“Marc Marquez Sudah Menjadi Legenda”

Penulis: Darmansyah

Rabu, 14 November 2018 | 14:17 WIB

Dibaca: 1 kali

Jorge Lorenzo mengakui kemampuan Marc Marquez di atas lintasan balap motor dan tidak ragu menyebut pemilik tujuh gelar juara dunia itu sebagai seorang legenda.

Lorenzo yang akan menjadi rekan satu tim Marquez pada musim depan tampak sudah siap berduet dengan sang juara dunia.

Pebalap yang pernah menjadi rekan satu tim Valentino Rossi itu mengapresiasi Marquez yang cepat menyejajarkan diri dengan pebalap-pebalap papan atas dalam waktu singkat.

“Marquez sudah menjadi legenda, dia meraih lima gelar juara dunia dalam enam musim. Saya harus belajar kepadanya karena musim depan akan menjadi musim ketujuhnya bersama motor itu, sementara ini merupakan yang pertama bagi saya,” ucap Lorenzo dikutip dari Marca.

“Kita akan menjadi salah satu tim tersukses dalam sejarah dan saya harap ada rasa saling menghormati dan dengan hal itu kami selalu menjadi tim kuat,” sambung mantan pebalap Yamaha itu.

Menjelang akhir kebersamaan dengan Ducati, Lorenzo pun menyayangkan ketidakmampuan menampilkan performa maksimal karena mengalami cedera di pengujung musim.

Cedera di MotoGP Aragon dan kecelakaan di Thailand membuat Lorenzo tidak turut serta dalam tiga balapan terakhir di MotoGP musim ini.

“Bagian dari diri saya yang lain merasa sedih karena saya tidak dapat lebih dekat dengan Ducati seperti yang saya inginkan. Dua tahun berjalan naik turun, tapi saya memiliki memori yang saya suka dan saya senang dengan dua tahun ini dan saya akan kehilangan ini semua, tapi hidup harus terus berjalan,” ujar Lorenzo.

Bersama Ducati, Lorenzo tidak mampu bersaing di papan atas. Pada tahun lalu ketika menjalani musim perdana bersama pabrikan asal Italia itu, Lorenzo hanya menempati peringkat ketujuh di klasemen akhir.

Lorenzo mengalami peningkatan prestasi pada MotoGP 2018, terbukti dengan tiga gelar juara seri yang diraih. Namun kegagalan tampil dalam empat balapan terakhir membuat pebalap Spanyol itu melorot di klasemen. Untuk sementara Lorenzo berada di peringkat kesepuluh.

Sementara itu Marc Marquez juga memuji Jorge Lorenzo dengan mengatakan sang pebalap Ducati itu lebih baik dari diirinya

Marquez menyatakan Jorge Lorenzo punya kemampuan lebih baik dibandingkan dirinya dan kedatangan Lorenzo ke Honda adalah tantangan untuknya.

Lorenzo dipastikan bergabung ke Honda pada pertengahan musim MotoGP musim ini. Lorenzo yang tengah kebingungan dengan masa depannya di MotoGP coba menghubungi Honda.

Pabrikan asal Jepang itu kemudian membuka pintu untuk Lorenzo agar ia bisa bergabung. Marquez juga disebut punya peran penting lantaran mengizinkan Lorenzo bergabung ke tim tersebut.

Honda sendiri memang butuh perubahan seiring performa Dani Pedrosa yang makin menurun. Dalam beberapa musim terakhir, Pedrosa tidak bisa lagi bersaing di level elite.

“Pedrosa adalah salah satu pebalap MotoGP terbaik, saya belajar banyak darinya. Sedangkan kedatangan Lorenzo adalah tantangan, seorang juara dunia lain datang ke sini.”

“Menarik untuk melihat apa yang bisa ia lakukan dengan Honda, tentu saja dia melakukan hal yang lebih baik dibandingkan saya dan akan membuat tim ini berkembang,” ujar Marquez kepada Marca seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Sejak naik kelas ke MotoGP pada lima tahun lalu Marquez menunjukkan keperkasaannya bersama Honda. Sempat ada rumor dia akan bergabung ke KTM pada MotoGP musim depan, namun hal itu terbantahkan dengan kontrak anyar Marquez bersama Honda.

“Saya melihat para idola saya bertarung di Honda dan saat semuanya berjalan tepat, saya tak melihat alasan kenapa saya harus mengubahnya.”

“Mungkin suatu hari saya butuh motivasi baru dan mencoba hal yang berbeda, namun saya benar-benar merasa dihormati di Honda,” kata Marquez.

Marquez saat ini sudah mengoleksi lima gelar juara dunia MotoGP dalam enam musim perdananya di MotoGP. Marquez hanya gagal jadi juara dunia pada tiga musim lalu ketika ia ada di peringkat ketiga di bawah duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.

Sementara itu Marquez  menegaskan tetap akan tampil seratus persen dalam MotoGP Valencia yang merupakan seri penutup, meski sudah memiliki gelar juara dunia MotoGP 2018 di tangan.

Pebalap tim Repsol Honda itu memastikan tidak akan mengubah mentalitas balap pada seri terakhir tahun ini dan mengincar podium juara kesepuluh di musim ini.

Marquez mengaku ingin merayakan kemenangan bersama keluarga, dan fan di Valencia. Untuk itu pebalap yang pertama kali menjadi juara MotoGP pada 2013 itu ingin menjaga fokus seperti di balapan-balapan sebelumnya.

“Tentu kami tidak berada dalam tekanan seperti tahun lalu, ketika gelar juara dunia benar-benar ditentukan di seri terakhir, tapi mentalitas kami tetap akan sama karena kami ingin mengakhiri musim dengan baik,” ucap Marquez dilansir Crash.

“Saat ini kami benar-benar hampir meraih gelar juara dunia Team Championship, dan kami akan berusaha untuk meraihnya sehingga dapat melengkapi Triple Crown, yang sangat penting bagi saya dan Honda, karena itu akan menyempurnakan musim ini,” jelasnya.

Keberhasilan Marquez menjadi juara dunia telah diikuti dengan keberadaan Honda sebagai pabrikan peraih poin terbanyak di MotoGP ini

Namun tim Repsol Honda masih belum dipastikan menjadi juara musim ini

Dalam catatan di Sirkuit Ricardo Tormo, Marquez hanya sekali menjadi juara ketika beradu cepat di ajang MotoGP.

Komentar