Februari, Browsing Chrome Lebih Nyaman

Penulis: Darmansyah

Jumat, 22 Desember 2017 | 08:43 WIB

Dibaca: 2 kali

Google kembali membawa kabar baik.

Aplikasi ini dikabarkan  bakal memblokir iklan-iklan mengganggu dalam browser Chrome di versi desktop maupun mobile.

Dan mereka berjanji mulai pertengahan Februari tahun depan  akan membasmi iklan-iklan yang masuk dalam kategori mengganggu.

Iklan yang masuk dalam kategori mengganggu seperti iklan yang memutar video dan suara secara otomatis, iklan yang memenuhi layar dan tak kunjung hilang, serta iklan mobile animasi dan flash.

Google Chrome memberikan tenggat waktu selama tiga puluh hari bagi para pemililk situs dan pengiklan sebelum diblokir oleh Chrome.

Jika situs diblokir, pemilik situs atau pengiklan bisa meminta Google untuk meninjau ulang, apakah iklan yang mengganggu sudah dibenahi atau belum, seperti ditulis  Android Authority, hari ini, Jumat, 22 Desember.

Tidak semua iklan akan dihapus Chrome.

Hanya iklan-iklan yang dianggap mengganggu kenyamanan pengunjung situs sesuai dengan standar yang dibuat Koalisi untuk Iklan yang lebih baik .

Koalisi ini beranggotakan kelompok pengiklan digital dunia, dan biro iklan interaktif

Mereka memiliki visi untuk menjembatani kepentingan penerbit iklan, pemilik situs, dan kenyamanan peselancar internet yang tidak ingin terganggu dengan banyaknya iklan.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah, mengingat banyak pengguna browser yang memasang fitur pemblokir iklan buatan pihak ketiga. Add-on Ad Blocker itu dipandang tidak sehat bagi keberlangsungan internet terbuka, karena membasmi semua jenis iklan yang muncul.

Selain itu, Google juga telah merilis pembaruan peramban Chrome vers baru untuk smartphone Android.

Chrome versi baru ini hadir dengan perbaikan masalah keamanan terhadap serangan Krack WiFi.

Memang serangan Krack menyasar perangkat yang terkoneksi Wi-Fi  Namun sistem operasi Android vers “Marshmallow” dan keluaran terbaru setelahnya diketahui lebih rentan terhadap serangan.

Selain celah yang ditambal, Google Chrome untuk Android versi 62 hadir dengan sejumlah fitur baru. Salah satunya, pengguna bisa zoom legacy app di mode tablet.

Chrome juga dikatakan memiliki gaya atau desain notifikasi baru

Google juga menambahkan fitur “perlihatkan” password pada Chrome di Android. Fitur ini sebelumnya hanya tersedia di Chrome versi desktop.

Selanjutnya, akan muncul opsi apakah pengguna ingin menyimpan password untuk mempercepat proses masuk atau ingin melewatinya dengan memilih opsi “lain kali”.

Penambahan fitur sederhana ini memang tidak terlalu signifikan, tapi tetap bisa membantu pengguna untuk memastikan ketepatan penulisan password tanpa harus takut mengulang-ulang.

Dan apakah Anda pernah tiba-tiba dialihkan  ke laman iklan ketka mengunjungi sebuah situs web?

Hal menyebalkan itu adalah cara yang digunakan pembuat iklan untuk mengakali pop-up blocker di peramban, supaya iklannya tetap muncul di depan pengunjung.

Pengguna browser Chome rupanya banyak yang sebal dan mengeluhkan keberadaan iklan-iklan redirect ini kepada Google.

Sang raksasa internet itu pun mengambil langkah untuk memberantas iklan redirect lewat Chrome.

“Salah satu contoh  yang membuat pengguna frustrasi adalah, begitu meng-klik sebuah tautan, laman tujuan malah terbuka di tab baru, sementara window utama dialihkan ke laman yang tidak diinginkan,” tulis Google dalam blog Chromium soal keluhan pengguna terhadap iklan redirect.

Menurut Google, aksi pengalihan laman ke situs iklan itu adalah ulah penyedia konten pihak ketiga yang menanam iklan di laman bersangkutan.

Bentuk “umpan” untuk redirect bisa bermacam-macam. Selain contoh di atas, ada juga tautan ke laman iklan yang disamarkan sebagai tombol “play” konten atau tombol kendali lain.

Tujuan penyamaran itu adalah untuk menipu pengunjung supaya tak sengaja meng-klik tautan iklan.

Google menerangkan bahwa langkah-langkahnya menumpas iklan redirect melalui update sekuriti Chrome akan disalurkan secara bertahap.

Di Chrome  upaya redirect akan dicegat dan hanya ditampilkan sebagai infobar.

Pengunjung pun akan tetap berada di laman semula dan tak dialihkan ke situs lain.

Perkara laman tujuan terbuka di tab lain, sementara laman semula malah menampilkan iklan tadi akan diatasi oleh Chome yang akan mencegat perilaku seperti ini.

Update sekuriti untuk mencegah iklan-iklan redirect rencananya akan mulai disalurkan untuk para penguna Chrome pada Januarii mendatang .

Google turut menyediakan Abusive Experiences Report bagi para pengelola situs, untuk melihat apakah lamannya direcoki oleh iklan redirect atau tidak.

Apabila sebuah laman mengandung iklan redirect, pengelola diberikan waktu 30 hari untuk mengenyahkannya. Kalau tidak, situs yang bersangkutan akan dibuat tidak bisa membuka laman baru atau memicu redirect.

Selain itu, Mozilla merilis browser Firefox Quantum, enam bulan setelah peramban tersebut merilis pembaruan. Firefox Quantum hadir di platform desktop Windows, Mac, dan Linux, serta mobile Android dan iOS.

Firefox Quantum menjadi update browser besar-besaran yang dirilis Mozilla sejak mpat belas tahun lalu

Pengembangan Firefix Quantum memakan waktu kurang lebih enam tahun.

Firefox Quantum diklaim Mozilla dapat bekerja dua kali lebih cepat dari seri pendahulunya.

Bahkan dalam situs resminya, Mozilla menyebutkan bahwa browser Firefox Quantum ini  tiga puluh persen lebih enteng/ringan dibandingkan rivalnya, Google Chrome.

Pembaruan ini tentu saja memberi pengalaman baru bagi pengguna internet. Saat berselancar internet dengan menggunakan Firefox Quantum, pengguna bisa membuka puluhan tab tanpa harus khawatir browser jadi lambat.

“Ini adalah pembaruan terbesar yang kami miliki sejak meluncurkan Firefox, jika Anda meng-install-nya sekarang, Anda akan segera merasakan perbedaannya,” tulis Mark Mayo, Wakil Presiden Senior Firefox

Selain meningkatkan kecepatan menjelajah internet, Firefox juga menambahkan beberapa pembaruan lain pada tampilan browsernya, yang dinamakan Photon.

Photon pada Firefox Quantumm memberikan theme, item menu, dan desain tab yang baru, yang diharapkan bisa meningkatkan efisiensi penggunanya.

Komentar