Tiga Mantan Juara F1 Bersaing di GP China

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 13 April 2013 | 18:37 WIB

Dibaca: 0 kali

Dua pebalap yang pernah menjadi saingan kuat di arena  Formula One, Lewis Hamilton dan Kimi Raikkonen, menempati posisi satu-dua dalam kualifikasi akhir di Sirkuit Sanghai, China, Sabtu siang. Lewis Hamilton yang meraih meraih pole position untuk pertama kalinya bersama tim Mercedes mendominasi sesi kualifikasi berkat strategi ban.

Membayangi di belakang pebalap  yang menjuarai F1 tahun 2008 itu dari Inggris itu adalah jagoan tim Lotus, Kimi Raikkonen, yang akan mendampingi Lewis Hamilton untuk start dari barisan pertama hari Minggu besok. Sedangkan yang mengisi tempat ketiga  adalah pebalap Ferrari, Fernando Alonso.

Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel dan Mark Webber, yang masih diwarnai kontroversi “time order” Sepang, Malaysia, terpuruk ke posisi bawah. Vettel berada di urutan delapan sedangkan Webber lebih parah lagi. Nomor buncit karena kerusakan pada mesin motornya yang menyebabkan ia tak mampu menembus kualifikasi.

Persaingan di Gran Prix China ini, sesuai dengan urutan, akan ditandai kehadiran kembali para mantan juara yang kini berada di tim Mercedes, Lotus dan Ferrari. Hamilton tahun ini beralih ke Mercedes dari MacLaren. Sedangkan Kimi tahun lalu bergabung kembali ke F1 bersama Lotus.  Fernando Alonso masih bersama Ferari. Ketiganya tampil gemilang pada kualifikasi seri ketiga Formula 1 musim 2013 di Sirkuit Shanghai ini. Pasalnya, posisi enam besar dikuasai oleh mereka.

Peringkat keempat dihuni rekan setim Hamilton, Nico Rosberg, disusul Felipe Massa (Ferrari) dan Romain Grosjean (Lotus). Dua tim besar lainnya, McLaren dan Red Bull Racing tak berdaya dalam sesi penentuan posisi start ini, karena mereka ada di peringkat delapan besar, yang dihuni Jenson Button (McLaren), disusul sang juara dunia, Sebastian Vettel (Red Bull). Dua pebalap ini berada di belakang Daniel Ricciardo (Toro Rosso) yang menempati peringkat ketujuh.

Bahkan rekan setim Vettel, Mark Webber, yang dua pekan lalu menjadi runner-up GP Malaysia, tak mampu menembus kualifikasi 3 (Q3). Pebalap Australia ini mengalami masalah teknis berhubungan dengan bahan bakar. Alhasil, Webber harus start dari posisi ke-14. Sedangkan rekan setim Button, Sergio Perez, menempati posisi ke-12.

Juara dunia Formula 1 di tiga musim terakhir, Sebastian Vettel, mengakui kecepatan Red Bull Racing terlalu jauh dari para pebalap di depan. Itu dikatakannya setelah melihat hasil hari pertama latihan bebas GP China di Sirkuit Shanghai, Jumat.

Setelah menempati urutan keempat pada sesi pagi, Vettel malah melorot ke posisi ke-10 pada latihan bebas kedua. Dia terpaut 1,4 detik dari pebalap Ferrari, Felipe Massa, yang menjadi tercepat dalam sesi siang tersebut. Vettel menegaskan bahwa Red Bull tak berada dalam masalah besar. Akan tetapi pebalap Jerman ini merasa tidak puas dengan kecepatan mobilnya.

“Saya pikir ini menjadi hari yang sulit bagi kami. Saya tampaknya sedikit lebih kesulitan pada siang ini, karena gap dengan para pebalap di depan sedikit lebih besar dari apa yang saya ingin lihat.

“Namun saya pikir kami memiliki dua atau tiga hal yang kami perlukan untuk meningkatkan kinerja, dan besok kami akan lebih baik. Ini bukan bencana, karena kami sedikit mengetahui tentang apa yang kami perlukan.

“Saya tak memiliki jawaban sekarang, tetapi kami akan melihat ke dalam apa yang sudah kami lakukan karena sekali anda melangkah, anda mencoba mengikuti programmu, mendapatkan banyak lap dan hasil yang bisa dicapai, sehingga tak ada banyak waktu untuk menganalisa selama sesi itu. Itulah yang kami lakukan setelah sesi.”

Rekan setim Vettel, Mark Webber, yang pada latihan pertama ada di posisi ketiga, menempati posisi kelima pada latihan kedua ini. Pebalap Australia tersebut berada 0,7 detik di depan Vettel. Webber mengakui, dia sedikit khawatir dengan ban.

 

Komentar