Emas Masih “Wait and See” Pemilu AS

Penulis: Darmansyah

Rabu, 9 November 2016 | 10:28 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas dunia, hari ini, Rabu pagi WIB, masih menunggu hasil pemilihan Presiden Amerika serikat setelah sehari sebelumnya mengalami penurunan

Mengutip Wall Street Journal,  harga emas untuk pengiriman Desember turun tipis di Divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Penurunan harga emas pada perdagangan Selasa ini mengikuti penurunan harga emas pada perdagangan sehari sebelumnya.

Kemarin, harga emas turun setelah FBI menyatakan bahwa Calon Presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton tidak akan mendapat hukuman terkait menggunakan email pribadi untuk urusan negara.

“Saya pikir keadaan tersebut membuat harga emas sedikit lebih tenang. Saat ini kami hanya menunggu hasil dari Pilpres AS,” jelas Analis Komoditas Julius Baer, Carsten Menke.

Di antara dua kandidat yang maju yaitu Hillary Clinton dari Demokrat dan Donald Trump dari Republik, sebagian besar investor berharap Clinton yang akan menang.

Namun, pelaku pasar tidak ingin terlalu berharap. Investor tidak ingin kejadian Brexit terulang kembali.

Saat itu, pelaku pasar sangat yakin bahwa Inggris tidak akan keluar dari Uni Eropa.

Pada kenyataannya hasil jajak pendapat menyatakan bahwa masyarakat Inggris memilih untuk tidak lagi bersama Uni Eropa.

Kali ini juga, pelaku pasar tidak terlalu berharap bahwa Trump tidak akan duduk di Gedung Putih.

“Jika Trump menang, harga emas akan mengikuti keadaan setelah Brexit,” jelas Analis Komoditas ETF Securities, Nitesh Shah.

Saat Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa, harga emas langsung melonjak enam persen karena pelaku pasar memburu aset safe haven.

Hal yang sama diperkirakan akan terjadi jika Trump menang.

“Tapi jika Clinton memang dalam Pilpres AS ini, hidup akan berlangsung seperti biasanya,” kata David Govett, Kepala Perdagangan Logam mulia di Marex Spectron

Emas memang  mendapat tekanan di tengah spekulasi awal tentang hasil pemilu di AS.

Saat ini, sangat jelas fokus pasar tertuju pada pemilu AS, tetapi pasar masih terlalu dini untuk membuat hasil lebih awal.

World Gold Council merilis tren permintaan Emas untuk Q3-2016, di tengah “kebijakan suku bunga negatif dan ketidakpastian politik”.

Permintaan investasi emas masih tetap kuat, terutama didorong oleh arus uang masuk ke bursa ETP.

Hingga akhir September permintaan telah mencapai tujuh ratus dua puluh lima ton. Tidak peduli siapa yang akhirnya dinyatakan Presiden AS terpilih, prospek investasi emas kemungkinan masih akan tetap menguntungkan.

Setelah pemilihan presiden AS selesai, fokus pasar akan beralih kembali dengan melihat perkembangan ekonomi AS selanjutnya dengan pertanyaan apakah kenaikan suku bunga AS akan dilakukan sebelum akhir tahun ini ?

Presiden Fed Chicago, Charles Evans berkata Fed perlu melakukan lebih banyak kebijakan untuk mencapai target inflasi dua persen dengan tetap menyarankan bahwa kenaikan suku bunga pada bulan Desember adalah wajar untuk dilakukan.

Jadi, kapan kenaikan suku bunga berikutnya? Perhatikan, mantan ketua Fed Alan Greenspan mengatakan pasar obligasi dapat memberikan masalah baru.

Berita terbaru dari Eropa menunjukkan bahwa ECB ingin memperluas QE daripada memperketat.

Kemudian tentu saja ada risiko dari sistem keuangan Jerman, Eropa dan global yang ditimbulkan oleh Deutsche Bank.

Ketidapastian ini, bersama dengan segudang hotspot geopolitik di seluruh dunia akan membuat harga emas menjadi diversifikasi portofolio investasi.

Masih banyak ketidakpastian lain di luar sana tetapi yang pasti emas masih akan terus memberikan kenyamanan investasi

Sementara itu harga emas lokal milik  PT Aneka Tambang Tbk  atau Antam, hari ini, Rabu pagi WIB, kembali  turun Rp 3.000 menjadi Rp 600 ribu per gram

Pada Selasa kemarin, harga emas Antam berada di angka Rp 603 ribu per gram. Sejak awal pekan harga emas terus tertekan.

Sementara harga pembelian kembali  atau buyback emas Antam juga turun Rp 3.000 menjadi Rp 532 ribu per gram.

Itu artinya, jika Anda menjual emas yang Anda miliki, maka Antam akan membayar Rp 532 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram  akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga menjelang siang WIB, beberapa ukuran emas Antam tidak tersedia. Ukuran yang tidak tersedia tersebut adalah 1 gram, 50 gram dan 250 gram.

Komentar