“Green Tea” Bisa Menguatkan Daya Ingat

Penulis:: Darmansyah

Minggu, 15 Februari 2015 | 20:01 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda rajin mengasup “green tea?” Teh hijau.

Kalau tidak, mulai sekarang cobalah berpikir ulang. Karena teh hijau atau “green tea” mampu memelihara daya ingat Anda dan sekaligus menguatkan ingatan.

Lantas apa hubungan “green tea” dengan daya ingat? Kandungan zat tertentu di dalamnya.

Dari studi yang telah dipublikasikan dalam “Psychopharmacology,” peneliti telah melaporkan bahwa minuman dengan ekstrak teh hijau mampu meningkatkan fungsi kognitif, terutama memori kerja otak.

Tim peneliti; Profesor Christoph Beglinger dari University Hospital Basel, dan Profesor Stefan Borgwardt dari Psychiatric University Clinics mengatakan, ekstrak teh hijau meningkatkan konektivitas otak secara yang efektif, dengan memengaruhi kausal otak.

Dalam studi ini, para responden laki-laki yang sehat meneguk minuman ringan yang mengandung beberapa gram ekstrak teh hijau sebelum mereka memecahkan tugas-tugas memori kerja.

Lalu, para peneliti menganalisis bagaimana cara memengaruhi aktivitas otak seluruh responden dengan menggunakan magnetic resonance imaging atau dikenal dengan MRI.

Hasil MRI menunjukkan peningkatan konektivitas antara parietal dan korteks frontal otak. Temuan saraf juga berkorelasi positif dengan peningkatan kinerja tugas para peserta.

“Temuan kami menunjukkan bahwa teh hijau dapat meningkatkan plastisitas sinaptik jangka pendek otak,” kata Borgwardt, seperti dikutip Timesofindia, Minggu 15 Februari 2015.

Teh hijau telah lama dikenal sebagai pengganti minuman seperti kopi dll, yang lebih sehat karena rendah kandungan kafein dan mengandung antioksidan alami yang sangat kuat yang disebut dengan polifenol.

Antioksidan jenis ini tidak hanya membantu menyehatkan tubuh, kulit, dan rambut, tetapi juga membantu menghambat pertumbuhan sel kanker

Teh hijau juga merupakan pilihan yang sehat karena cara itu diproses . Teh hijau berasal dari daun tanaman “camellia sinensis” yang hanya dikukus, sehingga mencegah hilangnya kandungan katekin.

Sedangkan teh hitam atau teh oolong dibuat dari daun yang difermentasi, sehingga menyebabkan hilangnya senyawa anti oksidan.

Teh hijau kini telah sangat populer di seluruh dunia, berbagai makanan, minuman, suplemen makanan kesehatan serta kosmetik sekarang banyak dibuat dari ekstrak teh hijau.

Beberapa penelitian ilmiah di seluruh dunia menemukan bahwa yang minum teh hijau secara teratur lebih rendah memiliki resiko menderita sakit jantung dan bahkan kanker.

Dibandingkan dengan teh biasa, teh hijau memiliki lebih sedikit kafein.Selain itu teh hijau lebih tinggi mengandung flavonoid atau fitokimia yang ditemukan dalam produk tanaman, yang memiliki sifat antioksidatif dan anti karsinogenik.

teh hijau mengandung antioksidan alami, yang dikenal dengan polifenol katekin. Bahkan, teh hijau mengandung sepuluh kali jumlah antioksidan yang bisa kita dapatkan dari buah-buahan dan sayuran.

Para ilmuwan telah mengidentifikasi enam jenis katekin dalam teh hijau salah satunya adalah epigallocatechin gallate.

Di dalam teh hijau ini akan meningkatkan metabolisme tubuh manusia, sehingga mengintensifkan tingkat oksidasi lemak dan mengubahnya menjadi kalori, yang pada akhirnya membantu menurunkan berat badan.

Teh hijau juga akan mendetoksifikasi tubuh dan menekan nafsu makan, sehingga bisa mencegah keinginan makan berlebih.

Teh hijau bisa membantu untuk mengurangi peradangan gusi. Anda juga dapat membuat pasta gigi dari cairan daun teh hijau dan dicampur dengan satu sendok teh baking soda.

Hal ini tidak hanya akan membantu mengurangi peradangan gusi, tetapi juga akan mencegah pertumbuhan plak pada gigi Anda .

Teh hijau mengandung tanin yang telah dikenal menurunkan kolesterol secara alami dalam tubuh.

Tanin membantu mengurangi kolesterol LDL (low-density lipoprotein) dalam tubuh. LDL juga dikenal dengan ” kolesterol jahat ” , karena dapat menyebabkan plak di arteri, sehingga menyebabkan penyumbatan.

Studi ilmiah juga telah menunjukkan bahwa katekin akan mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus, sehingga membantu mengurangi masalah kolesterol tinggi. Selain itu Anda juga harus menghindari makanan yang berkolesterol tinggi selain minum teh hijau secara teratur.

Anti oksidan j yang terdapat dalam teh hijau bermanfaat bagi kulit, dan itu banyak terdapat dalam teh hijau. Teh hijau juga mengandung sejumlah senyawa yang membantu kulit menjadi bercahaya, dan manfaat ini bisa diperoleh dari meminumnya atau penggunaan topikal.

Formulasi kosmetik yang mengandung teh hijau adalah pilihan yang baik, karena hal ini akan mengurangi kerusakan akibat sinar matahari. Polifenol dalam teh hijau dikenal dapat memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan .

Teh hijau sudajh lama diketahui menghambat pertumbuhan DHT yang dikenal menghambat pertumbuhan rambut dan menyebabkan rambut rontok.

Senyawa teh hijau bereaksi terhadap testosteron, sehingga jumlah dalam darah tetap seimbang sehingga tidak bereaksi dengan 5-alpha reductase dan berubah ke DHT. Juga membantu mencegah dan mengatasi masalah rambut yang umum seperti ketombe dan psoriasis dengan mengurangi peradangan karena sifat antiseptik.

Teh hijau juga dikenal dapat merangsang pertumbuhan rambut dan menghaluskan rambut. Ini karena mengandung polifenol, vitamin E dan vitamin C, yang dikenal untuk meningkatkan kilau rambut.

Anda bisa membuat bilasan rambut dengan menggunakan 3-4 kantong teh hijau yang diseduh kedalam setengah liter air, dan gunakan ini untuk bilasan terakhir setelah Anda keramas menggunakan sampoo dan kondisioner.

Komentar