close
Nuga Sehat

Penyebab Double Chin Alias Dagu Berlipat

Salah satu yang kerap kali bikin tidak percaya diri ada lipatan dagu yang menumpuk alias double chin.

Banyak orang yang mencari cara supaya double chin mereka tidak terlihat, bahkan kerap mencari angle yang pas agar lipatan itu tak terlihat. Sebenarnya, apa sih yang menjadi penyebab munculnya lipatan di dagu alias double chin ini?

Sebenarnya, sama dengan bagian tubuh lainnya, dagu yang berlipat menunjukkan bahwa ada tumpukan lemak yang berlebihan di area tersebut. Dengan kata lain, bisa dibilang penyebab munculnya double chin itu umumnya karena kenaikan berat badan.

Oleh karena hal ini terjadi karena angka timbangan berat badan Anda yang melonjak, beberapa penyebab dari double chin ini juga menjadi penyebab berat badan

Di bawah ini adalah beberapa hal yang menjadi penyebab double chin, mulai dari faktor umur hingga makanan.

Double chin terkadang tidak selalu diakibatkan oleh penumpukan lemak. Seiring dengan bertambahnya usia kita, elastisitas pada kulit akan menurun.

Berkurangnya elastisitas pada kulit ini bisa diakibatkan oleh beberapa hal, seperti paparan sinar matahari jangka panjang yang dapat merusak serat-serat di dalam kulit, pergerakan wajah, serta gaya hidup seperti aktif merokok.

ternyata faktor genetik membuat Anda jadi lebih mungkin punya double chin. Genetik yang dimaksud di sini adalah gen yang mengatur elastisitas kulit, riwayat obesitas dalam keluarga, hingga bentuk dagu yang ‘diturunkan’.

Makanan yang telah melewati proses pengolahan dan makanan cepat saji seperti fast food termasuk penyebab utama menumpuknya lemak pada tubuh.

Makanan ini biasanya sudah kehilangan sebagian besar nutrisi di dalamnya dan hanya mengutamakan rasa yang enak.

Hal ini menyebabkan kebanyakan penggemar junk food ingin terus-menerus makan, sehingga tanpa sadar lemak sudah menumpuk pada tubuh, terutama di bawah dagu.

Penyebab double chin lainnya adalah terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman yang manis. Gula dapat mengubah cara kerja hormon dan reaksi biokimia di dalam tubuh apabila dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini dapat memengaruhi kenaikan berat badan.

Selain itu, gula yang biasanya terdapat di makanan atau minuman yang diproses adalah gula fruktosa. Fruktosa yang berlebihan dapat mengganggu kadar insulin dalam tubuh, sehingga tubuh berisiko mengalami obesitas.

Rasa ingin makan terus menerus berpotensi berkembang menjadi kondisi kecanduan makanan. Orang-orang yang sudah terlanjur ketagihan dengan makanan seperti gula dan junk food semakin susah melepas diri dari rasa ingin makan tanpa henti.

Sebuah studi di bidang behavioral neuroscience menunjukkan bagaimana gula dapat meningkatkan produksi hormon dopamin pada otak. Hormon ini serupa dengan yang dilepaskan saat manusia ketagihan alkohol dan narkoba.

Konsumsi makanan manis yang berlebihan dapat memberikan efek kecanduan dan penderitanya pun kesulitan untuk lepas kebiasaan tersebut.

Kecanduan makanan adalah masalah yang lebih sulit diatasi dibanding rasa sekadar ingin makan enak. Tubuh yang sulit dikontrol menerima asupan makanan berpotensi mengalami obesitas, sehingga kecanduan makanan bisa jadi penyebab double chin.

Beberapa jenis penyakit dan pengobatannya ternyata memiliki kaitan dengan penyebab double chin. Salah satunya adalah obat antidepresan yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk pasien penderita depresi. Bagaimana bisa?

Penelitian dengan data dari National Population Health Survey menunjukkan bahwa kondisi major depressive disorder  dan pengobatan antidepresan dapat menaikan berat badan.

Hal ini berpotensi pada munculnya penumpukan lemak di beberapa bagian tubuh, termasuk dagu.

Pada tubuh penderita kelebihan berat badan atau obesitas, hormon leptin berperan penting dalam mengurangi nafsu makan. Hormon ini diproduksi oleh sel-sel lemak dan memberitahu otak seberapa banyak massa lemak di dalam tubuh, sehingga tubuh tidak akan makan secara berlebihan.

Namun, pada sebagian besar penderita obesitas, hormon leptin gagal bekerja. Fenomena ini disebut dengan resistensi leptin. Kondisi inilah yang dapat menjadi penyebab double chin akibat menimbunnya lemak di dagu serta bagian tubuh lainnya.

Postur tubuh yang buruk ternyata juga bisa menjadi penyebab double chin. Apabila Anda sering tidur dengan bantal terlalu tinggi, atau Anda terlalu sering menunduk, kulit di bagian dagu Anda berisiko kehilangan elastisitasnya. Kulit leher yang kendur dapat memberikan efek berlipat di bawah dagu.