Emas Antam Naik Rp 2.000 Per Gram

Penulis: Darmansyah

Jumat, 6 Juni 2014 | 09:55 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah Kamis, 05 Juni 2014, kemarin, harga jual emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, mengalami stagnan pada posisi Rp 528.000 per gram, hari ini, Jumat, 06 Juni 2014, akibat dampak dari gairah pasar komoditi logam mulia dunia, emas Antam mengalami kenaikan Rp 2.000 per gram.

Kenaikan harga ini mengembalikan harga emas pada batas harga “psikologis”nya, Rp 530.000 per gram. Dengan harga ini emas batangan milik Antam kembali menjadi pusat perhatian para investor.

Kenaikan harga ini juga mempengaruhi harga pembelian kembali atau dikenal dengan istilah “buyback” logam mulia Antam.

Seperti dikutip “nuga.co” dari situs resmi Logam Mulia Antam, Jumat pagi, harga emas Antam tercatat Rp 530.000 per gram. Naik dibandingkan hari sebelumnya yaitu Rp 528.000 per gram.

Sementara harga “buyback” emas Logam Mulia Antam juga naik dari Rp 468.000 per gram menjadi Rp 470.000 per gram.

Dengan kenaikan ini maka terjadi perubahaan harga disemua pecahan emas yang di jual Antam. Untuk penjualan emas dengan 500 gram Antam menjualnya pada harga Rp 245.300.000, 250 gram Rp 122.750.000, 100 gram Rp 49.150.000, 50 gram Rp 24.600.000 dan 25 gram Rp 12.325.000.

Untuk pecahan yang lebih kecil, seperti 10 gram Antam menetapkan harga Rp 4.960.000, 5 gram Rp 2.505.000, 4 gram Rp 2.004.000, 3 gram Rp 1.512.000, 2,5 gram Rp 1.265.000, 2 gram Rp 1.020.000 dan 1 gram Rp 530.000.

Dalam perdagangan di tingkat global, emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mencatat kenaikan harian terbesar sejak 14 Mei pada Jumat pagi WIB, karena Bank Sentral Eropa memangkas suku bunganya dan merilis sejumlah langkah-langkah pelonggaran.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 9 dollar AS atau 0,72 persen, menjadi ditutup pada 1.253,3 dollar AS per ounce.

Presiden ECB Mario Draghi mengatakan, setelah pertemuan kebijakan bahwa ECB memutuskan untuk menurunkan suku bunga pinjaman utamanya dari 0,25 persen menjadi 0,15 persen, tingkat terendah baru, dan memangkas suku bunga deposito bank dengan suku bunga overnight bank sentral menjadi negatif 0,1 persen.

Draghi juga mengumumkan langkah-langkah pelonggaran lagi untuk mendorong penyaluran pinjaman. Setelah pengumuman Draghi, euro mulai tersandung terhadap dollar, dan sebagai akibatnya emas naik.

Analis pasar percaya bahwa langkah-langkah pelonggaran ECB kondusif untuk emas dalam jangka panjang, karena meningkatnya pasokan mata uang akan menaikkan nilai relatif emas.

Namun demikian, analis lain memiliki pandangan yang berbeda. Analis Societe Generale mengatakan pada Kamis bahwa harga spot emas kemungkinan akan bergerak di bawah 1.200 dollar AS per ounce pada 2015, di bawah 1.000 dollar AS per ounce pada 2016, dan selanjutnya menuju ke rata-rata 825 dollar AS antara 2017 hingga 2019 karena prospek kenaikan suku bunga AS.

Sementara perak untuk pengiriman Juli naik 29,1 sen atau 1,55 persen, menjadi ditutup pada 19,083 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 11,2 dollar AS atau 0,78 persen, menjadi berakhir pada 1.445,1 dollar AS per ounce.

Komentar