KOI Dukung Jepang Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2020

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 2 Februari 2013 | 11:06 WIB

Dibaca: 0 kali

KETUA Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo mendukung Jepang yang mengajukan Tokyo sebagai calon tuan rumah Olimpiade 2020. Dukungan ini disampaikan Rita seusai menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori, di kantor KOI, Senayan, Jakarta, Jumat, 1 Februari 2013. “Sebagai negara asia kita tetap menjaga solidaritas. Kita dukung Jepang, supaya olimpiade tetap ada di Asia,” kata Rita.

Didampingi Kepala Seksi Pendidikan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Hiroaki Motomura, Yoshinori datang menemui Rita untuk menyerahkan surat resmi dari Perdana Menteri Jepang yang baru, Shinzo Abe. “Saat Perdana Menteri datang ke Indonesia (18 Januari 2013 lalu), beliau tidak sempat menemui Ibu Rita. Saya di sini menyampaikan surat Perdana Menteri untuk Ibu Rita,” kata Yoshinori.

Yoshinori mengatakan, ada dua hal yang disampaikan dalam surat itu. Pertama, sekalipun berganti pemimpin, Jepang tetap pada komitmennya untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2020. “Tidak ada perubahan. Kami meneruskan kebijakan yang lama,” kata Yoshinori, yang juga mengharapkan dukungan Rita sebagai salah satu anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Kedua, kata Yoshinori, pemerintah Jepang mengungkapkan terimakasihnya kepada KOI sebagai salah satu anggota IOC karena telah ikut membantu saat Jepang mengalami bencana gempa bumi serta tsunami Maret 2011 lalu. “Saat peringatan tragedi tsunami Februari tahun lalu di Jakarta, Ibu Rita juga datang dan memberi dukungan,” kata dia.

Mei tahun lalu, IOC mengumumkan tiga kota finalis penyelenggara Olimpiade 2020, yaitu Tokyo (Jepang), Madrid (Spanyol), Istanbul (Turki). Pemilihan akan dilakukan pada 7 September 2013 pada Pertemuan IOC ke-125 di Buenos Aires, Argentina.

Yoshinori menambahkan, tahun ini Jepang dan Indonesia merayakan 55 tahun relasi diplomatik kedua negara tersebut. Pada bidding tuan rumah Asian Games 2019, Jepang menjadi salah satu negara pendukung Indonesia, yang saat itu mengajukan Surabaya sebagai tuan rumah

Komentar