close
Nuganomics

Hari Ini Harga Emas Tidak Bergerak

Sesudah melewati libur kejepit selama dua hari, Selasa dan Kamis, harga emas hari ini, Jumat, 30 Mei 2014, setelah melorot sebesar Rp 5.000 di hari Rabu, menetap di angka Rp 527.000 per gram.

Harga jual ini sama dengan harga penjualan pada penutupan perdagangan dua hari lalu.Hari ini harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kelesuan karane banyaknya hari libur dalam satu pekan.

Harga yang tetap ini tak mempengaruhi harga pembelian kembali atau dikenal dengan sebutan “buyback.

Seperti dikutip “nuga.co” dari situs resmi Logam Mulia , Jumat siang, harga emas Antam dicatatkan pada angka Rp 527.000 per gram. Untuk harga buyback emas Logam Mulia Antam juga tetap Rp 467.000 per gram.

Daftar harga emas dalam berbagai pecahan yang dirilis Antam masih seperti pada penutupan Rabu. Untuk pecahan 500 gram Antam menjualnya dengan harga Rp 243.800.000, 250 gram Rp 120.000.000 dan 100 gram Rp 48.850.000.

Untuk pecahan yang lebih kecil Antam lewat “toko”nya Logam Mulia menualnya dengan variasi harga, 50 gram seharga Rp 24.450.000, 25 gram Rp 12.250.000, 10 gram Rp 4.930.000, 5 gram Rp 2.490.000, 4 gram Rp 1.992.000, 3 gram Rp 1.503.000, 2,5 gram Rp 1.257.000, 2 gram Rp 1.014.000 dan 1 gram Rp 527.000.

Dalam perdagangan global h arga emas anjlok ke level terendahnya pada pekan ini. Di mana harga emas dalam perdagangan berjangka di New York turun 2 persen.

Analis Deutsche Bank Jim Reid menyebutkan, harga emas yang terkoreksi sampai 2,16 persen menjadi USD1.261 per ounce pada Selasa lalu adalah penurunan terbesar sepanjang tahun ini.

Jika dibandingkan dengan posisi tertingginya pada Maret 2014, harga emas sudah terkoreksi sampai 9 persen. Demikian dilansir dari Barrons, Jumat, 30 Mei 2014.

Sejauh ini, pergerakan harga emas dipengaruhi oleh tensi geopolitik Ukraina dan pelemahan data ekonomi AS. Di mana masih terjadi perdebatan apakah the Fed akan menghentikan stimulusnya atau tidak.

Tim analis komoditas Commerzbanks menyatakan, turunnya harga emas ini akibat pelemahan dari pasar terbesar, yakni China.

Berdasarkan data dari Cencus and Statistics Departement of the Hong Kong, China mencatatkan net impor emas dari Inggris sebanyak 67 ton pada April, terendah dalam 14 bulan terakhir.

Harga emas masih tetap stabil, namun kisarannya masih berada dalam di harga terendah dalam waktu hampir empat bulan. Pelemahan harga komoditas safe haven ini terjadi setelah nilai dolar dan pasar saham global menguat.

Seperti dilansir dari Reuters, , saat ini harga emas di pasar spot berada di USD1.258,9 per ounce. Turun hampir 3 persen dalam dua sesi terakhir. Pada hari Rabu, logam mencapai USD1.255,66, harga tersebut merupakan yang terendah sejak awal Februari.

Dolar yang menguat membuat harga emas lebih mahal bagi negara lain, sementara pasar saham yang bergerak menguat membuat daya tarik emas sebagai investasi menjadi tertutup.

Aksi mogok yang dilakukan buruh produsen platinum di Afrika Selatan selama 18 minggu terakhir juga menjadi sentimen penggerak harga komoditas.

Di sisi lain, dolar AS melayang di level tertinggi dua bulan terhadap mata uang utama awal di Asia pada Kamis, setelah manfaat dari shakeout posisi panjang di sterling dan kelemahan lebih lanjut di euro.