Deret Panjang Pertikaian Rossi Vs Marquez

Penulis: Darmansyah

Senin, 9 April 2018 | 14:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Insiden di MotoGP Argentina yang menyeret Marc Marquez sebagai biang utamanya  menambah panjang daftar duel antara Valentino Rossi dengan Marquez  di lintasan MotoGP.

Sejak naik kelas ke balapan MotoGP pada lima tahun silam, Marquez sudah terlibat dalam beberapa insiden dengan Rossi.

Sebelum terlibat pertikaian dengan sang pebalap gaek di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada, Marquez mengawali duel yang membuat panas hubungan kedua pebalap pada balapan di MotoGP Amerika Serikat lima tahun lalu

Di Sirkuit Laguna Seca, Marquez menyalip Rossi di tikungan Corkscrew atau tikungan berbentuk huruf ‘S’.

Gaya Marquez mendahului sang senior persis seperti yang dilakukan Rossi ketika melewati Casey Stoner di tahun sepulouh tahun silam

Pebalap berjuluk Baby Alien itu menjadi pemenang di seri tersebut, sementara Rossi ada di urutan ketiga.

MotoGP dua musim lalu menjadi salah satu musim tersengit yang melibatkan persaingan Rossi dan Marquez.

Pada MotoGP Argentina, Marquez gagal finis setelah terjatuh pada lap kedua puluh dua karena menyenggol bagian ban belakang Rossi.

Pebalap asal Italia itu keluar sebagai pemenang dalam balapan MotoGP Argentina tiga musim lalu

Selanjutnya di MotoGP Belanda pada tahun itu juga, Rossi mendahului Marquez lewat jalan ‘pintas’.

The Doctor melewati gravel pada lap terakhir untuk memangkas tikungan dan menjadi pemenang mengungguli Marquez yang harus puas berada di urutan kedua.

Di MotoGP Australia 2015 giliran Marquez yang membalas aksi Rossi. Pebalap tim Honda itu dianggap sengaja melambatkan laju motor untuk memberi ruang bagi Jorge Lorenzo yang sedang bersaing dengan Rossi untuk menjadi juara dunia.

Namun tudingan Rossi terkait laju lambat tersebut dibantah Marquez.

Perseteruan terkenal yang melibatkan Rossi dan Marquez terjadi di MotoGP Malaysia. Rossi melakukan gerakan kaki yang membuat Marquez terjatuh di Sirkuit Sepang.

Atas kejadian tersebut Rossi mendapat penalti dan menempati posisi start paling buncit pada MotoGP Valencia yang menjadi seri penentuan gelar juara.

Insiden di Sirkuit Termas de Rio Hondo,  waktu setempat atau Senin waktu Indonesia barat menambah cerita persaingan dua pebalap yang bergelimang gelar tersebut.

Setelah momen ini, hubungan Rossi dan Marquez diyakini bakal kembali memanas.

Sementara itu dalam kesempatan yang lain, Valentino Rossi mengakui kecepatan motor Honda di MotoGP Argentina dan mempertanyakan keputusan Marc Marquez menyalip di tikungan.

Rossi tidak berada pada kondisi terbaik ketika menjalani MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Hal itu berbanding terbalik dengan kecepatan yang dimiliki oleh Marquez

Juara dunia sembilan kali itu hanya menempati peringkat kesebelas pada saat kualifikasi. Perlahan Rossi mampu memperbaiki peringkat hingga menempati posisi keenam sebelum insiden dengan Marquez.

Ketika berada di lintasan Rossi mengaku motor YZR-M1 yang ditunggangi tidak secepat motor RC213V yang dikendarai Marquez sehingga pebalap gaek itu merasa sang rival dapat mengambil keputusan selain menyalip di tikungan ketiga belas.

“Saya melihat papan penunjuk dia lebih cepat satu detik dibanding saya. Saya tidak bagus hari ini. Jadi mengapa dia tidak menyalip saya di tikungan selanjutnya?”

“Saat dia mendekati saya, benar-benar mengarah ke saya, ke motor saya, kaki saya, untuk membuat saya keluar dari lintasan dan jika saya terjatuh, dia lebih senang,” ucap Rossi seperti dikutip dari Crash.

Atas kejadian di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Rossi mengaku takut balapan dengan Marquez yang dianggap tidak memiliki respek terhadap para pebalap lain sekaligus menghancurkan citra MotoGP.

Rossi berharap race direction dapat memperhatikan insiden di MotoGP Argentina sehingga kejadian serupa tidak terjadi di masa depan.

The Doctor merosot di klasemen sementara MotoGP. Tanpa poin di Argentina, Rossi menempati peringkat kedelapan dengan poin enam belas yang didapat dari seri pertama.

Marquez pun mengalami penurunan peringkat. Juara dunia MotoGP empat kali itu ada di peringkat kelima dengan dua puluh poin yang juga diraih di MotoGP

Disamping itu Rossi menegaskan dirinya tak mau berbicara dengan Marc Marquez usai ditabrak di MotoGP Argentina,.

Rossi harus melupakan harapannya mendapat poin di MotoGP Argentina setelah hanya finis di urutan kesembilan belas

Hasil itu tak lepas dari momen dirinya ditabrak oleh Marquez empat lap jelang finis sehingga ia sempat terjatuh.

Setelah momen tersebut, Marquez berusaha meminta maaf namun pebalap Spanyol itu ditolak masuk ke dalam garasi tim Yamaha untuk bertemu Rossi.

“Saya tak ingin berbicara dengan dirinya. Saya tak mau melihat dirinya dekat dengan saya karena saya tahu apa yang ia katakan pada saya tidaklah benar ,” ujar Rossi seperti dikutip dari Crash.

Rossi bahkan berharap Marquez tak lagi berusaha meminta maaf pada dirinya setelah momen ini.

“Saya harap dia cukup pintar untuk tidak lagi datang… [pada saya],” kata Rossi.

Rossi terus menyerang Marquez dengan menyebutnya sebagai pebalap yang tak menunjung tinggi fair play dalam gaya membalap.

“Saya tidak merasa senang saat bertarung dengannya. Saya tahu dia telah menaikkan level. Dia tidak bermain dengan bersih. Dia bermain dengan kotor,” tutur Rossi.

Komentar