close
Nuga Sehat

Tahu Kenapa Lidah Pahit Saat Demam?

Saat demam menyerang, maka kita akan merasakan sensasi tidak enak badan, nyeri, suhu tubuh yang menghangat, dan kepala pusing atau pandangan yang berputar.

Selain itu, kita juga akan tidak doyan makan meskipun rasa makanan yang disajikan sebenarnya cukup nikmat. Hal ini disebabkan oleh lidah yang terasa pahit sehingga makanan pun terasa lebih hambar.

Pakar kesehatan menyebut perubahan sensasi pada lidah menjadi pahit ini disebabkan oleh meningkatnya suhu tubuh saat demam.

Saat suhu menjadi lebih menghangat, maka salah satu bagian otak yang berperan dalam menerjemahkan rasa mengalami penurunan fungsi untuk sementara.

Padahal, bagian inilah yang bisa membedakan rasa yang dikecap oleh lidah. Akibat hal ini, maka otak pun hanya akan menganggap rasa makanan hambar atau pahit.

Meski makanan yang disajikan memiliki rasa yang kuat, kita tidak akan mampu menikmati kelezatannya.

Bahkan, meskipun suhu tubuh sudah menurun, sensasi lidah yang pahit ini masih cukup kuat meskipun nantinya juga akan kembali normal saat kita sudah benar-benar sembuh.

Memang, saat demam nafsu makan kita menurun drastis. Hanya saja, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tetap mengonsumsi makanan bergizi meski rasanya tidak karuan akibat lidah yang terasa pahit.

Keberadaan nutrisi dari makanan-makanan tersebut bisa membantu proses penyembuhan penyakit dengan efektif. Selain itu, kita juga harus menjaga asupan air putih dengan cukup demi membantu memulihkan tubuh.

Meskipun kita diminta untuk tetap makan, bukan berarti kita bisa mengonsumsi makanan dengan sembarangan saat demam.

Bukannya menjadi lebih sehat, bisa jadi kondisi demam yang diderita semakin memburuk akibat hanya mementingkan rasa yang enak saat makan.

Ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya kita hindari saat demam.

Meskipun tubuh terasa lemas saat demam, bukan berarti kita bisa seenaknya mengonsumsi minuman berenergi demi membuat tubuh menjadi lebih bugar.

Minuman berenergi tinggi akan gula karena memang tujuannya adalah untuk membuat atlet atau orang-orang dengan aktivitas tinggi memiliki energi yang cukup.

Sayangnya, jika kita yang sedang demam mengonsumsinya, maka kadar gula yang tinggi ini akan membuat peradangan di dalam tubuh menjadi semakin parah.

Alih-alih mengonsumsi minuman berenergi, ada baiknya kita memperbanyak asupan air putih yang lebih dibutuhkan tubuh.

Es krim memang lezat dan menyegarkan sehingga bisa mengembalikan suasana hati saat demam. Sayangnya, es krim memiliki kandungan lemak dan gula yang bisa membuat peradangan pada tubuh menjadi semakin panas.

Daripada makan es krim, pakar kesehatan menyarankan konsumsi yoghurt polos dengan kandungan lemak yang rendah demi membuat kita merasakan sensasi segar dan manis yang menenangkan pikiran.

Sudah menjadi rahasia umum jika gorengan termasuk dalam makanan yang paling tidak bagi kesehatan tubuh.

Kandungan lemak di dalam makanan yang renyah ini sangat tinggi sehingga akan membuat sistem kekebalan tubuh justru menjadi semakin lemah dan peradangan menjadi semakin parah.

Tenggorokan juga akan menjadi semakin tidak nyaman setelah memakannya.

Meskipun bisa mengenyangkan perut, roti tawar memiliki indeks glikemik dan kadar gula yang tinggi.

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, mengonsumsi makanan tinggi gula akan membuat peradangan menjadi semakin parah yang tentu akan membuat demam tak kunjung mereda.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam American Journal of Clicnical Nutrition menghasilkan fakta bahwa mengonsumsi makanan tinggi gula seperti permen akan membuat sel darah putih tidak mampu menurunkan peradangan atau infeksi dengan efektif sehingga akan membuat demam sulit untuk disembuhkan.