close
Nuga Sport

Jorge Lorenzo Bisa Sulit di Repsol Honda

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, memprediksi Jorge Lorenzo akan mengalami kesulitan di Repsol Honda tahun depan. Lebih dari itu ia mengaku salah atas kepindahan Lorenzo dari Ducati.

Ducati pada akhirnya melepas Lorenzo, imbas dari performa buruk pembalap asal Spanyol itu musim lalu. Namun, setelah Lorenzo bersedia bergabung dengan Honda, justru menampilkan performa oke.

Lorenzo telah meraih tiga kemenangan, termasuk pada MotoGP Austria pekan lalu. Dengan tambahan dua puluh lima poin, ia menjadi pembalap Ducati teratas di klasemen di bawah Marc Marquez dan Valentino Rossi.

“Marc sudah jelas berpikir bahwa dia diuntungkan dari ini — apakah dia benar atau tidak, saya tidak tahu,” kata Tardozzi kepada La Gazzetta dello Sport dikutip Autosport.

“Apa yang bisa saya katakan adalah bagaimanapun juga Jorge akan kesulitan sudah pasti, karena di sini dia sudah menemukan sebuah keluarga yang mengikuti dia dan sebuah tim yang memberi apa yang dia inginkan.”

“Di Honda, dia akan harus mulai semuanya lagi dari awal dan beradaptasi lebih cepat daripada yang dia lakukan dengan Ducati,” lanjut Tardozzi.

“Kami semua memang membuat kesalahan dan kami semua kalah. Pihak yang diuntungkan sesuatu adalah Honda. Sudah tentu, kami akan menjaga banyak hal untuk masa depan, kami tidak bodoh.”

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mesti mengakui ketangguhan Jorge Lorenzo bersama Ducati-nya saat balapan seri kesebelas MotoGP  di Sirkuit Red Bull Ring,

MotoGP Austria menghadirkan duel sengit Marquez dengan Lorenzo. Keduanya, khususnya saat jelang finis, terlibat aksi saling salip.

Namun pada akhirnya Lorenzo berjaya dan meraih kemenangan ketiganya di MotoGP musim ini sekaligus naik ke posisi tiga klasemen sementara.

Marquez harus puas finis kedua. Dengan hasil itu, ia kian nyaman bertengger di puncak klasemen. “Saya sempat bersenggolan dengan Jorge, tetapi itu hal wajar, begitulah balapan,” kata Marquez dikutip GPOne.com.

Di MotoGP musim depan, Lorenzo akan meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Repsol Honda.

“Saya senang ia takkan ada di Ducati tahun depan, saya takkan lagi bisa punya alasan kalau kami menunggangi motor yang sama,” ucap Marquez.
“Langkah Honda merekrutnya sangat tepat, dengan begitu kemenangannya takkan diraih dengan motor lain.”

Sementara itu sebelumnya, Lorenzo menyebut Marc Marquez kini lebih dewasa sebagai pebalap MotoGP dan mampu bersikap realistis saat balapan berlangsung.

Pada balapan MotoGP Republik Ceko, Lorenzo terlibat duel sengit dengan Marquez dan Andrea Dovizioso. Lorenzo mampu mengalahkan Marquez namun tak punya cukup waktu untuk menyusul Dovizioso.

Lorenzo mengakui aksi Marquez menyusul dirinya turut membuat ia kehabisan waktu untuk bisa menyalip Dovizioso.

“Marquez kini lebih berpengalaman, dia menyadari bahwa saat itu situasi lebih baik untuknya adalah tetap mendapatkan poin.”

“Saya rasa bila menengok ke belakang, lima tahun lalu dengan balapan seperti di Ceko, maka Marquez kemungkinan besar akan terus mencoba hingga tikungan terakhir,” ucap Lorenzo seperti dikutip dari GPOne.

Lorenzo menyadari performa motor Ducati kini semakin baik dan bisa konsisten di semua seri. Hal itu tentu membuat Ducati bisa bersaing dengan Honda.

“Dalam kondisi normal, saya rasa kami bisa selalu bertarung dengan Marc. Level kami serupa, namun trek akan selalu membuat perbedaan.”

“Di Sachsenring kami tak mampu melawan Marquez, karena Honda superior. Di Phillip Island yang merupakan trek paling sulit untuk kami, saya harap kami tak lagi mengulangi hal yang sama,” tutur Lorenzo.

Lorenzo sendiri tak merasa bahwa Ducati benar-benar superior di Austria.

“Rival kami telah meningkatkan kualitas mesin mereka, terutama Honda. Mereka jelas akan lebih rapat dengan Ducati dibandingkan dua tahun lalu,” ucap pebalap asal Spanyol ini.

Repsol Honda sendiri dsalam sebuah rilisnya beberapa waktu lalu mengungkapkan, bahwa kedatangan Lorenzo menggantikan Dani Pedrosa adalah atas persetujuan Marc Marquez

Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, mengklaim pihaknya merekrut Jorge Lorenzo dari Ducati musim depan atas persetujuan Marc Marquez.

Repsol Honda kembali bakal diperkuat dua jagoan asal Spanyol musim depan, setelah Lorenzo memastikan merapat ke tim tersebut.

Rekan Marquez, Dani Pedrosa sendiri memilih tak memperpanjang kontrak di tim itu dan memastikan pensiun.

Kehadiran Lorenzo musim depan pun disebut-sebut bakal menambah sengit persaingan di Repsol Honda.

Sebelumnya bahkan sempat diberitakan Marquez kurang sreg dengan keputusan pihak Honda mendatangkan Lorenzo, terlebih karena tak ada komunikasi lebih dulu.

Namun, hal itu segera ditampik Puig.

“Tentu saja kami menginformasikan Marquez lebih dulu [terkait rencana perekrutan Lorenzo]. Marquez merupakan pebalap yang amat penting bagi kami.”

“Kami sudah menginformasikan kepadanya dan ia menjawab seperti yang sudah kami perkirakan ia akan [setuju],” ujar Puig seperti dikutip dari Crash.

Puig sendiri menyadari bahwa keberadaan dua pebalap top asal Spanyol musim depan itu bakal menjadi tantangan yang amat sulit bagi Honda.

“Balapan saja sudah sesuatu yang sangat rumit dan ini merupakan situasi yang sulit. Namun, jika kami ingin semuanya mudah mungkin kami tidak akan menjalankan tim hingga level ini.”