Instagram Kini Bisa Tayangan Langsung

Penulis: Darmansyah

Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:33 WIB

Dibaca: 0 kali

“Android authority,” sebuah laman terkenal teknologi informasi, Kamis, 18 Agustus 2016, menurunkan tulisan heboh dengan mengungkapkan bahwa Instagram kini sudah bisa membuat tayangan langsung.

“Ini sebuah tren  terbaru,” tulis “android authority.”.

Dan Instagram datang dengan sebuah terobosan untuk menjawab  keresahan penggunanya  lewat fitur teranyar yang dinamai “Event Channels.”

Fitur itu memungkinkan pengguna menyaksikan dan manyiarkan langsung sebuah konser, pertandingan olahraga, atau acara-acara lainnya via Instagram.

“Saluran ini mengoleksi video terbaik dari berbagai konser dan acara olahraga, sehingga Anda merasa seperti sedang menonton langsung di barisan depan,” kata perwakilan Instagram.

Kemampuan tersebut lebih kurang sama dengan yang dimiliki YouTube, Facebook Live, maupun Periscope.

Dengan terobosan baru ini Instagram bergabung ke tren baru.

Sebelumnya, Instagram sudah menggencarkan fitur videonya lewat “Explore”.

Di fitur itu, pengguna bisa melihat video-video yang diunggah orang lain dan sesuai ketertarikan. Event Channels sendiri sjatinya mirip Explore, hanya saja ditonton secara langsung melalui mekanisme live streaming.

“Seperti Explore, saluran baru ini juga terpersonalisasi. Acara siaran langsung yang dimunculkan akan sesuai minat Anda,” perwakilan Instagram menuturkan.

Untuk sementara fitur ini hanya bisa dinikmati pengguna Instagram di AS. Instagram berjanji akan segera memboyong Event Channels ke pasar yang lebih luas.

Postingan di Instagram kini bisa dijadwalkan.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan aplikasi Buffer yang selama ini memang dikenal untuk penjadwalan konten media sosial.

Sebelumnya, penjadwalan via Buffer hanya bisa dilakukan untuk konten Facebook, Twitter, LinkedIn, dan Pinterest.

Dukungan teranyar untuk Instagram diharapkan mampu memudahkan akun-akun brand dalam hal pemasaran dan promosi via media sosial.

Sama halnya di Twitter atau Facebook, penjadwalan di Instagram bisa dilakukan langsung dari dashboard Buffer, sebagaimana dilaporkan TheNextWeb

Pertama-tama, Anda harus mengunduh aplikasi Buffer via Google Play Store atau Apple App Store.

Akses penjadwalan juga bisa dilakukan via desktop dengan mengunjungi situs Buffer.

Setelah mendaftar atau sign up, Anda cukup memasukkan akun Instagram agar tersinkronisasi dengan Buffer.

Selanjutnya, Anda sudah bisa menjadwalkan beberapa konten sekaligus sesuai jam yang diinginkan.

Mekanisme ini lebih efisien dan mampu meningkatkan produktivitas.

Pada pagi hari, Anda bisa menjadwalkan semua konten Instagram untuk seharian penuh. Sehabis itu, Anda bisa bersantai atau mengerjakan hal lain.

Jika tiba waktunya, Buffer akan mengirim notifikasi untuk mengingatkan bahwa konten segera terunggah ke Instagram. Notifikasi itu menunjukkan pratinjau alias preview suatu konten.

Anda bisa pula memanfaatkan fitur analitik untuk mendapat informasi penting terkait performa akun. Misalnya saja, Anda bisa mengetahui konten mana yang paling populer berdasarkan banyaknya like, komentar, atau impresi.

Buffer sendiri merupakan aplikasi freemium alias gratis tapi memiliki fitur-fitur berbayar di dalamnya. Bagi yang menikmati cuma-cuma, Buffer hanya bisa disinkronisasi ke satu akun.

Sementara itu, bagi yang memilih opsi berbayar, Buffer bisa dihubungkan ke beberapa akun sekaligus. Fungsi ini akan sangat berguna bagi admin media sosial untuk beberapa brand.

Kabar terbaru lainnya yang datang dariInstagram adalah keinginannya  memberantas praktik cyberbully itu melalui fitur yang sedang digodoknya.

Fitur teranyar tersebut memungkinkan pengguna untuk memilah kata-kata seperti apa yang tak diindahkan pada kolom komentar.

Fungsinya kurang lebih seperti filter atau penyaring kata

Misalnya pengguna A tak menyukai kata “cantik” lalu pengguna B memakai kata itu saat mengomentari postingan A, maka komentar B tak akan muncul dan tak akan dilihat A.

Lebih lanjut, menurut perwakilan Instagram, pengguna juga nantinya bisa mematikan fungsi kolom komentar alias turn off comments.

Kemampuan itu sudah lebih dulu tersedia pada platform berbagi video YouTube.

Pengguna ber-followers jutaan alias “selebgram” bisa memanfaatkan fitur tersebut jika merasa tak nyaman dengan komentar-komentar maya yang tak henti berdatangan.

Intinya, fitur Instagram ini dirancang untuk memberikan kontrol yang lebih besar bagi para pengguna akun agar tak perlu meresap komentar-komentar ofensif di ranah maya.

“Tujuan kami adalah membuat Instagram sebagai platform yang seru, ramah, dan paling penting aman bagi siapa saja untuk berekspresi,” kata Head of Public Policy Instagram, Nicky Jackson Colaco.

Rumornya, fitur ini terinspirasi dari insiden perseteruan Taylor Swift dengan Kim Kardashian dan Kanye West yang ramai dibicarakan pekan lalu. Instagram enggan mengomentari desas-desus itu.

“Kami selalu ingin meningkatkan pengalaman bagi para pengguna kami,” hanya itu yang dikatakan Colaco.

Belum jelas kapan Instagram bakal resmi meluncurkan fitur ini untuk umum.

Menurut layanan berbagi foto tersebut, akun para figur publik bakal lebih dulu bisa menikmati kemampuan filter komentar, baru disusul pengguna lainnya.

Komentar