirkan sederet balapan lagi,” kata Pedrosa

Peforma Pedrosa sebagai pembalap penguji di KTM bisa dibilang cukup memuaskan. Pembalap asal Spanyol tersebut bahkan sempat mendapat pujian dari bos KTM, Stefan Beirer.

Menurut Beirer, Pedrosa bisa beradaptasi secara baik dengan KTM RC16. “Kami sangat senang dengan peforma Pedrosa sebagai penguji. Ia bisa dengan mudah mengintegrasikan dirinya ke dalam tim,” ujar Beirer beberapa waktu lalu.

Jika Pedrosa menolak satu slot kosong yang ditawarkan KTM, maka tim pabrikan asal Autria itu harus mencari bidikan baru tahun depan.

“Solusi yang lebih saya pilih untuk KTM adalah duet Pol Espargaro dengan Dani Pedrosa,” ujar Trunkenpolz kepada Speedweek.

Dikutip dari AS, pihak KTM sudah mengajukan penawaran resmi kepada Pedrosa. Namun, tawaran KTM ditolak pebalap yang tiga kali menjadi runner-up MotoGP tersebut.

“Saya menghormati keputusan Zarco, dia pebalap hebat. Saat ini saya tidak tahu bagaimana harus bereaksi. Saya pebalap tes KTM, dan saya pikir ini akan jadi posisi saya di masa depan,” ucap Pedrosa.

Pedrosa mengaku tidak tertarik kembali merasakan tekanan tampil di MotoGP. Dalam beberapa musim jelang pensiun, Pedrosa merasakan tekanan luar biasa menjadi rekan setim Marc Marquez yang sukses merebut lima gelar juara dunia MotoGP sejak enam tahun lalu.

“Saya sekarang lebih santai daripada di masa lalu, dan saya tidak harus merasakan tekanan balapan. Saya fokus ke latihan dan saya tidak berencana mengambil hadiah yang lebih besar. Itu rencana saya,” ujar Pedrosa.

Dengan penolakan Pedrosa, KTM kini dikabarkan telah menjadikan Jack Miller sebagai kandidat utama pengganti Zarco. Posisi Miller di Pramac Ducati dalam ancaman setelah rumor kedatangan Jorge Lorenzo.

Miller juga sebelumnya mengatakan akan menolak tawaran perpanjangan kontrak di Pramac, karena mengincar posisi di tim pabrikan Ducati.

Pedrosa sendiri heran melihat rider Monster Energy Yamaha yang telah berusia empat puluh tahun, Valentino Rossi, masih beraksi di lintasan sementara dirinya ada di tepi trek.

Pedrosa mengaku tak habis pikir bahwa ia, yang menjalani debut Grand Prix pada delapan belas tahun lalu, yakni  lima tahun setelah Rossi, justru pensiun lebih awal daripada The Doctor.

“Vale masih ingin balapan karena ia suka dan ini passion-nya. Ia juga punya banyak penggemar. Tak peduli finis di posisi 8 atau 5, ia selalu punya dukungan besar. Jelas ia ingin bertarung di depan, tapi dukungan penggemar sangat membantu mengurangi banyak beban. Yang bikin saya tak habis pikir, saya memulai karier setelah dia, tapi pensiun sebelum dia!” tutur Pedrosa.

Pedrosa akan kembali turun lintasan untuk KTM dalam uji coba tertutup di Red Bull Ring, Austria, yakni sebelum para rider MotoGP akan kembali menjalani pekan balapannya .

Tags : slide