close
Nuga Tekno

Sering Menatap Ponsel Bisa Bikin Buta?

Komputer dan ponsel pintar kini telah menjadi benda yang paling sering digunakan masyarakat, khususnya anak muda.

Tak hanya dipakai untuk keperluan pekerjaan, peralatan elektronik ini juga dipakai untuk kebutuhan hiburan.

Masalahnya adalah ada banyak sekali dampak kesehatan yang bisa kita dapatkan jika terlalu sering menggunakannya.

Hanya saja, apakah benar jika terlalu sering menatap layar komputer atau ponsel pintar bisa menyebabkan kebutaan?

Tanpa disadari, kita menggunakan ponsel dan komputer dalam waktu yang lama seharian. Hal ini membuat mata kita terus menatap sumber cahaya yang cukup terang.

Paparan cahaya biru dari layar-layar elektronik ini disebut-sebut bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Penelitian yang diunggah dalam Medical Dailly menghasilkan fakta bahwa paparan berlebihan dari layar ponsel atau komputer tidak begitu membahayakan kesehatan.

Hal ini berarti, kita tidak akan mengalami kebutaan akibat hal ini.

Meskipun begitu, bukan berarti paparan layar elektronik tidak berbahaya. Dalam realitanya, hal ini bisa menyebabkan mata lelah atau mengganggu waktu tidur kita.

Salah satu masalah kesehatan yang paling sering terjadi kita terlalu sering menatap layar ponsel adalah mata lelah.

Gejala dari masalah kesehatan ini berupa mata kering, pandangan yang buram, mata berair, kepala pusing, hingga pandangan yang lebih buram.

Dalam banyak kasus, kita bahkan sampai kesulitan untuk bisa tidur dengan nyenyak akibat hal ini.

Pakar kesehatan menyebut masalah mata lelah dan mata kering ini bisa muncul setelah menggunakan ponsel atau komputer selama 2 jam.

Hal ini tentu bisa sangat mengganggu dan menyebabkan sensasi tidak nyaman pada tubuh.

Demi mencegahnya, pakar kesehatan menyarankan kita untuk setidaknya sering berkedip atau mengistirahatkan mata dengan tidak menatap komputer atau ponsel selama beberapa saat.

Pakar kesehatan menyebut layar ponsel atau layar komputer bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan jika digunakan dengan berlebihan.

Berikut adalah berbagai dampak kesehatan yang sebaiknya kita waspadai tersebut.

Paparan layar ponsel atau komputer bisa membuat kita mengalami susah tidur, apalagi jika kita menggunakannya menjelang waktu tidur. Hal ini disebabkan oleh paparan cahaya biru dari layar elektronik yang akhirnya membuat produksi hormon melatonin terganggu.

Hal ini akan membuat kita tidak mudah mengantuk meski tubuh sebenarnya sudah membutuhkan waktu beristirahat.

Kurang tidur tak hanya akan membuat kita merasa lelah dan mengantuk, namun juga akan menurunkan fungsi otak, daya ingat, konsentrasi, hingga kemampuan berpikir.

Paparan layar ponsel dan komputer tanpa disadari akan membuat kita lebih jarang berkedip.

Hal ini bisa berimbas pada mata yang tidak terhidrasi dengan baik sehingga memicu masalah mata kering, mata tegang, hingga iritasi dan mata merah.

Jangan salah, paparan layar ponsel dan komputer yang berlebihan bisa berimbas pada kekacauan nafsu makan, lho.

Hal ini disebabkan oleh masalah kurang tidur yang akhirnya mengacaukan hormon di dalam tubuh yang akhirnya membuat nafsu makan meningkat. Bisa jadi hal ini akan membuat peningkatan berat badan atau risiko obesitas.

Kurang tidur akibat paparan layar ponsel atau komputer dengan berlebihan juga bisa meningkatkan kekacauan hormon yang berimbas pada meningkatnya risiko terkena peningkatan risiko terkena penyakit degeneratif seperti alzheimer.