close
Nuga Bola

Barcelona Merana di La Liga

Barcelona bagaikan “roller coaster” di kompetisi La Liga musim ini. “Naik turun dengan tajam.” Minggu dinihari WIB, 23 Februari 2014, klub Catalan itu meraih hasil minus ketika bertandang ke Anoeta, markas Real Sociedad, saat kalah dari tuan rumah satu banding tiga yang membuat mereka gagal menggeser posisi Real Madrid dari puncak klasemen.

Laga ini memberi keunggulan awal bagi Sociedad lewat bunuh diri Alex Song Lalu disamakan oleh Lionel Messi. Babak kedua Sociedad menambah dua gol lewat Antoine Griezmann dan Daniel Zurutuza.

Kekalahan ini membuat Barca gagal kembali ke puncak klasemen karena kalah tiga angka dari Real Madrid, yang empat jam sebelumnya menang tiga gol tanpa balas dari Elche.

Kemenangan ini menaikkan posisi Sociedad ke urutan lima dengan 43 poin, selisih satu angka dari Athletic Bilbao di urutan keempat.

Kekalahan atas Real Sociedad, yang membuat Barca tertinggal tiga angka dari pemuncak klasemen Real Madrid, tidak membuat Gerard Pique khawatir.

Tahun lalu, Barcelona juga harus pulang dari markas Sociedad di partai La Liga dengan kekalahan. Barca, yang sebenarnya dicatat ESPN unggul pengusaan bola atas Sociedad nyaris kalah kian telak jika saja bola sepakan Carlos Vela tidak menghantam mistar gawang.

“Kami tidak merasa nyaman dan menjaga penguasaan bola adalah kekuatan kami karena itu berarti bahwa mereka punya celah,” kata Pique di kepada “ Reuters.”

“Kini kami punya jeda sepekan dan kami bisa menganalisis apa yang keliru. Kami cuma tertinggal tiga poin, jadi itu tidak merisaukan,” ujarnya.

Barca menjalani laga ini setelah beberapa jam sebelumnya digeser Madrid dari puncak klasemen. Barca, kini, menghuni posisi dua n dan terancam turun posisi lagi lagi jika Atletico Madrid, yang punya poin setara, mampu meraih kemenangan dalam partainya di jornada 25.

Merosotnya tampilan Barca ini menjadikan pendukung Catalan khawatir ketika kelak mereka tandang ke markas Athletico Bilbao di New San Mames, pekan depan. Kekalahan dari Real Sociedad, yang menjadi tetangga Bilbao amat mengkhawatirkan publik Nou Camp.

Tampil dengan kekuatan penuh, Barcelona sebenarnya mampu tampil dominan sejak menit-menit awal pertandingan. Namun, barisan pertahanan Sociedad tampil cukup disiplin sehingga para pemain Barcelona kesulitan mengembangkan permainan.

Sementara itu, Sociedad bukan tanpa serangan. Beberapa kali skuad asuhan Jagoba Arrasate tersebut mampu menciptakan peluang berbahaya di kotak penalti Barcelona lewat serangan balik cepat.

Upaya Sociedad akhirnya membuahkan hasil sembilan menit berselang. Torehan pertama Sociedad tercipta setelah bek Barcelona, Alex Song, melakukan gol bunuh diri karena gagal mengantisipasi umpan silang Sergio Canales.

Namun, kedudukan tersebut tidak bertahan lama. Hanya berselang empat menit, Lionel Messi sukses lolos dari pengawalan bek Sociedad sebelum kemudian melepaskan tembakan akurat untuk menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-36.

Selepas turun minum, Barcelona mencoba kembali mengurung pertahanan Sociedad. Akan tetapi, serangan yang dibangun oleh Messi, Neymar dan Cecs Fabregas masih dapat dengan mudah dipatahkan oleh barisan belakang Sociedad yang tampil cukup disiplin.

Keasyikan menyerang, membuat barisan belakang Blaugrana kurang konsentrasi. Alhasil, hal itu pun mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Sociedad untuk kembali unggul 2-1 melalui torehan Antoine Griezmann tyang sukses memaksimalkan umpan akurat dari Carlos Vela pada menit ke-53.

Gol tersebut semakin membangkitkan semangat tim juang Sociedad. Bahkan, lima menit berselang mereka mampu kembali membobol gawang Valdes setelah David Zurutuza yang lolos dari kawalan para pemain belakang Barcelona sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Tertinggal dua gol, pelatih Barcelona, Gerardo Martino, kemudian menarik keluar Martin Montoya untuk digantikan Alexis Sanchez. Serangan skuad Barcelona pun terus mengalir ke jantung pertahanan Sociedad.

Meski begitu, Sociedad mampu tampil cukup disiplin. Sekitar tujuh hingga delapan pemain berada di barisan pertahanan jika Messi dan kawan-kawan melakukan serangan. Taktik itu pun mampu membuat para pemain Barcelona terlihat frustasi.

Bahkan, pada menit ke-81, Sociedad hampir saja menambah gol keempat jika bola tendangan Xabi Prieto tidak membentur tiang kanan gawang Barcelona seusai menerima umpan Vela. Serangan tuan rumah itu memanfaatkan blunder yang dilakukan Gerard Pique.

Barcelona terus mencoba menekan Sociedad hingga menit-menit akhir pertandingan. Akan tetapi, sejumlah peluang mereka gagal dikonversikan menjadi gol sehingga membuat skor 3-1 untuk tuan rumah bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Tags : slide