close
Nuga Bola

Guardiola Berang City Dilecehkan Pengamat

Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengingat para pengamat sepakbola Liga Inggris agar j angan buru-buru coret Manchester City dari perburuan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini.

Pernyataan ini disampai Pep Guardiola setelah timnya kembali menuai hasil kurang memuaskan setelah ditahan imbang Leeds United

Bentrokan akhir pekan ini di Elland Road jadi salah satu yang dinanti-nantikan banyak orang, sebab menghadirkan mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich kontra Marcelo Bielsa, sosok yang disanjung habis oleh pria Spanyol itu karena telah memberinya pengaruh dalam gaya manajemennya.

Ini merupakan pertama kalinya Guardiola dan Bielsa berjumpa di lapangan sejak masing-masing menukangi Barcelona dan Athletic Bilbao sedekade lalu.

Pertandingan ini berjalan benar-benar menarik, dengan Leeds dan City bermain lepas. Kendati hanya bermain imbang,  tercatat total 35 tembakan ke gawang dengan sang tuan rumah pada akhirnya mencetak gol.

Raheem Sterling mengemas gol lebih dulu bagi tim tamu untuk membuat skuad Pep dalam posisi meyakinkan, tapi Leeds bangkit di paruh kedua setelah Rodrigo mencetak gol pertama bagi klub barunya ini menyusul error yang dibuat Ederson.

Hasil imbang yang dipetik City berarti mereka hanya meraih satu kemenangan dalam tiga game di liga edisi ini sejauh ini setelah mereka dihajar Leicester  City pekan lalu.

Meski begitu, Guardiola menegaskan pihaknya tidak dalam kondisi panik.

“Saya tahu situasi yang kami hadapi, saya tahu apa yang kami dapatkan dari musim ini. Sebagai manajer, saya puas dengan apa yang tim lakukan sejauh ini,” ujar sang manajer kepada reporter selepas pertandingan.

“Setelah tiga pertandingan, saya tidak akan mulai memikirkan apakah tim akan memenangkan gelar liga atau mereka akan mengambil banyak keuntungan. Demikian apa adanya,” sambungnya.

“Saya tahu ketika kami menyelesaikan yang terakhir, saya tahu ketika kami kembali di musim ini dengan para pemain yang kami miliki. Sebagai manajer, saya puas atas apa yang dilakukan tim sejauh ini,” jelasnya.

“Kami harus mengatasi beberapa hal, kami masih sedikit menjauh dari yang terbaik yang bisa kami lakukan. Sayangnya, kami kehilangan lima poin,” kata Pep lagi.

Di kesempatan itu, Guardiola memberikan sanjungan pada lawan City itu, yang telah merebut tujuh poin dari empat pertandingan awal, yang menjadikan mereka menghuni lima besar Sabtu lalu.

“Ini adalah pertandingan yang menghibur, pertandingan yang bagus. Ini adalah dua tim yang mencoba untuk menang dari menit pertama hingga 90 menit. Kami punya deretan momen bagus, 30 menit pertama. Akan tetapi [kami harusnya] membuat marjin lebih besar dibanding hasil akhir ini,” lanjut Pep.

“Mereka menggebrak Championship musim lalu dan telah bekerja dengan luar biasa sejauh ini. Tapi dalam sepuluh menit, kami berada di sana dan berusaha untuk menang. Ini adalah laga yang hebat,” tandas pria Spanyol itu.

Sebelumnya Pep  menuduh otoritas sepakbola tidak cukup peduli dengan kesejahteraan para pemain, lantaran timnya menghadapi jadwal padat di tengah pandemi tanpa beberapa pemain senior karena cedera dan sakit.

Manchester City, yang mencapai perempatfinal Liga Champions musim lalu

Mendapatkan dispensasi waktu libur sedikit lebih lama, Manchester City  tampil pada pekan kedua di mana mereka menundukkan tuan rumah Wolves.

Manchester City menatap laga-[aganya  dengan segudang masalah. Sederet pemain bakal absen

Solusinya, Guardiola pun harus mengangkut beberapa youngster dari tim reserves maupun tim akademi Manchester City untuk masuk matchday squad.

“Kenyataannya adalah apa adanya. Bukan hanya Manchester City, itu terjadi di semua klub dan negara. Tidak ada yang peduli dengan para pemain. Semuanya  telah mempertahankan bisnis dan posisi mereka sendiri,” keluh Guardiola seperti dikutip Reuters.

“Para pemain menjalani pramusim selama dua pekan dan sekarang mereka harus bermain setiap tiga hari selama 11 bulan,” sambung eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.

“Saya mengerti ini adalah situasi yang luar biasa untuk semua orang – restoran, teater, bioskop, museum. Setiap orang sedang berjuang, tapi ini tetap saja sulit. Apapun, kami harus percaya pada apa yang kami lakukan, mencoba dan memainkan pertandingan yang bagus,” celoteh Guardiola.