close
Nuga Life

Perbanyak Si Aglonema

Apakah Anda penyuka tanaman hias si aglaonema?

Kalau jawabannya iya, pastikan dulu tidak ada keribetan dalam pikiran Anda. Sebab untuk memperbanyak aglaonema itu mudah dan cara praktis.

Bisa dilakukan tanpa melongok pada akar sekaligus bisa dengan cara stek.

Menanam aglaonema tanpa akar bisa  dilakukan  dengan memotong ujungnya untuk ditanam kembali sebagai tanaman yang baru.

Disini sering muncul pertanyaan  apakah dengan menanamnya tanpa akar tanaman tidak layu atau mati?

Jawabannya nggaklah, kalau Anda bisa melakukannya dengan benar

Cara menanam aglaonema tanpa akar  cukup mudah, bahkan dapat dilakukan siapa saja dan tidak membutuhkan persyaratan yang rumit

Namun begitu dibutuhkan sedikit  ketelatenan agar proses penanaman ini berhasil.

Langkah pertama yang Anda lakukan adalah dengfan menyiapkan bahan dan peralatan seperti pasir malang sebagai media tanam, betadine, pot ukuran kecil, pisau, vloral foam dan vitamin B1

Lantas, setelah itu  potong ujung tanaman aglaonema yang akan ditanam, potongan minimal memiliki empat  helai daun

Ingat ya, pemotongan harus dilakukan di bawah ruas daun yang keempat.

Setelah dipotong keringkan getahnya menggunakan tisu.

Setelah kering oleskan betadine pada potongan tersebut secukupnya dan biarkan hingga meresap dan kering.

Sembari menunggu kering, potong floral foam berbentuk dadu menyesuaikan dengan ukuran batang aglaonema kemudian rendam dalam larutan vitamin B1.

Setelah kering, tancapkan potongan batang aglaonema pada potongan floral foam sedalam dua hingga tiga centimeter

Ingat lagi,  cara menancapkannya harus sekali jadi jangan diulang-ulang.

Siapkan media tanamnya yaitu berupa pasir malang dan masukkan ke dalam pot yang telah disiapkan. Tanam batang aglaonema beserta floral foamnya pada media tanam tersebut hingga erat tertanam dan tidak mudah goyah.

Letakkan pot tersebut di atas wadah yang digenangi air, dengan posisi dasar pot terendam air pada sepertiga bagian tinggi pot.

Jika cara tersebut diatas dilakukan dengan benar biasanya akar akan tumbuh setelah dua puluh hari dari penanaman. Akar tumbuh dan tampak setelah menembus floral foam. Dan selama proses penanaman ini tidak ada daun yang layu apalagi rontok.

Tanaman aglaonema dari pemotongan pucuk dapat ditanam pada media tanam pada umumnya setelah berusia satu bulan sejak penanaman.

Selain itu Anda juga bisa memperbanyak  si aglaonema secara vegetatif  lewat  metode stek.

Stek atau stek batang adalah metode perbanyakan tanaman dengan menanam potongan batang tanaman induk sehingga akan tumbuh menjadi tanaman yang baru.

Metode stek ini dipilih karena cukup mudah untuk dilakukan dan lebih hemat dalam menggunakan bahan dari tanaman induk. Selain itu keuntungan dari stek adalah tanaman yang baru akan memiliki sifat yang sama dengan sifat induknya.

Stek pada tanaman aglaonema ini biasanya dilakukan pada tanaman yang telah tua dan memiliki batang tinggi dan tidak kunjung memiliki tunas-tunas anakan yang baru, karena semakin lama tumbuh, tanaman aglaonema akan semakin tinggi dan memiliki batang yang panjang sehingga penampilannya menjadi kurang indah.

Dan jika dibiarkan akan bertambah semakin tinggi dan rentan patah.

Untuk mengatasi hal ini adalah dengan melakukan stek batang yaitu dengan memotong tanaman menjadi beberapa bagian dan menanamnya kembali agar menjadi tanaman-tanaman yang baru.

Proses penyetekan ini cukup mudah dilakukan sehingga resiko kegagalan dalam perlakuan ini sangat kecil.

Untuk lebih jelasnya simak petunjuk ini.

Siapkan alat dan bahan seperti tanaman aglaonema dengan kriteria seperti yang telah disebutkan sebelumnya, fungisida atau obat anti jamur, obat stek berupa Root Up. Root up merupakan hormon perangsang akar pada perbanyakan cangkok atau stek

Root up mengandung fungisida untuk mencegah jamur, infeksi dan berbagai penyakit di bagian yang terluka / terkena sayatan. Root Up berbentuk tepung bubuk putih, mengandung auksin yang merupakan zat pengatur tumbuh .

Selain itu siapkan pula media tanam stek, wadah media tanam berupa baki, polybag atau wadah sejenis lainnya, pisau untuk memotong dan air

Persiapan stek batang ini bisa dilakukan dengan memotong tanaman aglaonema menjadi beberapa bagian, dengan panjang dari masing-masing potongan adalah tiga hingga empat centimeter.

Yang perlu diperhatikan dalam pemotongan ini adalah posisi potongan tersebut adalah diantara ruas-ruasnya, tujuannya agar tidak memotong calon-calon mata tunas dan akar.

Oleskan fungisida pada setiap potongan batang stek, kemudian kering anginkan.

Setelah fungisida kering, oleskan ZPT yaitu Root Up. Campur obat stek root up,  dengan sedikit air, aduk hingga menjadi pasta dan oleskan pada setiap potongan, diamkan hingga mengering. 

Sembari menunggu keringnya batang stek, terlebih dahulu siapkan media tanam.

Media tanam stek ini sama dengan media tanam aglaonema pada umumnya dengan ditambahkan sedikit cocopeat.

Fungsi cocopeat ini adalah agar kelembaban media tanam tetap terjaga dengan baik, karena cocopeat ini dikenal mampu menyimpan air dalam waktu lama, mengingat selama proses stek  tidak dilakukan penyiraman.

Kemudian masukkan media tanam tersebut ke dalam wadah yang telah disiapkan, yaitu berupa baki, polybag atau wadah sejenis lainnya, siram hingga media basah merata menggunakan air yang telah ditambahkan sedikit fungisida.

Setelah kering, tanam batang stek pada media tersebut dengan posisi horizontal atau dibaringkan, usahakan batang stek masih terlihat, jangan ditanam semua untuk menghindari batang stek membusuk.

Sungkup stek menggunakan plastik transparan, ikat bagian bawah sungkup dengan wadah menggunakan tali. Sungkup ini dapat dibuka 1 minggu sekali untuk pengontrolan saja. Tujuan penyungkupan ini adalah untuk menjaga kelembaban media tanam stek.

Letakkan pada tempat yang teduh tidak terkena sinar matahari dan hujan secara langsung.

Stek batang tanaman manggis biasanya akan tumbuh tunas-tunas baru setelah 3 minggu sejak penanaman batang stek.

Tags : slide