Kopi Bagi Mereka Yang Penyakit Jantung

Penulis: Darmansyah

Selasa, 15 Mei 2018 | 08:30 WIB

Dibaca: 1 kali

Kopi dan penyakit jantung.

Ya,  apa dampaknya?

Dan apakah Anda terbiasa dengan minum secangkir kopi di pagi hari?

Mungkin hal itu sudah jadi kebiasaan Anda, tapi bagaimana jika Anda memiliki penyakit jantung?

Katanya, minum kopi dilarang bagi orang yang memiliki penyakit jantung. Apakah hal itu benar?

Bolehkah orang yang punya riwayat sakit jantung minum kopi?

Bagi Anda yang punya riwayat penyakit jantung, maka penting untuk Anda mencegah penyakit tersebut kambuh kembali.

Anda bisa mencegah dan mengendalikan penyakit jantung Anda agar tidak kambuh lagi dengan cara menerapkan pola hidup sehat.

Salah satunya yaitu dengan menghindari minum kopi.

Sebenarnya, kafein yang terkandung di dalam kopilah yang menjadi musuh utama Anda.

Kafein yang masuk ke dalam tubuh akan dapat membuat tekanan darah Anda melonjak naik.

Jika Anda terus-terusan minum kopi dan mempertahankan kebiasaan tersebut, maka tekanan darah Anda akan susah dikendalikan dan cenderung naik terus, yang akhirnya membuat kerja jantung Anda menjadi lebih berat.

Menurut Mayo Clinic, kandungan kafein yang ada pada satu cangkir kopi atau setara dengan dua ratus tiga puluh tujuh mili liter adalah sekitar sembilan puluh lima hingga dua ratrus mili gram.

Sementara, pada kopi instan, kafeinnya lebih sedikit .

Memang masing-masing orang memiliki sensitivitas yang berbeda-beda terhadap kafein.

Namun, jika Anda memang sensitif terhadap kafein, Anda bisa mengalami kenaikan tekanan darah sebesar lima hingga sepuluh poin.

Tentunya, hal ini kurang baik bagi kesehatan Anda.

Belum ada penjelasan pasti tentang hubungan antara kafein dengan kambuhnya penyakit jantung.

Namun, beberapa teori yang disebutkan para ahli menyatakan bahwa kafein dapat memengaruhi kadar hormon yang bertugas dalam mengatur tekanan darah dan kerja jantung.

Para ahli menyatakan bahwa kafein berperan dalam kopi atau minuman lainnya berpengaruh terhadap kerja hormon yang mengatur ukuran pembuluh darah.

Kafein dapat menghambat hormon tersebut untuk melebarkan aliran darah, sehingga membuat pembuluh cenderung kecil dan akhirnya tekanan darah meningkat.

Saat tekanan darah meningkat, maka tidak menunggu waktu yang lama, hal ini akan mengganggu kerja jantung.

Pada akhirnya, jantung akan kelelahan dan timbullah serangan jantung selanjutnya.

Tak hanya itu, kafein juga memiliki kemampuan untuk menghambat kerja obat yang berfungsi untuk menjaga tekanan darah tetap normal.

Hal ini telah dibuktikan dalam penelitian yang diterbitkan pada American Journal of Hypertension.

Dalam riset ini disebutkan bahwa kafein dapat menurunkan kemampuan obat yang bertugas untuk melancarkan aliran darah.

Padahal, kebanyakan kasus penyakit jantung terjadi ketika aliran darah tidak lancar dan tersumbat.

Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan kafein, tapi harus benar-benar menguranginya, maka hal berikut ini bisa Anda lakukan

Tidurlah yang cukup kalau Anda minum kopi akibat kurang istirahat. Bila Anda kurang tidur, maka kopi tidak akan bisa jadi solusinya.

Anda akan tetap saja merasa lemas, susah konsentrasi, serta mengantuk. Kalau Anda mengantuk parah, hal yang Anda harus lakukan adalah tidur.

Ganti minuman pagi Anda jadi minuman yang lebih sehat. Alih-alih minum kopi, Anda bisa minum jus atau bahkan susu sebagai penggantinya.

Komentar