close
Nuga Sehat

Perdebatan Manfaat Bra Waktu Tidur

Anda seorang wanita “dewasa?”

Apakah Anda  melepas bra ketika hendak tidur?

Ya, kalau Anda melakukannya itu sah saja. Mungkin dengan alasan agar lebih nyaman sekaligus menghindari dampak buruk akibat pemakaiannya.

Lantas bagaimana kalau ada yang tetap meakai bra sewaktu tidur?.

Nah,  para ahli  masih belum sepakat tentang pakai atau copt bra sewaktu tidur

Jadi, Anda bisa memakainya tiap hari selama seharian tanpa harus takut akan dampak buruk yang mengintai.

Bahkan, beberapa dokter mungkin akan merekomendasikan pemakaiannya, terutama ketika payudara Anda sedang terasa sangat nyeri

Pemakaian bra untuk tidur memang menjadi kontroversi.

Banyak orang yang menolak gagasan ini karena alasan kesehatan, namun tidak sedikit yang melakukan hal ini dengan alasan menjaga bentuk payudara agar tidak kendur.

Bahkan, beberapa penelitian menyebutkan bahwa menggunakan bra saat tidur dapat menyebabkan kanker payudara.

Jadi sebenarnya bagaimana dampak yang akan didapatkan seseorang jika ia tidur menggunakan bra?

Minggu ini, Huffington Post meminta Dr. Amber Guth, seorang profesor bedah dan direktur Breast Cancer Surgery Multidisciplinary Fellowship di NYU Langone Medical Center untuk menjawab keraguan tentang penggunaan bra saat tidur dari perspektif kesehatan.

Selain itu, ada juga Linda Becker atau yang biasa dikenal sebagai Bra Lady, seorang bra profesional yang memiliki sebuah butik di New York, dan Erica Cheung, seorang pekerja di Huffington Post yang telah mencoba untuk memakai bra dengan berbagai jenis

Dilansir dari huffingtonpost.com,  Dr. Amber menyatakan bahwa tidak ada bukti pasti dari anggapan bra dapat bermanfaat atau berbahaya ketika digunakan saat tidur.

“Payudara kendur atau adanya perubahan adalah karena beberapa faktor, seperti kehamilan dan menyusui,” jelas Dr. Amber.

Sedangkan Linda sebagai seseorang yang telah berkutat dengan bra selama 25 tahun menegaskan bahwa penggunaan bra saat tidur dapat bermanfaat.

Walaupun Linda menyampaikan hal ini secara eksplisit, namun baginya akan lebih baik jika seseorang tetap menggunakan bra saat tidur untuk menjaga bentuk payudara.
“Jika ukuran bra Anda adalah cup A atau cup B, Anda tidak harus menggunakan bra sepanjang waktu. Namun, jika ukuran Anda cup D atau bahkan double D, maka Anda harus menggunakannya. Orang memakai bra untuk alasan yang baik,” papar Linda.

Erica sebagai seorang wanita yang telah menggunakan bra saat tidur sejak umurnya 10 tahun memiliki pandangan yang berbeda.

Ia menyarankan agar para wanita menggunakan sport bra jika ingin memakainya sepanjang waktu, termasuk pada saat tidur, karena sport bra akan sangat nyaman dipakai.

“Berbeda dengan bra berkawat. Saat aku mulai memakai bra berkawat untuk tidur, awalnya hal itu terasa menyakitkan dan pada pagi harinya dapat dipastikan bahwa letaknya sudah berantakan.”

“Namun, ibuku menegaskan bahwa hal ini sangat penting bagi seorang wanita dan aku harus melakukannya,” cerita Erica.

Linda sependapat dengan yang dialami oleh Erica tentang ketidaknyamanan saat menggunakan bra berkawat saat tidur. Menurut Linda, inilah yang menyebabkan timbulnya resiko kesehatan pada seseorang.

“Seseorang tidak boleh tidur menggunakan bra berkawat, bra yang digunakan untuk tidur harus memiliki cup yang halus. Tidur menggunakan bra berkawat inilah yang dapat membuat seseorang terkena kista atau iritasi payudara,” tambah Linda.

Namun, Dr. Amber tampaknya memiliki pendapat yang berbeda. Menurutnya, penggunaan bra saat tidur tidak berpengaruh apapun pada kesehatan seseorang.

“Menggunakan bra secara terus menerus memang akan memberikan efek pada payudara Anda, namun sampai sekarang para ahli belum menemukan bukti pasti bahwa hal tersebut dapat terjadi. Tidur menggunakan bra hanya masalah kenyamanan pribadi pemakainya, sehingga semua terserah pada Anda,” saran Dr. Amber.

Sebagian wanita mengkhawatirkan akan mengalami pengenduran payudara bila tidak mengenakan bra saat tidur. Namun menurut pakar, mengenakan bra saat tidur agar payudara tidak mengendur adalah sia-sia.

Menurut dokter kecantikan Seth Rankin, penyebab mengendurnya payudara adalah tarikan gaya gravitasi terhadap massa payudara.

Pemilik London Doctor Clinic tersebut mengatakan bra yang digunakan sebagai ‘penahan’ massa payudara tidak akan berpengaruh signifikan bila dipakai saat tidur.

“Ketika berbaring, efek gravitasi mendorong jaringan payudara kembali ke arah dada, bukan ke bawah,” kata Rankin, seperti dilansir Cosmopolitan.

“Jadi, mengenakan bra saat tidur pada dasarnya berlebihan, karena payudara secara alami bergerak ke arah dada,”

Di sisi lain, menggunakan bra saat tidur justru berpengaruh terhadap kesehatan. Rankin menuturkan jika bra selalu digunakan, akan membuat kulit payudara ‘sulit bernafas’.

“Dengan memakai beha terlalu ketat dan selama dua puluhempat jam tujuh hari, hal itu tidak akan memberikan kulit kesempatan untuk pulih dan bangkit kembali,” ujar Rankin.

Selain itu, mengenakan bra terlalu sering dianggap Rankin dapat membatasi pasokan darah ke sekitar dada seperti pada otot, pembuluh darah, juga kelenjar getah bening.

“Aliran kelenjar getah bening yang tersendar dapat menghambat fungsi vital sistem pembilasan racun dari tubuh,” kata Rankin .

Meski membuat khawatir sebagian wanita, namun payudara yang mengendur adalah kenyataan yang tidak dapat dihindari perempuan seiring bertambahnya usia.

Hal itu karena jaringan ikat yang membentuk payudara kehilangan elastisitas bersama dengan tarikan gaya gravitasi.

Rankin mengatakan beberapa faktor dapat mempercepat penurunan payudara, seperti kehamilan dan menyusui, genetik, merokok, penurunan atau penambahan berat badan, serta juga dapat berasal dari aktivitas yang tinggi.

Sehingga menurut Rankin, dengan menggunakan bra saat tidur bukan merupakan penyebab utama payudara mengendur.

“Sangat sulit mengukur dampak menggunakan bra saat tidur, sementara ada banyak faktor lain yang memiliki efek signifikan terhadap payudara.” kata Rankin.

Nah, sayangnya, para ahli belum bisa menemukan bukti ilmiah yang menyatakan bahwa pemakaian bra saat tidur dapat menyebabkan kanker payudara.

Bahkan, memakai bra berkawat  juga tidak meningkatkan risiko Anda terkena kanker payudara.

Tags : slide