close
Nuga Bola

Ibrahimovic Kalah “Subur” Pada Laga MILS

Zlatan Ibrahimovic masih memiliki kata-kata kendati tidak berstatus sebagai pencetak gol terbanyak di Major League Soccer usai tertinggal dari Carlos Vela.

Untuk sementara, Ibra baru mencetak  tiga belas gol dan berada di peringkat ketiga daftar pemain tersubur. Sementara Vela memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan sembilan belas gol, diikuti Josef Martinez dengan tiga belas gol.

Kalah produktif, Ibra tetap merasa unggul ketimbang Vela karena merasa memiliki pengalaman yang jauh lebih hebat ketimbang mantan pemain Arsenal tersebut.

“Sejauh ini, itu karena dia berada di masa terbaiknya. ,” ucap Ibra dikutip dari ESPN.

Ibra dan Vela akan bertemu dalam laga antara LA Galaxy melawan Los Angeles FC. Laga derby tersebut mengingatkan pemain asal Swedia itu ketika masih berada di Eropa.

“Atmosfer [derby] membuat saya merasa hidup. Semoga ada atmosfer bagus di laga ini. Derby memberi Anda energi tambahan dan adrenalin,” kata pemain yang mengawali karier profesional di Malmo.

“Derbie paling bergengsi yang pernah saya ikuti adalah El Clasico [Real Madrid vs Barcelona]. Sedangkan yang paling intens adalah di Italia, antara Milan dan Inter,” terang Ibra.

Galaxy adalah klub kesembilan yang dibela Ibra setelah pindah dari Manchester United

“Saya memilih datang ke sini karena saya pernah berkata suatu hari saya akan bermain di Amerika dan saya akan menunjukkan kepada mereka caranya bermain.”

“Sayang saya mengalami cedera dan itu menghambat saya dan proses saya datang ke sini. Tetapi pada akhirnya saya datang. Dan saya merasa baik. Saya merasa masih dapat tampil. Itulah hal yang paling penting,” ujar Ibra

Untuk sementara pada musim ini Ibra dan Galaxy berada di peringkat ketiga wilayah barat dan masih memburu tiket playoff.

Sebelumnya Zlatan Ibrahimovic, dihukum larangan tampil dua laga karena mencekik leher kiper New York City, Sean Johnson, dalam laga lanjutan Major League Soccer di StubHub Tennis Center

Dilansir ESPN, Ibrahimovic bakal absen membela LA Galaxy pada laga kandang melawan Colorado Rapids, dan pertandingan tandang ke markas Orlando City

Aksi tak terpuji itu dilakukan Ibrahimovic saat LA Galaxy tertingga  dari New York City. Ibrahimovic mencekik leher Johnson tak lama usai Galaxy gagal mencetak gol dari peluang yang didapat jelang akhir laga.

Johnson berbenturan dengan Ibrahimovic di kotak penalti lawan setelah pemain LA Galaxy, Chris Pontius, gagal mencetak gol. Mantan penyerang Manchester United itu tiba-tiba mencekik leher Johnson sampai keduanya sama-sama terjatuh. Wasit hanya memberikan kartu kuning untuk Ibrahimovic.

Sikap tak terpuji Ibrahimovic itu bukan pertama kali terjadi di pentas MLS. Penyerang asal Swedia sebelumnya pernah kena hukuman denda karena terbukti melakukan diving saat LA Galaxy kalah dari Columbus Crew

Ibrahimovic juga disebut melakukan ancaman verbal kepada bek Real Salt Lake, Nedum Onuoha, 29 April lalu. Ibrahimovic mengancam bakal menyakiti Onouha yang membuat sang pemain tidak menerima permintaan maaf pemain berusia 37 tahun tersebut.

Sementara itu bek Real Salt Lake Nedum Onuoha menyatakan Zlatan Ibrahimovic benar-benar tidak menghormati lawan, berbeda halnya dengan Cristiano Ronaldo yang juga punya sifat meledak-ledak di lapangan.

Onuoha terlibat konfrontasi dengan Ibrahimovic dalam laga MLS. Ibrahimovic yang mendatangi ruang ganti Real Salt Lake untuk meminta maaf ditolak oleh Onuoha.

Onuoha yang pernah membela Manchester City ini merasa sakit hati dan menilai perilaku Ibrahimovic sudah tak lagi menghormati lawan.

Onuoha bahkan membandingkan Ibrahimovic dengan Ronaldo yang juga sangat agresif di lapangan.

“Saya rasa permintaan maaf itu palsu. Dia masih berpikir bahwa dia lebih baik dari saya sebagai manusia dan saya tak punya waktu untuk orang macam itu.”

“Ketika saya bermain menghadapi Cristiano Ronaldo saat ia berusia lebih muda, dia sedikit temperamental. Namun itu murni karena gairahnya untuk menang, bukan lantaran ia ingin meremehkan dan merendahkan lawan, sebuah hal yang dilakukan orang itu [Ibrahimovic],” ucap Onuoha dikutip dari Express.

Onuoha lalu menceritakan dengan jelas detail yang terjadi saat Ibrahimovic dan dirinya terlibat pertikaian.

“Dia melanggar saya, kemudian mencekik leher saya dan mendorong saya ke lapangan. Saya terjatuh dengan tangan menopang tubuh dan berpikir ‘apa yang terjadi’ sambil melihat ke arahnya.”

“Setelah itu, dia semakin marah dan sampai akhirnya ia benar-benar semakin mengancam sehingga saya melawan dengan mulai mempertahankan diri sambil berkata ‘apa yang kamu pikir akan kamu lakukan?’,” tutur Onuoha.

Hal itu ternyata tidak menghentikan aksi Ibrahimovic. Setelah Ibrahimovic mendapatkan kartu kuning, pemain asal Swedia itu justru mengeluarkan ancaman-ancaman pada Onuoha.

“Setelah itu makin timbul rasa permusuhan. Sepuluh menit kemudian, dia memukul saya di bagian atas kepala. Saya melihat wasit dan berkata ‘apa yang terjadi?

“Sebagai pemain, entah orang menyukai saya atau tidak, saya bukan pemain kotor. Saya akan selalu bermain dengan kekuatan fisik dan bersaing, namun tidak pernah ada rasa dengki dalam hal itu,” tutur Onuoha.

Tags : slide