Harga Emas Makin Terpuruk

Penulis: Darmansyah

Senin, 16 September 2013 | 10:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas global yang terangkat lewat isu serangan Amerika Serikat terhadap Suriah, hari Senin, 16 September 2013, terhempas ketitik terendah selama dua bulan terakhir, setelah Washington mencapai kata sepakat dengan Rusia untuk melucuti senjata kimia Damaskus yang menyebabkan pula jatuhnya harga minya global.

Imbas dari melorotnya harga emas dunia itu dirasakan pula dalam perdagangan domestik seperti yang dialami penjualan emas di PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. Dalam pembukaan sesi pagi Senin, harga jual emas Antam kembali mengalami penurunan harga.

Pada perdagangan hari ini, kilau emas perusahaan pelat merah ini kembali pudar, setelah di akhir pekan lalu, Jumat, 13 September 2013, , harga emas sempat turun Rp 13.000 per gram menjadi Rp 539.000 untuk setiap gramnya. Pada perdagangan hari ini, harga emas kembali merosot sebesar Rp 7.000 per gram, sehingga untuk satu gram emas yang dijual Antam dihargai dengan menjadi Rp 532.000.

Mengutip situs Logammulia.com, Senin , harga beli kembali yang dikenal dengan istilah buy back emas produksi perusahaan milik negara ini dipatok di harga Rp 473.000 per gram.

Di pasar global harga emas makin terpuruk. Penyebabnya, selain gagalnya serangan AS ke Suriah juga dipengaruhi oleh data pengangguran Amerika. Harga emas masih terlihat berpotensi tertekan kembali meski sinyal jenuh jual telah terlihat di pasar.

“Tekanan turun selanjutnya berpotensi membawa harga mendekati support USD1304 per ounce hari ini. Sementara tren naik ke area USD1360 per ounce, harus menunggu konfirmasi penembusan resisten USD1344 per ounce,” kata Head Research and Analyst Monex, Ariston Tjendra dalam risetnya.

Menurutnya, harga emas terpuruk setelah data klaim tunjangan pengangguran AS membaik menjadi di bawah 300 ribu klaim. Selain itu ada kemungkinan defisit neraca anggaran Amerika Serikat tahun ini mengecil di bawah USD1 triliun atau di bawah 6,6 persen dari GDP AS.

“Mendekati hasil rapat kebijakan moneter AS tanggal 19 September 2013 dinihari, data-data ekonomi AS menjadi fokus pelaku pasar dimana data yang bagus memperbesar kemungkinan tapering yang menguatkan dolar AS,” jelasnya.

Ariston menambahkan, pada perdagangan hari ini, beberapa data penjualan ritel dan indeks harga produsen AS akan menjadi fokus pasar dalam menentukan pergerakan harga emas, hal tersebut dikarenakan data ekonomi AS yang bagus bisa kembali menekan harga emas

Sementara itu dalam penjualan emas di Antam, untuk emas ukuran berat dua gram dibanderol Rp 1.024.000 atau Rp 512.000 per gram. Emas ukuran 2,5 gram dijual Rp 1.270.000 per bar, dengan harga per gram Rp 508.000. Emas 3 gram dihargai Rp 1.518.000 per bar, dengan harga per gram Rp 506.000.

Emas ukuran 4 gram dijual Rp 2.012.000 per bar, dengan harga per gram Rp 503.000. Emas 5 gram dibanderol Rp2.515.000 per bar atau Rp503.000 per gram. Emas 10 gram dijual Rp 4.980.000 juta per bar atau Rp 498.000 per gram.

Emas 25 gram dijual Rp 12.375.000 atau Rp495.000 per gram. Emas 50 gram Rp24.700.000 per bar atau Rp 494.000 per gram. Sementara emas ukuran 100 gram dibanderol Rp 49.350.000 per bar atau Rp 493.500 per gram.

Komentar