close
Nuga Sport

Valentino Rossi Akui Masih Terlalu Lambat

Valentino Rossi menegaskan ia masih terlalu lambat di motor barunya  Monster Yamaha  ketika melakukan  tes pramusim MotoGP di Sirkuit Internasional Qatar.

Di saat rekan setimnya meraih catatan waktu tercepat kedua pada tes hari kedua,  Rossi masih harus berjibaku dengan persoalan di ban belakang. Itu merupakan masalah yang sama dihadapinya musim lalu.

“Hari ini [Minggu] lebih berat. Saya harus berusaha lebih keras, terutama di ban belakang. Kemarin kami memiliki setting dasar, saya tidak terlalu buruk.”

“Kami berusaha untuk memperbaikinya, mencoba sejumlah hal berbeda, namun juga beberapa material yang berbeda. Sayang sekali, kami tidak bisa memperbaikinya,” ujar Rossi dikutip dari Crash.

Sebelumnya, Rossi berharap ada peningkatan pada performa motornya untuk bisa bersaing ketat di posisi depan pada MotoGP

‘Ini hari yang sangat sulit, saya masih terlalu lambat sehingga kami tidak senang. Ke depannya kami akan mencoba mengikuti cara lain, agar lebih kompetitif,” tegas The Doctor.

Beda halnya dengan Rossi, rekan setimnya di Monster Yamaha Maverick Vinales mengaku sudah cukup puas

“Tentu saja konsistensi menjadi jauh lebih baik. Saya bisa membalap lebih baik. Ketika saya memakai ban baru, saya merasa lebih bagus. Saya mencoba menjaga ritme saya, namun akhirnya ada sedikit masalah dan kembali ke boks,” ucap Vinales.

“Tentu motor lebih baik saat ini dan saya pikir ini merupakan motor terbaik yang kami miliki dalam dua tahun terakhir, namun kompetitor membuat kemajuan yang lebih baik lagi sehingga kami harus bekerja keras, terutama dalam hal akselerasi.”

“Saya pikir saat ini, kami kalah bersaing di area itu. Di sepang tak terlalu, tapi di sini [Qatar] kami kalah [dalam hal akselerasi],” ujar Vinales.Melakoni 25 dari 50 lap, Vinales membukukan waktu 1 menit 54,208 detik di salah satu lap atau menjadi yang tercepat di antara pebalap lainnya.

Di posisi kedua ada pebalap tim Petronas Yamaha Fabio Quartararo.

Catatan itu merupakan peningkatan karena pada tes hari kedua

Marquez sendiri  hanya berada di urutan kelima

Pada hari kedua, The Doctor harus puas berada di urutan kesembilan belas. Rossi saat itu menyebut ia masih sangat lambat

“Hari ini  lebih berat. Saya harus berusaha lebih keras, terutama di ban belakang. Kemarin kami memiliki setting dasar, saya tidak terlalu buruk.”

“Kami berusaha untuk memperbaikinya, mencoba sejumlah hal berbeda, namun juga beberapa material yang berbeda. Sayang sekali, kami tidak bisa memperbaikinya,” ujar Rossi dikutip dari Crash.

Sementara itu pebalap tim Repsol Honda Jorge Lorenzo tidak menyangkal ingin berduel di lintasan MotoGP dengan Valentino Rossi hingga pebalap veteran itu berusia empat puluh enam tahun.

Lorenzo dan Rossi memiliki hubungan yang kurang harmonis. Kedua pebalap yang pernah sama-sama membela Yamaha itu beberapa kali dikabarkan berseteru.

Namun Lorenzo menganggap saat ini situasi berubah dan pemilik tiga gelar juara dunia MotoGP itu berharap Rossi tidak lekas pensiun dari balap motor paling bergengsi tersebut.

“Saya sangat berbeda pada saat itu, saya tidak takut pada siapapun dan saya tidak sadar. Hal ini membawa saya pada hal-hal baik dan yang tidak baik. Tidak ada yang terkalahakan, saya tampak sombong, tetapi itulah yang saya pikirkan saat itu,” kata Lorenzo mengenai masa lalunya dikutip dari Sky Sports Italia.

“Ada tensi di antara dua juara, itu normal, tapi saat ini sesungguhnya kami saling respek. Saat ini dia memasuki usia empat puluh tahun, usia yang penting, talenta dan ambisinya sangat besar, saya harap dia dapat berlanjut hingga 46 tahun seperti nomornya. Sampai jumpa di Qatar,” sambungnya.

Selain itu Lorenzo juga memasukkan nama Rossi sebagai salah satu kandidat juara pada musim ini bersama dengan Marc Marquez, Andrea Dovizioso, dan Maverick Vinales

Lorenzo yang tidak mengikuti sesi tes pramusim di Malaysia pada  Februari lalu menargetkan tampil pada tes pramusim di Qatar.

Mengalami cedera tulang skafoid tangan kiri, Lorenzo pun mengaku persiapan menjelang musim ini terhambat.

“Saya merasa lebih baik, setiap hari lebih baik. Sayangnya masih belum seratus persen. Saya mengalami hal bodoh dengan jatuh di saat latihan. Saya mungkin tidak akan berada pada kondisi terbaik hingga balapan kedua atau ketiga,” ujar Lorenzo.

Tags : slide