close
Nuga Bola

“Jangan Pernah Menyepelekan MU”

Pelatih Bayern Muenchen, Joseph “Pep” Guardiola, kembali menegaskan bahwa timnya tidak akan menganggap remeh Manchester United pada laga perempat final Liga Champions di Old Trafford, Rabu dinihari WIB, 03 Maret 2014.

MU, kata dia, memiliki kemampuan untuk mengalahkan Bayern.

Bayern difavoritkan lolos ke babak semifinal mengingat impresifitasnya dalam laga-laga di Bundesliga, ketika menjuarai kompetisi Jerman itu lebih awal, dan juga berstatus juara bertahan.

Sementara itu, performa MU hingga saat ini dinilai masih belum konsisten.

“Mungkin mereka memang tidak menjalani musim yang bagus di Premier League, tapi mereka menang (5-0) atas Leverkusen di Liga Champions,” ujar Pep di situs resmi UEFA.

“Mereka sudah sering memenangi laga-laga penting. Ketika saya melihat Rooney, Ferdinand, Vidic, Giggs, Chicharito, Welbeck… Saya tahu mereka seperti apa,” kata Pep.

Bekas manajer Barcelona ini juga terkenang ketika terakhir kali dia bermain di Old Trafford pada fase grup Liga Champions 1994. Kala itu, United dan Barcelona bermain imbang.

“Mereka masih punya pemain-pemain bagus. Sebuah kehormatan bisa berada di Manchester lagi –terakhir kali saya ada di sini adalah 20 tahun lalu.”

“Manchester United adalah salah satu tim terbaik di dunia. Tidak peduli bagaimana situasi mereka sekarang,” ujar Guardiola.

“Mereka mempunyai pemain-pemain bagus. Dua pertandingan perempat final Liga Champions dapat menjadi dua performa terbaik mereka pada musim ini. Mereka dapat mengalahkan kami.”

“Mereka adalah salah satu klub penting. Mereka juga memiliki pemain-pemain hebat. Oleh karenanya, bisa berada di sana (Old Trafford) adalah sebuah kehormatan,” tambahnya.

Sementara itu David Moyes menyebut bahwa Manchester United dan Bayern Munich memiliki tekanan yang sama besar jelang laga di Old Trafford tengah pekan ini.

“Karena kedua tim sama-sama ingin menang,” ucapnya.

United yang akan berhadapan dengan Bayern bertanding dengan latar belakang berbeda. United menjalani musim yang buruk, sementara Bayern menjalani musim yang luar biasa.

Jika United masih tersendat di urutan tujuh klasemen sementara, Bayern justru menjadi juara liga dengan tujuh laga tersisa.

Catatan di atas itu membuat Bayern relatif diunggulkan. Tapi, Moyes meyebut bahwa tekanannya sama saja buat kedua tim.

“Saya pikir tekanannya sama karena kedua tim sama-sama ingin menang. Kami tahu bahwa tim kami sama baiknya dengan tim lain,” ujar Moyes di situs resmi klub.

“Kami hanya harus memperlihatkan kelebihan itu sesering mungkin, saya punya kepercayaan besar kepada para pemain.”

“Saya merasa, semua pemain ingin bermain. Di sesi latihan, sikap mereka menunjukkan bahwa mereka semua ingin bermain di laga besar,” kata Moyes.

United melaju ke babak perempatfinal usai menyingkirkan Olympiakos. Sementara, Bayern melaju setelah mengalahkan wakil Inggris lainnya, Arsenal.

Sementara itu gelandang Bayern Muenchen, Bastian Schweinsteiger, mengatakan timnya tidak akan terbuai dengan keberhasilan menjuarai Bundesliga saat menghadapi Manchester United pada leg pertama perempat final Liga Champions di Old Trafford.

“Semua orang tahu apa yang bakal diharapkan besok. Itu akan menjadi pertandingan yang luar biasa sulit. Sangat spesial bisa bermain di Old Trafford,” ujar Schweinsteiger.

“Menyenangkan sudah mendapatkan satu titel Bundesliga, tetapi kami tidak bisa kehilangan fokus sekarang. Kami ingin memenangi seluruh pertandingan sisa. Kami adalah tim yang ingin memenangi seluruh laga, bahkan dalam latihan. Tidak ada bedanya.”

Ketika ditanya mengenai performa MU yang kini dinilai belum maksimal, Schweinsteiger mengatakan, “MU seharusnya menjadi salah satu dari empat klub top di Premier League sepanjang masa.”

Pendapat sama pun dikemukakan kiper Bayern, Manuel Neuer. “Nama Manchester United pantas mendapatkan banyak rasa hormat. Mereka berjuang membalikkan keadaan sangat bagus saat melawan Olympiakos. Kami tahu seberapa baik mereka menjaga fokusnya,” kata Neuer.