close
Nuga Sehat

Mata Buram? Awas Itu Pertanda Katarak

Siapa yang bisa memnbantah katarak dapat dihalangi kedatangannya.

Dan siapa pula yang berani membantah katarak akan menyebabkan kebutaan.

Berdasar data enam tahun lalu saat pertemuan WHO soal katarak di Sydney, Australia, Indonesia menempati posisi kedua penderita katarak terbanyak di dunia

Di Indonesia tidak ada survei berkala mengenai katarak

Sampai saat ini belum ada data yang menghimpun jumlah pasti penderita katarak di Indonesia.

Dan berdasarkan survei, kebutaan karena katarak lebih banyak diderita oleh wanita dengan angka enam puluh

Dan juga harus dipahami  penyakit yang terjadi karena usia yang menua.

Ya, katarak merupakan penyakit yang mengiringi proses penuaan.

Sebagai negara tropis, penduduk Indonesia lebih rentan terkena katarak lebih cepat. Apalagi mereka yang lebih sering terpapar sinar ultraviolet, seperti tinggal di daerah pesisir.

Terjadinya katarak atau kekeruhan lensa mata memang tidak bisa dicegah pada usia lanjut. A

kan tetapi, kemunculannya bisa diperlambat sehingga tidak mengganggu penglihatan yang berarti saat usia tua.

Mencegah katarak supaya enggak terlalu cepat muncul gunakan kacamata UV, ibu-ibu pake payung, petani pakai caping

Sementara itu, bagi pasien diabetes, kontrol selalu kadar gula darah.

Tingginya kadar gula darah dapat mempercepat kekeruhan lensa Jika sudah terkena katarak, yang harus dilakukan adalah mencegah kebutaan.

Sebab, kekeruhan lensa makin lama akan semakin menebal sehingga mengganggu penglihatan.

Satu-satunya cara mencegah kebutaan bagi pasien katarak adalah dengan operasi.

Dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini. Operasi katarak tidak sakit, berlangsung cepat, dan tingkat keberhasilannya tinggi.

Agar tidak terlambat ditangani, kenali tanda-tanda munculnya katarak.

Tanda munculnya katarak antara lain, penglihatan buram, sangat silau melihat lampu, hingga melihat malam lebih terang daripada siang.

Selain karena faktor usia, paparan sinar ultraviolet juga menjadi penyebab utama penyakit katarak pada mata.

Dan orang tua selalu bilang, untuk punya mata yang sehat, Anda harus makan banyak wortel. Kandungan vitamin A dalam wortel membuat penglihatan jadi jernih dan mata sehat.

Namun bagaimana kalau Anda ternyata tak suka rasa wortel yang langu?

Apakah mata Anda tak bisa sehat dan bebas katarak?

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa ternyata jeruk juga bisa membantu menjernihkan penglihatan dan menyehatkan mata.

Dikutip dari Telegraph, para ahli juga menunjukkan bahwa orang lanjut usia yang menyantap buah dan sayuran tinggi vitamin C ternyata sepertiga kali lebih kecil kemungkinannya untuk terserang katarak.

Makanan kaya nutrisi dan vitamin C ini termasuk jeruk, paprika merah dan hijau, stroberi, brokoli dan kentang.

“Perubahan pola makan yang sederhana seperti peningkatan asupan buah dan sayuran sebagai bagian dari diet sehat akan membantu melindungi mata dari katarak,” kata peneliti utama Profesor Chris Hammond dari King College London.

Responden yang mengonsumsi makanan tinggi vitamin C dikaitkan dengan penurunan risiko perkembangan katarak setelah 10 tahun sebanyak 33 persen.

Katarak menyebabkan penglihatan menjadi keruh seperti berawan. Biasanya, upaya pengobatannya adalah dengan operasi. Di Inggris, setiap tahunnya ada 300 ribu prosedur operasi katarak yang dilakukan.

Lensa mata yang keruh dan seperti berawan ini disebabkan karena berkurangnya cairan dalam mata. Cairan mata ini mengandung banyak vitamin C. Kandungan cairan mata ini akan membantu menghentikan lensa mata dari oksidasi dan melindunginya dari ‘awan.’

Diperkirakan peningkatan asupan vitamin C akan memiliki efek perlindungan dari perkembangan katarak, karena bisa meingkatkan jumlah kandungan vitamin C dalam cairan mata.

“Tubuh manusia tidak bisa memproduksi vitamin C sendiri, jadi tubuh bergantung pada sumber vitamin C dari luar lewat makanan yang disantap,” kata Kate Yonova Doing, penulis studi.

“Kami tidak menemukan hasil signifikan pada orang yang mengonsumsi tablet vitamin. Sehingga tampaknya diet sehat jauh lebih baik dibanding minum suplemen.”

Para peneliti mengungkapkan bahwa studi observasional yang dilakukan ini tidak membuktikan sebab dan akibat. Hanya saja penelitian ini membuktikan orang yang mengonsumsi banyak vitamin C dan diet sehat akan memengaruhi kondisi penglihatannya.

Penelitian lainnya juga membuktikan bahwa konsumsi seng ternyata lebih ampuh dari vitamin C untuk mengatasi pilek.

Tags : slide