close
Nuga Sport

Lorenzo: “Saya Beruntung di Phillip Island”

Pebalap Movisatar Yamaha, Jorge Lorenzo, tak menyembunyikan kegembiraaannya naik podium kedua di MotoGP Australia, Minggu kemarin, karena terhindar dari rangkaian kecelakaan yang dialami Cal Crutchlow, dan memungkinnya bisa menemani Valentino Rossi di tangga podium.

“Race” Phillip Island mengalami sejumlah insiden yang menjungkalkan pebalap seperti Marc Márquez, Dani Pedrosa, Stefan Bradl serta Cal Crutchlow yang jatuh ketika kehilangan daya cengkeram ban.

Di seri ke keanam belas itu, Rossi mampu menang setelah puasa puncak podium setelah sembilan tahun di GP Australia, setelah Márquez terjatuh dan menepi ke garasi. Sementara Lorenzo, sanggup merebut posisi dua ketika melintasi garis finis, lantaran Crutchlow juga jatuh di lap terakhir.

Padahal akibat salah memilih opsi ban, Lorenzo sempat kesulitan saat bertarung dengan Rossi sebelum tertinggal dan disalip Crutchlow. Lorenzo pun mengaku sangat beruntung, apalagi bisa menyambung “nafas” guna bersaing berebut runner-up musim ini dengan Rossi.

“Posisi kedua yang paling beruntung sepanjang hidup saya. Padahal dengan pilihan ban yang salah, mustahil bisa merebut posisi itu,” aku Lorenzo, seperti dikutip “SportsFan,” Senin, 20 Oktober 2014.

Untuk saat ini, Lorenzo masih tertinggal delapan angka dari Rossi yang masih bertengger di posisi dua klasemen, sementara Dani Pedrosa yang juga gagal menyelesaikan lomba akibat problem motor, kian tertinggal di tempat keempat.

Kini, tinggal dua seri tersisa sebelum musim ini berakhir dan tak pelak, Rossi yang dianggap paling berpeluang untuk mengklaim status runner up musim ini, setelah gelar sudah lebih dulu diamankan Márquez pada GP Jepang lalu.

“Saya fokus pada Jorge karena pertarungan runner up dan saya mampu meraih lebih banyak poin darinya, tapi sayangnya Dani tak mampu mencetak satu pun poin. Namun persaingannya masih ketat dan penting buat saya tetap konsisten seperti ini jelang Sepang (GP Malaysia),” timpal Rossi.

“Secara keseluruhan, posisi runner up ini cukup luar biasa karena saya bertarung dengan Jorge dan Dani, dua pembalap terbaik di dunia. Jadi, posisi kedua ini punya level yang sangat tinggi,” tutup The Doctor.

Jorge Lorenzo tak berhasil mengulang kesuksesannya menjuarai dua seri terakhir. Di Australia ia harus puas berada di tempat kedua, yang ia nilai gara-gara performa ban.

Lorenzo mulai sangat kompetitif di seri-seri terakhir lomba MotoGP. Kala start di Phillip Island ia berada di barisan depan, termasuk ketika Marc Marquez terjatuh dan ia berduel seru dengan Valentino Rossi.

Namun, setelah beberapa ka saling salip, Lorenzo “menyerah”. Kecepatannya Yamaha-nya sempat menurun cukup drastis, yang membuat Rossi melenggang juara dengan aman. Lorenzo juga sampai disusul Cal Crutchlow sebelum rider Ducati itu terjatuh di lap terakhir!

Alhasil, Lorenzo beruntung juga bisa meraih podium kedua –setelah tampil sebagai pemenang di dua seri sebelumnya berturut-turut, yakni di Aragon dan Jepang.

“Ini hasil yang luar biasa untuk Yamaha karena sudah lama sekali Yamaha tidak finis 1-2-3. Tapi secara pribadi aku sangat-sangat kecewa, karena Anda sudah berusaha keras untuk membuat setingan terbaik, dan semuanya tampak berjalan mulus. Namun, terkadang yang Anda dapat adalah ban-ban yang membawa bencana,” cetus Lorenzo dikutip Autosport.

“Sisi kanan sempurna, dan aku bisa sering mengejar Vale. Tapi saat berada di kiri, parah sekali. Setiap lap semakin buruk dan lap terakhir adalah sebuah drama, bahwa saya bisa tetap ada di atas motor dengan gigi 5, gigi 6. Saya berusaha untuk bertahan, menyelesaikan lomba, dan saya sangat beruntung. Ini mungkin posisi kedua paling beruntung yang pernah saya dapatkan.”

Hasil yang “menguntungkan” buatnya itu membuat Lorenzo tetap berpeluang finis sebagai runner-up musim ini. Dengan dua seri tersisa ia saat ini hanya terpaut 8 poin dari Rossi yang berada di tempat kedua.

Terkait Yamaha, dengan Rossi, Lorenzo, dan Bradley Smith yang menduduki tempat ketiga, ini adalah kali pertama sejak 2008, pabrikan Jepang itu bisa menyapu bersih podium. Kala itu trio mereka yang naik podium bareng adalah Rossi, Lorenzo, dan Colin Edwards.

sumber : motogp.com, mcn dan crash