Site icon nuga.co

Rossi Janjikan “All Out” di MotoGP Malaysia

Valentino Rossi tidak ingin terbuai dengan prestasi enam gelar juara MotoGP Malaysia dan tercatat merupakan pebalap tersukses dalam balapan di Sirkuit Sepang.

Kali pertama Rossi menjadi juara di Malaysia adalah dua puluh satu tahun silam kala memebalap di kelas bawah

Saat itu balapan masih berlangsung di Sirkuit Shah Alam.

Kemenangan pertama Rossi di Sepang tercatat pada  tujuh belas tahun silam  ketika menjalani musim kedua di kelas MotoGP

Setelah itu The Doctor menjadi kampiun selama lima tahun.

Selain itu pebalap yang kali terakhir menjadi juara MotoGP pada sembilan tahun lalu itu juga empat kali menjadi runner up dan dua kali finis ketiga di MotoGP Malaysia.

Kendati memiliki sederet catatan apik, Rossi mengaku tidak terlalu menyukai lintasan di Sepang dan akan berupaya dapat bersaing dengan pebalap-pebalap lain pada seri kedelapan belas MotoGP .

“Sayang di Australia saya kehilangan poin penting untuk bersaing di klasemen dan saya sangat menyesal, tapi saya senang untuk Maverick [Vinales] dan untuk Yamaha.”

“Sekarang kami harus fokus pada balapan terakhir di Timur Jauh,” kata Rossi dikutip dari Tuttomotoriweb.

“Kami harus terus bekerja keras karena kami ingin tampil kompetitif di setiap balapan. Sepang bukan salah satu lintasan favorit kami, tapi kami akan selalu melakukan yang terbaik untuk meraih hasil terbaik,” sambungnya.

Rossi untuk sementara berada di peringkat ketiga klasemen pebalap MotoGP.

Dari  tujuh belas balapan yang telah dilalui, pebalap paling senior di MotoGP itu mengumpulkan seratus sembilan puluh lima poin dan tertinggal lima belas poin dari Andrea Dovizioso yang berada di peringkat kedua.

Sementara Rossi juga berjarak lima belas poin dari rekan satu timnya Maverick Vinales yang pekan lalu menjadi juara di MotoGP Australia dan kini berada di peringkat empat klasemen.

Selain itu, Rossi tak tak memungkiri semakin sulit mengejar Andrea Dovizioso yang masih bercokol di posisi kedua klasemen sementara

Dovizioso meraih podium ketiga pada MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Minggu lalu

inis di posisi kedua adalah mantan rekan Dovi, Andrea Iannone. Sedangkan rekan Rossi di Yamaha, Maverick Vinales, merebut podium pertama.

Rossi sendiri hanya mampu meraih sepuluh poin dengan finis di peringkat keenam di MotoGP Australia. Situasi itu membuat jarak antara dirinya dengan Dovizioso semakin jauh di sisa dua seri lagi musim ini.

“Kejuaraan balapan musim ini sangat buruk bagi saya karena saya kehilangan banyak poin dari Dovi.”

“Ia kini tidak terlalu jauh sehingga daripada bersaing di posisi kedua, lebih realistis bersaing di posisi ketiga,” ujar Rossi dikutip dari Crash.

Vinales yang berada di posisi keempat kian mendekati Rossi di posisi ketiga. Jarak antara kedua pebalap Yamaha itu saat ini lima belas poin.

Sebelumnya, Rossi mengaku senang Vinales mampu memecah paceklik kemenangan di tim Yamaha dengan meraih podium pertama di Sirkuit Phillip Island.

“Hari yang baik untuk Yamaha karena sudah sangat lama Yamaha tidak. Ini hal yang positif, tapi kami harus melanjutkan kerja keras.”

“Saya sendiri masih mengalami banyak persoalan sehingga kami harus lebih memahami penyebabnya dan mengerti cara untuk memperbaikinya,” tutur The Doctor.

Exit mobile version