close
Nuga Sehat

Dampak Jika Anda Ngopi Saat Perut Kosong

Apakah Anda terbiasa ngopi dengan perut kosong?

Dan apakah Anda tahu dampak dari ngopi kala perut belum terisi?

Ya, banyak orang yang terbiasa mengonsumsi kopi saat perut masih kosong.

Hal ini tak selalu dilakukan di pagi hari. Terkadang, di sore hari saat belum mengonsumsi makanan apapun, kita juga bisa mengonsumsinya saat perut belum diisi makanan.

Sebenarnya, apakah tindakan ini berbahaya bagi kesehatan?

Pakar kesehatan menyebut kopi bisa membantu tubuh menjadi lebih bugar. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam meningkatkan suasana hati, fungsi otak, dan bisa membantu menurunkan berat badan.

Rutin mengonsumsinya bahkan disebut-sebut bisa menurunkan risiko terkena diabetes, penyakit jantung, dan alzheimer. Hanya saja, jika dikonsumsi saat perut masih kosong, bisa jadi akan menyebabkan efek buruk bagi kesehatan, khususnya bagi saluran pencernaan.

Apapun jenis kopinya, baik itu kopi berkafein atau kopi decaf, mengonsumsinya saat perut masih dalam kondisi kosong akan mempengaruhi produksi asam di dalam lambung dengan signifikan.

Pakar kesehatan dr. Jamie Long menyebut hal ini bisa meningkatkan risiko terkena masalah asam lambung tinggi atau heartburn dan gangguan penyerapan nutrisi. Bahkan, risiko terkena ulkus lambung atau luka pada dinding bagian dalam lambung akan semakin meningkat.

Pakar kesehatan lainnya, dr. Nicola Djordjevic juga menyebut kebiasaan mengonsumsi kopi saat perut masih dalam kondisi kosong juga bisa meningkatkan risiko terkena stres pada fisik atau mental.

“Jika dikonsumsi saat perut berada dalam kondisi kosong, akan membuat kadar hormon kortisol meningkat drastis. Hal ini akan membuat risiko terkena stres akan semakin meningkat.

Dampaknya tak hanya buruk bagi kesehatan mental, namun juga bisa menyebabkan gangguan respons sistem imun dan sistem metabolisme tubuh,” terangnya.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang kita mengonsumsi kopi saat perut setidaknya sudah terisi makanan atau cemilan sehingga kita bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari makanan ini dengan maksimal.

Pakar kesehatan menyebut ada berbagai hal lain yang harus kita perhatikan agar kegiatan minum kopi bisa memberikan manfaat kesehatan.

Ada  berbagai tips sehat minum kopi tersebut.

Di Indonesia, kopi biasanya disajikan dengan gula sehingga memiliki rasa yang manis. Masalahnya adalah keberadaan gula ini bisa memberikan dampak kesehatan yang kurang baik.

Jika kita sering mengonsumsinya, bisa jadi risiko terkena kegemukan atau diabetes akan semakin meningkat.

Kopi sachetan juga cenderung sudah diberi tambahan gula atau pemanis buatan sehingga rasanya lebih manis. Sering mengonsumsinya juga bisa memberikan dampak yang sama. Karena alasan inilah sebaiknya kita mengonsumsi kopi hitam tanpa tambahan gula.

Pastikan bahwa minuman yang kita pakai untuk membuat kopi atau minuman lainnya adalah yang sudah direbus hingga benar-benar matang.

Selain itu, pastikan juga bahwa sumber air ini berkualitas baik, bukannya yang berasal dari sumber air yang kotor atau terkontaminasi.

Meski bisa memberikan banyak manfaat kesehatan, pakar kesehatan menyarankan kita untuk membatasi asupan kopi sekitar satu atau dua cangkir saja dalam sehari demi mencegah efek samping layaknya kecemasan, jantung berdebar-debar, hingga susah tidur.

Kayu manis tak hanya bisa menggantikan pemanis seperti gula. Dalam realitanya, bahan ini bisa membantu mengendalikan kadar gula darah dan membuat manfaat kopi semakin meningkat.

Demi mencegah masalah susah tidur, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tak lagi mengonsumsinya setelah pukul 14.00 siang.

Tags : slide