close
Nuga Bola

City Tak Mau Sesumbar Juarai Liga Primer

Meski Manchester City telah melaju kencang dan berada di puncak klasemen Premier League dengan torehan empat puluh enam poin dan belum tentu bisa dikejar tim lain, namun skuat asuhan Pep Guardiola belum mau sesumbar untuk memenangkan gelar.

Menurut gelandang ManCity, Ilkay Guendogan timnya masih memiliki perjalanan panjang dan banyak rintangan dalam laga-laga selanjutnya.

“Kami belum memenangkan apapun. Kami bahkan belum setengah jalan sepanjang musim,” ujar Guendogan dilansir soccerway, Rabu.

“Ada lebih banyak permainan untuk dimainkan dan lebih banyak poin untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal,” tambahnya.

Pemain asal Jerman itu menuturkan, meski ManCity telah memainkan musim yang sangat bagus di semua kompetisi, skuatnya bertekad akan lebih baik di Premier League maupun babak Enam Belas Besar Liga Champions.

“Kami tahu bahwa kami berada dalam kondisi yang baik dan sampai hari ini, kami telah memainkan musim yang sangat bagus di semua kompetisi. Semoga ke depannya terus begitu,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Guardiola, mengungkapkan bila timnya butuh kekalahan.

Ia merujuk pada  kekalahan timnya  dari Shakhtar Donestsk.

“Bagus bagi The Citizens dan beberapa pihak lainnya, tutur Guardiola.

Sebelumnya di laga Enam Belas Besar Liga Champions City yang bertandang ke Stadion Metalis dalam laga terakhir penyisihan Grup F Liga Champions, ManCity menelan kekalahan.

Pemuncak klasemen Premier League itu tumbang dengan skor satu gol berbanding dua gol.

Ini menjadi kekalahan pertama bagi ManCity di musim ini pada semua kompetisi. Namun, Guardiola menilai kekalahan ini sebagai hal yang cukup positif bagi pasukannya dan media.

“Tak pernah menyenangkan untuk mengalami kekalahan. Tapi kami sudah sering mengatakannya bahwa kami tak bisa menang terus-terusan, kami pasti akan kalah. Hari ini adalah yang pertama,” ujar Guardiola, dilansir Sky Sports.

“Kami perlu kalah di sebuah pertandingan. Ini akan bagus untuk klub, untuk kami semua dan media. Orang-orang mengatakan terlalu banyak hal saat anda banyak menang dan anda bisa melupakan itu sekarang,” tambahnya.

Dalam laga tersebut, manajer asal Spanyol tersebut memang melakukan banyak rotasi. Sebab, ManCity juga sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup.

“Kami melihat banyak hal bagus tapi kami membuat kesalahan-kesalahan dan kami akan memperbaikinya. Sepakbola adalah tentang bagaimana anda bangkit di momen-momen buruk untuk tetap stabil,” katanya.

Berita lainnya dari City datang dari Jose Mourinho yang menyerah tanggapi opini Guardiola.

Jose Mourinho, yang biasanya gemar melakukan perang kata-kata melalui media nampaknya memilih menyerah. Dia menegaskan takkan mengomentari ucapan Guardiola.

“Konferensi pers kali ini adalah soal pertandingan melawan Bournemouth, bukan usai laga melawan ManCity,” kata Mourinho, dikutip dari The Sun.

Dia mengatakan, “Saya di sini bukan untuk mengomentari ucapannya Guardiola,” imbuh pria asal Portugal tersebut.

Mourinho punya alasan memilih kalem menghadapi masalah ini. Dia mengakui, mungkin ManCity punya cara tersendiri dalam merayakan kemenangan.

“Satu hal yang bisa saya katakan ini adalah soal keragaman. Keragaman dalam berpikir, keragaman dalan pendidikan. Hanya itu, tidak ada yang lain,” ujar Mourinho.