close
Nuga Sehat

Manfaat Hebatnya Alpukat untuk Kesehatan

Siapa yang tak suka dengan alpukat?

Ya, buah satu ini sangat lezat untuk dikonsumsi dalam berbagai bentuk, mulai dari jus hingga dimakan langsung.

Selain enak, alpukat juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan untuk tubuh.

Namun sayang, alpukat kerap dijauhi oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Memang benar buah ini mengandung lemak, tapi lemak tersebut adalah lemak yang sehat. Karena itu,, Anda tak perlu menjauhi alpukat saat sedang berdiet.

Bahkan, tahukah Anda bahwa alpukat bisa menurunkan berat badan? Berikut fakta tentang alpukat yang dikutip dari Newsweek:

Para ilmuwan membayar sekitar seribu orang untuk mengonsumsi alpukat untuk menguji hipotesis bahwa buah yang satu ini dapat membakar lemak perut dan meningkatkan penurunan berat badan.

Studi ini digagas oleh ilmuwan-ilmuwan dari Loma Linda University, Penn State University, Tufts University, dan University of California, Los Angeles.

Joan Sabaté, seorang profesor nutrisi dan epidemiologi dari Loma Linda University, mengatakan, “”Studi ini akan menguji apakah makan satu buah alpukat per hari dapat mengurangi lemak adiposa viseral di perut.”

Mereka yang berpartisipasi dibagi menjadi dua grup. Grup satu makan satu buah alpukat per hari selama enam bulan. Lainnya hanya makan dua buah alpukat untuk periode yang sama.

Untuk studi ini, para ilmuwan menetapkan persyaratan tertentu kepada partisipan. Pria dan wanita yang menjadi peserta berusia minimal dua puluh lima tahun.

Selain itu, pria harus memiliki ukuran pinggang empat puluh inci, sementara wanita tiga puluh lima inci.

Meski belum menghasilkan temuan yang mutlak, studi tersebut merupakan lanjutan dari studi-studi sebelumnya, bahwa alpukat adalah buah yang mengandung lemak namun turut berfungsi menstabilkan berat badan seseorang.

Tapi tetap, hal tersebut mesti diimbangi dengan  olahraga teratur dan konsumsi makanan bergizi lainnya.

Sudah banyak penelitian yang mendukung tentang manfaat alpukat bagi kesehatan. Menurut dr. Nadia, rutin mengonsumsi alpukat akan memberikan Anda efek seperti:

Gantilah minyak memasak Anda dengan minyak alpukat.

“Minyak alpukat kaya akan asam lemak tak jenuh dan asam lemak oleat yang dapat menurunkan onggokan lemak di perut,” kata dr. Nadia.

Studi yang dilakukan di Penn State University menyebutkan, mengonsumsi empat puluh gram (sekitar tiga sdm) minyak tinggi oleat setiap hari selama empat minggu dapat mengurangi lemak di perut sebesar satu koma enampersen  dibandingkan minyak lainnya.

Jurnal yang diterbitkan di Diabetes Care juga menunjukkan hal yang sama: melakukan diet tinggi lemak tak jenuh rantai tunggal dapat mencegah distribusi lemak di perut.

Alpukat dinilai dapat memberikan rasa kenyang yang lama.

Hal ini dikemukakan dalam studi yang dipublikasikan di Nutrition Journal, bahwa orang yang mengonsumsi setengah  buah alpukat saat makan siang akan berkurang keinginan untuk makan lagi sesudahnya sebesar empat puluh persen.

Satu alpukat dengan berat kurang lebih empat puluh gram terdiri dari enam puluh empat kalori, enam gram lemak, empat gram karbohidrat, tiga gram serat, dan satu gram protein.

Tak heran jika perut Anda akan langsung terasa penuh setelah makan alpukat.

Studi yang dipublikasikan di Nutrition Journal menyatakan bahwa mengonsumsi satu buah alpukat setiap hari dapat menurunkan risiko kejadian sindrom metabolik sebanyak lima puluh persen.

Sindrom metabolik merupakan gangguan gula darah, tekanan darah, kolesterol, dan obesitas yang terjadi secara bersamaan pada satu individu.

Orang yang mengalami sindrom metabolik rentan terkena penyakit jantung koroner, stroke, dan gangguan pembuluh darah lainnya.

Melihat dari berbagai penelitian, sudah terbukti bahwa alpukat dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan, mulai dari untuk menyusutkan lemak perut hingga menurunkan risiko sindrom metabolik.

Tapi tentu saja, hindari makan secara berlebihan karena nanti malah bikin timbangan Anda meningkat. Secukupnya saja, ya!