Walau Naik Tipis, Harga Emas Tetap Lemah

Penulis: Darmansyah

Senin, 7 April 2014 | 10:52 WIB

Dibaca: 0 kali

Walaupun harga jual emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, dalam perdagangan di tingkat lokal, hari ini, Senin, 07 April 2014, mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000 per gram, harga emas global secara keseluruhan mengalami penurunan.

Performa buruk dari harga emas global ini, menurut para pengamat komoditi logam mulia, akan terus berlangsung bersamaan dengan hilangnya kepercayaan investor terhadap nilai keuntungan yang bisa didapat dari emas.

Di tingkay lokal, harga emas juga mengalami tekanan hebat bersamaan dengan terus menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar US.

Harga emas selama dua pekan terakhir telah terpangkas sebesar Rp 26.000 per gram dari tingkat harga Rp 556.000 per gram menjadi Rp 530.000 per gram.

Hari ini harga emas yang di jual Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000 per gram yang menyebabkan harga satu gramnya naik menjadi Rp 532.000 per gram di banding dengan penutupan perdagangan pekan lalu.

Harga buyback alias beli kembalinya juga naik dari Rp 460.000 per gram ke Rp 471.000 per gram.

Antam menjual emasnya di “Logam Mulia” dengan ukuran yang bervariasi. Untuk ukuran 500 gram, Antam mematoknya dengan harga Rp 245.300.000, 250 gram : Rp 122.750.000, 100 gram : Rp 49.150.000, 50 gram : Rp 24.600.000, 10 gram : Rp 4.960.000, 5 gram : Rp 2.505.000 dan satu gram : Rp 530.000

“Untuk transaksi pembelian emas batangan datang langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja,” kata Antam dalam situs resminya.

Seperti di kutip “nuga.co” dari situs “bloomberg.com,” harga emas global sudah anjlok sekira tujuh persen dari level tertingginya di tahun 2014 yang dicapai pada bulan lalu.

Berdasarkan analisa teknikal, harga emas pun diproyeksi masih akan terus melemah.
Harga emas telah rebound dari posisi support di USD1.180 per ons pada Desember 2013. Tapi, ini bukan double buttom rebound, sehingga belum terlihat tanda-tanda harga komoditas ini akan menguat.

Pelaku pasar telah melihat harga emas menyentuh level resisten di USD1.400. Mereka pun melakukan ambil untung, dan membuat harga emas melemah. Saat ini, mereka tengah menunggu tanda-tanda penguatan harga emas ketika menyentuh level support USD1.180.

Harga emas memang memiliki batas atas di level USD1.400. Tapi itu bukan satu-satunya resisten, sebelumnya harga emas pernah menyentuh level USD1.799,8 pada Oktober 2012.

Sementara itu, harga tertinggi emas yang pernah dicapai sepanjang tahun ini adalah USD1.392,1 yang diraih pada 17 Maret dan setelah itu memasuki tren melemah.

Komentar