Aplikasi Youtube dan Siaran Langsung

Penulis: Darmansyah

Jumat, 24 Juni 2016 | 15:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Blog “youtube creator,” hari ini Jumat, 24 Juni 2016, menulis bahwa mereka telah menghadirkan live streaming sebagai jawaban kekuatan dalam mensejajarkan diri dengan aplikasi lainnya.

Kehadiran live streaming ini juga bagian dari perkembangan yang dihasilkan meerkat pada tahun lalu dimana  platform siaran langsung video di perangkat mobile berkembang pesat.

Langkah Meerkat kemudian diikuti Periscope yang belakangan lebih populer.

Tak ketinggalan, Facebook mengikuti tren itu dengan menghadirkan fitur Live.

Kini, YouTube pun hendak meramaikan industri siaran video langsung dari peranti mobile tersebut.

“Kami akan membawa kekuatan live streaming YouTube ke tangan Anda,” begitu tertera pada blog resmi YouTube Creato.

Ke depan, saat ingin menyiarkan video langsung dari smartphone, pengguna cukup menekan sebuah tombol merah yang terpatri di layar aplikasi mobile YouTube di iOS atau Android.

Selanjutnya, pengguna bisa memilih sebuah foto -baik dari galeri atau foto langsung di aplikasi- sebagai thumbnail. Pengguna juga harus mengisi keterangan video sebelum menyiarkannya.

Begitu mulai live, para followers akan diberi notifikasi untuk menyaksikan tayangan pengguna. Antarmukanya kurang lebih mirip seperti Periscope.

Pengguna bisa membalas chatting dari para followers sembari live secara real time.

Meski begitu, YouTube enggan dikatakan meniru Periscope.

Anak perusahaan Google itu berkilah YouTube merupakan platform video terbesar yang sejatinya paling awal memperkenalkan kemampuan live streaming.

“Kami telah menawarkan live streaming di YouTube sejak lima tahun silam sebelum kemampuan itu jadi populer seperti sekarang,” kata juru bicara YouTube.

Diketahui, kala itu YouTube menyiarkan langsung prosesi Royal Wedding, yakni pernikahan Pangeran William dan Putri Catherine Middleton.

Setelahnya, ada beberapa acara besar yang disiarkan langsung dari platform bernuansa merah tersebut.

“Menurut kami, ini adalah penawaran yang benar-benar baru dan membuat Anda semakin spontan dan intim dalam membagi pengalaman,” YouTube menuturkan.

Belum jelas kapan fitur itu bakal meluncur resmi untuk publik.

Kini, fitur itu masih dalam tahap pengujian bagi beberapa pengguna terbatas.

Youtube kini memang sedang mengejarf ketinggalannya. Dan bulan lalu merilis, tautan video.

Mereka mampu mengatasi  keruwetan memindahkan tautan untuk membagi konten YouTube

Setidaknya, itu yang dijanjikan fitur baru pada aplikasi mobile YouTube.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna memanggil beberapa orang sekaligus untuk menyaksikan video YouTube dan mendiskusikannya di “ruang ngobrol” berbentuk layanan chatting yang tersedia.

Hal ini sepertinya juga merupakan strategi YouTube agar penggunanya tak mampir ke aplikasi lain. Pengguna bisa menonton, membagi konten, dan chatting, langsung di YouTube.

Dalam ruang chatting, pengguna juga bisa langsung membagi video lainnya sebagai balasan atas diskusi video sebelumnya.

Intinya, pengguna tak perlu berkutat pada tautan dan lintas aplikasi, sebagaimana dilaporkan Wired

Menurut Director of Product Management YouTube, Shimrit Ben-Yair, fitur ini dikembangkan setelah timnya mengamati bahwa kemudahan membagi konten akan meningkatkan hasrat pengguna untuk saling berbagi.

Fitur strategis itu sudah bisa dinikmati beberapa pengguna YouTube yang beruntung. Mereka bisa mengajak kawannya untuk turut menikmati fitur itu dengan mengundang ke grup chatting YouTube. Belum jelas kapan fitur ini bisa dijajal semua pengguna YouTube.

Saat ini, rata-rata waktu yang dihabiskan pengguna YouTube untuk melihat video via aplikasi mobile adalah empat puluh menit.

Durasi tersebut masih mengukuhkan YouTube sebagai layanan video yang meraup waktu pengguna paling banyak.

Meski begitu, Facebook dan Snapchat juga berlari cepat dari belakang.

Amazon pun baru-baru ini masuk ke industri video dengan meluncurkan layanan teranyarnya yang diproyeksikan sebagai penantang YouTube.

Platform berbasis video memang tengah digandrungi, seiring dengan makin cepatnya jaringan internet dan mewabahnya perangkat elektronik canggih.

Komentar