PSG Menangisi Kekalahannya dari Real

Penulis: Darmansyah

Rabu, 7 Maret 2018 | 08:49 WIB

Dibaca: 0 kali

Paris Saint-Germain, Rabu dinihari WIB, 07 Maret,  kembali menangisi kekalahannya dari Real Madrid pada laga leg kedua Enam Belas Besar Liga Champions di Pars des Pronces lewat skor dua gol berbanding satu gol.

Kekalahan ini menggenapi kekalahan sebelum, pada leg pertama,  di Santiago Bernabeu, dimana Real menang tiga gol berbanding satu gol.

Dengan kekalahan ini Paris Saint Germain tersisih dari pertarungan perempat final Champions lewat agregat gol lima berbanding dua.

Pada pertandingan  ini  Cristiano Ronaldo kembali mencetak gold an digenapi oleh gol Casemiro

Pada laga ini PSG  harus bermain dengan sepuluh orang  karena Marco Veratti diusir wasit di  menit keenam puluh enam

Juara bertahan Liga Champions dalam dua musim beruntun itu pun lolos

Khusus Ronaldo, gol di kandang PSG itu menjadikannya sejajar mantan pemain Manchester United dan Real Madrid, Ruud van Nistelrooy, yang bisa mencetak gol dalam sembilan laga beruntun Liga Champions.

Usai laga, pelatih Real, Zinedine Zidane menilai anak asuhnya pantas memenangi pertandingan karena bermain baik. Zidane pun gembira karena tidak salah menurunkan pemain sejak menit pertama.

“Seperti biasanya, menentukan pemain inti adalah hal yang sulit. Di antara banyak pemain yang kami miliki, hari ini saya memilih 11 dan semuanya berjalan lancar,” kata Zidane seperti dikutip dari AS.

“Segalanya berjalan baik bagi kami. Kami bermain baik. Pemain pengganti juga melakukan tugas dengan baik, itulah kuncinya. Ini bukan pertandingan yang mudah. Kami pantas memenangkan pertandingan ini,” sambungnya.

Mantan pemain Madrid itu juga memuji kepercayaan diri anak asuhnya. Menurut Zidane, Sergio Ramos dan kawan-kawan bermain dengan penuh keyakinan untuk meraih kemenangan.

Selain faktor internal tim, Zidane tidak mengabaikan fakta keunggulan jumlah pemain setelah Marco Verratti mendapat kartu kuning

“Mereka  tidak jelek. Saya pikir mereka bermain baik di leg pertama. Malam ini mereka tidak bermain terlalu bagus karena kami bermain sangat baik. Keadaannya seimbang sampai akhirnya ada kartu merah,” ucap Zidane seperti dikutip dari AS.

Verratti mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Casemiro. Pada babak pertama gelandang asal Italia itu mendapat kartu kuning dari wasit Felix Brych karena melakukan protes.

Sementara itu, kapten Real Madrid Sergio Ramos memuji strategi jitu pelatih Zinedine Zidane

Meski memliki pemain bintang sekelas Gareth Bale, Zidane tak canggung untuk menurunkan Marco Asensio dan Lucas Vazquez di posisi sayap. Kedua pemain muda ini memang lebih agresif dan cepat.

Zidane juga berani mengambil keputusan untuk tidak memainkan Toni Kroos dan Luka Modric sejak awal laga yang baru pulih cedera.

Mateo Kovacic diplot sebagai starter untuk mendampingi Casemiro, sementara Cristiano Ronaldo berduet dengan Karim Benzema dengan skema empat – empat – dua.

“Rencana pelatih sangat bagus. Kami mempersiapkan sistem bagaimana untuk meredam cara bermain mereka. Kami terus melakukan tekanan tinggi dan mencuri bola di wilayah mereka,” ujar Ramos seperti dilansir Marca.

Strategi ini berhasil. El Real unggul lebih dulu lewat sundulan Cristiano Ronaldo namun mampu disamakan Edinson Cavani. Akan tetapi, Madrid berbalik unggul dan menang 2-1 melalui gol Casemiro.

Real Madrid juga diuntungkan dengan kartu merah Marco Verratti di babak kedua. Namun, secara kesuluruhan Ramos menilai kekayaan taktik Zidane yang jadi kunci Madrid lolos ke perempat final dengan agregate 5-2.

“Zidane adalah orang yang dari hari ke hari berada di samping kami dan paling tahu siapa yang dalam kondisi terbaik setiap saat. Dia mengenal kita dengan sangat baik,” ujar Ramos.

Pada itu pula, Cristiano Ronaldo kembali menorehkan catatan emas dalam kariernya.

Bintang Portugal tersebut menjadi pemain kedua yang berhasil mencetak gol secara beruntun pada sembilan laga di Liga Champions.

Ronaldo menyumbang satu gol untukt Real Madrid

Peraih lima gelar Ballon d’Or itu mencetak gol pembuka kemenangan Madrid dengan aksi brilian.

Dengan lompatan tinggi, Ronaldo berhasil menanduk umpan silang Lucas Vazquez untuk membobol gawang PSG.

Ronaldo menjadi pemain kedua yang berhasil mencetak gol dalam sembilan laga berturut-turut di Liga Champions.

Sebelumnya rekor tersebut hanya dimiliki striker Manchester United Ruud van Nistelrooy pada tahun 2003.

Bedanya, Ronaldo berhasil menjaringkan empoat belas gol  dan termasuk dua gol di laga final musim lalu dalam sembilan laga beruntun sementara Nistelrooy hanya dua belas gol.

Ronaldo berpeluang besar memperbaiki rekor golnya di Liga Champions musim lalu yang hanya berjumlah dua belas gol. Sejauh ini, Ronaldo sudah mengemas sebelas gol dan masih bisa menambah pundi golnya di laga-laga berikutnya.

Komentar