Super Orgasme Wanita? Kenapa Tidak!

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 28 April 2017 | 09:42 WIB

Dibaca: 0 kali

Super orgasme?

Apa Anda tahu apa itu super orgasme, terutama para wanita

Ya, super orgasme adalah gagasan seorang wanita untuk bisa mendapatkan multi-orgasme dan ini sering dianggap hanya mitos

Ada baiknya Anda mulai mempercayai apa yang katanya hanya mitos ini.

Memang tidak semua wanita yang berhubungan seksual bisa mencapai puncak kepuasan seks alias orgasme.

Itu sebabnya orgasme ganda, bahkan sampai berkali-kali yang disebut dengan super orgasme dianggap mitos.

Namun, mitos itu dipatahkan dalam studi terbaru.

Tayangan dokumenter pada Channel 4 mengungkapkan bahwa mega klimaks saat bercinta atau super orgasme benar-benar memungkinkan.

Ya, benar Anda bisa mencapai dan menikmasi orgasme dalam sebuah orgasme terus menurus, lagi dan lagi.

Orgasme yang konon bisa dicapai sampai ratusan kali itu akan menguasai pusat kebahagiaan otak yang menerangi pikiran bak sebuah mesin pinball berhantu.

Produser dan pembuat tayangan dokumenter yang disiarkan oleh Channel 4 tersebut, Liz Friend, bertekad untuk menghapus stigma yang menyertai kepuasan seksual wanita dengan mempelajari lima wanita yang beruntung bisa merasakan super orgasme.

Friend berharap bisa menunjukkannya pada wanita lain dan bagaimana mereka bisa melakukannya. Keinginan banyak orang terhadap pencapaian seksual ini bermuara pada penjelasan sains.

Super orgasme itu terkait dengan kadar oksitosin yang tinggi pada tubuh. Oksitosin dikenal sebagia hormon cinta yang dilepaskan saat kita merasakan ikatan yang kuat dengan seseorang.

Studi yang dilakukan Friend ini mengungkapkan bahwa paparan pornografi dan menguji tanggapan fisiologis terhadap bagian yang dikenal sebagai “pusat gairah”, ternyata, responden yang berpotensi memiliki super orgasme dapat lebih mudah mencapainya.

selain itu, para wanita tersebut merasa lebih santai dalam berhubungan seks dan tidak hanya fokus pada orgasme.

Penelitian ini menggunakan banyak tes untuk memverifikasi kebenaran dari super orgasme, termasuk eksperimen yang agak berisiko, yakni melihat seorang wanita melakukan masturbasi dalam mesin MRI.

Hormon oksitosin dianggap sebagai kunci. Untuk memicu otak agar menghasilkan oksitosin yang tinggi, seseorang disebutkan harus mengupayakan rasa santai dalam pikiran, misalnya berlatih yoga dan rileksasi.

Berdasarkan hasil itu Maria Porsfelt, seorang guru Tantra di Tara Yoga Centre, menguraikan beberapa langkah demi langkah mencapai super orgasme.

Hal pertama adalah menikmati segala tahap berhubungan seksual.

“Mulailah dengan foreplay lebih lama lebih bagus, sekitar dua puluh hingga tiga puluh menit. Ini akan memberi pria waktu untuk terbiasa dengan gairah dan wanita memiliki kesempatan untuk lebih hangat dan rileks,” jelas Porsfelt.

Dia mengatakan bahwa super orgasme adalah tentang mengendalikan seluruh tubuh sehingga Anda tidak hanya merasakan orgasme pada organ genital, tapi juga seluruh tubuh.

“Fokus pada rasa senang yang meningkat di area genital tapi, mulailah menyebarkan kenikmatan itu ke seluruh tubuh dengan pikiran dan napas Anda,” sarannya.

Memang super orgasme tak bisa diraih dengan sekali berlatih. Dibutuhkan latihan berulang, terutama pernapasan dan rasa percaya diri.

Lalu, bagaimana Anda tahu jika super orgasme akan segera Anda rasakan?

“Percayalah – Anda akan tahu. Anda mungkin merasakan kesemutan di lengan dan kaki, kekeringan tenggorokan, rasa geli di perut Anda dan rasa yang menyebar di seluruh tubuh,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa penting untuk pindah dari tiap tahapan, mulai dari pemanasan,  secara perlahan dan rileks.

“Semakin Anda terburu-buru menuju super orgasme, semakin besar kemungkinan Anda akan melewatinya,” tegasnya.

Sebuah hasil studi yang memprihatinkan baru saja dipublikasikan dalam Journal of Sex. Ternyata, banyak pria yang ingin memberi wanita orgasme untuk meningkatkan ego mereka sendiri.

Para peneliti menemukan hasil tersebut setelah melakukan survei

Bagi pria, terutama mereka yang merasa stres mengenai peran mereka dalam keluarga, orgasme wanita ternyata menjadi validasi kejantanan.

Diwawancarai oleh PsyPost, para peneliti mengatakan, pria yang berhubungan seks dengan wanita tentu memegang andil dalam orgasme wanita tersebut.

“Namun, kadang kala tujuan pria membuat wanita orgasme bukan untuk kebahagiaan wanita tersebut, melainkan untuk merasa lebih baik mengenai maskulinitas mereka sendiri,” ucap mereka.

Menurut mereka, pola pikir ini membuat banyak wanita pura-pura orgasme demi menjaga perasaan pasangan.

“Sayangnya, hal ini juga bisa berarti bahwa pria tidak mau menerima respons dari wanita dalam meningkatkan kemampuan seksual mereka. Sebab, respons tersebut dapat membuat mereka sema

Nah, untuk Anda tahu, orgasme itu tidak jauh berbeda seperti kapasitor listrik, membangun gairah sampai batas tembak tercapai.

Berhenti, lalu kembali lagi ke dasar, dan akan mulai lagi dari awal. Apa sih yang dirasakan wanita ketika orgasme?

Ia bangkit. Tubuhnya mulai melumasi saluran vagina dan labia bagian dalam.

Otak memerintahkan pelepasan kimia vasoaktif peptida usus, yang meningkatkan aliran darah ke daerah panggul, pembengkakan labia dalam dan luar, dan menyebabkan ia merasakan ketegangan seksual.

Tubuhnya membuka. Bagian-bagian otak yang memproses rasa takut dan kecemasan mulai bersantai, ujung rahim naik, membuat vagina lebih panjang.

Klitoris membengkak, seperti halnya jaringan spons sekitar uretra, yang membuat beberapa wanita seolah-olah merasa ingin buang air kecil saat terangsang.

Menyentuh klitorisnya akan membuatnya menginginkan rangsangan langsung, dan semakin bergairah.

Detak jantung dan pernapasan semakin cepat, sehingga memompa lebih banyak darah ke ekstrim, warna labia semakin gelap, dan klitoris semakin sensitif, meluas, membesar penuh, menunggu kontak dengan penis.

Dengan stimulasi stabil dan lambat akan membantu tubuhnya ke arah ambang klimaks. Semakin banyak yang dirasakannya, makan akan semakin meresponlah ia.

Mendekati ambang batas. Sadar bagian dari otaknya, lalu tenggelam dalam neuro-transmitter, dan memasuki keadaan seperti kerasukan.

Sebelum orgasme, alam bawah sadar yang menangani hal-hal seperti pernapasan dan detak jantung memberi sinyal saraf pada vagina untuk memulai kontraksi otot.

Meski hanya sepertiga bagian luar vagina yang terkena penis, tetapi gairah bisa memudar dan akan kembali ke tahap 1 jika stimulasi berhenti atau berubah

Tahap dengan kontraksi ritmik atau sporadis dalam vagina, rahim, dan orgasme anus biasanya berlangsung sepuluh sampai enam puluh detik.

Pada titik ini, beberapa wanita lebih memilih rangsangan lebih intens yang cocok untuk respons orgasmik mereka.

Kimia oksitosin dilepaskan dalam otak, mendorong perasaan kedekatan. Menurut beberapa penelitian, inilah mengapa si wanita ingin berpelukan setelah berhubungan seks.

Tidak seperti pria, beberapa wanita bisa mengalami beberapa orgasme tanpa mengalami periode mereda setelah masing-masing orgasme.

Tanpa stimulasi, mereka akan kembali ke tingkat dasar. Kontraksi berhenti, rahim turun, dan klitoris kembali ke bentuknya.

Denyut jantung dan pernapasan melambat, dan aliran darah kembali normal. Klitoris bisa jadi terlalu sensitif jika langsung terkena stimulasi, tetapi bagian tubuh lainnya ingin diperhatikan.

Komentar