close
Nuga Sport

Pensiun, Rossi Ikut Balap Mobil

Valentino Rossi mengisyarat dengan pasti, bahwa ia akan pindah untuk menjajal balap mobil setelah pensiun pada akhir musim balapan musim ini. Isyarat ini dijelaskan oleh Rossi, The Doctor,” begitu ia disapa akrab, untuk menjawab pertanyaan wartawan kemana ia akan menjalani kesibukan setelah tidak lagi balapan di Motto GP.

Kepada wartawan  Rossi menjawab dengan tuntas ia meminati mengikuti ajang balap mobil. Ia tidak menyebut ajang itu secara pasti. Tapi, ketika ditanyakan apakah itu Formula One, Nascar atau rally ia hanya ketawa memendam misteri. Ketika didesak apakah Formula One, ia Cuma ketawan samba menudingkan jarinya ke atas.

Rossi memang sudah mencoba balapan rally, Formula One dan terakhir Nascar. Bahkan berkali-kali The Doctor sudah menggeber menjajal mobil reli dan Ferrari ketika sedang tidak mengikuti kompetisi balapan MotoGP.

Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, sempat muncul rumor juara tujuh kali MotoGP itu akan memperkuat Ferrari untuk berlaga di Formula One, meski berita itu sama sekali tidak benar.

Namun. dalam sebuah wawancara dengan Sky News, Senin, Rossi mengaku masih menyimpan hasratnya untuk melanjutkan karier di otomotif dengan mengikuti sebuah ajang balap mobil setelah pensiun dari MotoGP nanti.

“Kapan saya akan mengikuti sebuah kompetisi kendaraan empat roda? Saya benar-benar akan menikmati hal itu. Saya akan melakukannya ketika saya sudah pensiun berkarier di MotoGP,” kata pembalap 34 tahun itu.

“Mengikuti kompetisi balap mobil seperti Touring atau DTM akan sangat menyenangkan. Levelnya memang tidak akan sama seperti MotoGP, tapi ini akan sangat menyenangkan. Hal itu tidak akan buruk,” tambahnya.

Pekan lalu Valentino Rossi tampil mengesankan saat menjajal ajang Nascar, yang membuat Kyle Busch terkesan. Rossi diundang oleh salah satu sponsor minuman, yang kebetulan menjadi sponsor dari Busch untuk menjajal mobil NASCAR di Charlotte Motor Speedway. Hasilnya, Rossi mampu menggeber mobil hingga 185mph.

“Saya rasa Rossi tampil sangat baik. Dia memulainya dengan lambat, yang mana itu wajar, tapi setiap lap dia mampu memperbaiki catatan waktunya,” kata Busch.

“Dia mampu membuat beberapa catatan waktu yang mengesankan, yang bisa membuatnya menembus posisi 15 besar bila mengikuti sesi latihan bebas NASCAR Nationwide Series,” sambung pembalap asal Amerika itu.

“Itu sangat baik untuk seorang pembalap yang melakukan debut, yang mencoba untuk beradaptasi dan seseorang yang terbiasa mengendarai kendaraan dua roda,” lanjutnya, dilansir dari Autosport.

Rossi memang pertama kali menjajal mobil NASCAR. Sebelumnya, juara tujuh kali MotoGP itu pernah beberapa kali menggeber mobil Ferrari yang berlaga di Formula One .

Sementara itu sahabat Rossi, Sete Gibernau, yang juga  pesaing kuatnya di ajang MotoGP pada pertengahan dekade terakhi menginginkan “The Doctor” menjadi juara kembali di Motto GP. Sebagai sesame pebalap hubungan Gibernau dan Rossi tak jarang dipenuhi ketegangan.

Bahkan  sering kali motor keduanya bersenggolan, terutama saat di Grand Prix Spanyol 2005. Tapi delapan tahun kemudian, Gibernau malah tertarik melihat Rossi untuk bisa kembali menjadi juara setelah menjalani dua musim sulit bersama Ducati.

“Saya telah berbicara dengan Valentino  beberapa kali, dan mengatakan kepadanya bahwa saya ingin melihat dia menang lagi,” kata Gibernau, sebagaimana dilansir MotoGP.

“Sebenarnya sekarang, dengan orang-orang baru, motor baru dan bagaimana ban serta perangkat elektronik yang dipakai, saya pikir ajang ini telah sedikit berubah, dan itu yang membuat Valentino kesulitan,” jelas pria berusia 40 tahun ini.

Gibernau mengaku mengagumi sosok Rossi, dan ingin melihat bekas rivalnya itu pensiun dengan menjadi juara dunia terlebih dahulu untuk terakhir kalinya. Dia berharap Rossi juga bisa bersaing dengan rider-rider yang usianya lebih muda darinya.

“Saya ingin melihat dia berjuang untuk menang lagi. Saya memiliki kenangan besar selama bertahun-tahun. Itu tiga atau empat tahun di mana kami berjuang keras untuk menjadi juara,” paparnya.

“Seperti saya katakan, saya ingin melihat Valentino di sana menang sampai dia pensiun, dan saya berharap bahwa tahun ini dia mulai berjuang untuk juara lagi, atau setidaknya memenangi beberapa balapan,” tandasnya.