Mengenal Vertigo, Gejala dan Penyebabnya

Penulis: Darmansyah

Kamis, 21 Februari 2019 | 11:08 WIB

Dibaca: 1 kali

Pernah dengar istilah vertigo?

Salah satu kondisi atau keadaan yang cukup banyak diderita oleh orang dewasa ini menjadi masalah yang cukup sering dikeluhkan.

Biasanya mereka akan mengeluhkan beberapa kondisi seperti lingkungan atau tempat yang seolah-olah berputar padahal sedang dalam keadaan diam atau bisa juga disertai dengan sakit kepala dan rasa mual dan ingin muntah.

Vertigo adalah kondisi di mana seseorang akan merasakan bahwa lingkungan atau benda-benda yang ada di sekitarnya bergerak, melayang, dan seolah-olah berputar.

Dalam kondisi ini biasanya penderita akan mengalami hilangnya keseimbangan sehingga untuk sekadar berdiri atau berjalan saja sangat sulit dilakukan.

Selain itu, penderita juga akan merasakan bahwa bagian kepalanya akan terasa sakit, pusing, dan bahkan disertai dengan rasa mual dan ingin muntah.

Yang paling penting untuk diketahui, di sini vertigo bukanlah jenis penyakit kronis ataupun berbahaya. Melainkan sebuah kondisi di mana tubuh sedang mengalami beberapa gejala dari sebuah penyakit yang diderita.

Biasanya kondisi seperti ini bisa menyerang siapa saja, terutama untuk mereka orang dewasa. Bahkan gejalanya sendiri bisa datang tiba-tiba atau bisa juga berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Jika ingin mengetahui tentang kondisi ini, maka Anda bisa mencobanya dengan berputar-putar hingga tubuh terasa melayang.

Setelah itu, cobalah diam dan lihat lingkungan atau benda-benda yang ada di sekitar Anda. Hal tersebut sama halnya dengan yang dialami oleh penderita vertigo.

Secara garis besar, gejala vertigo dimulai dengan sensasi rasa pusing yang disertai dengan kondisi kepala yang berputar-putar atau kliyengan.

Selain itu, biasanya penderita juga akan merasakan sensasi lain saat kepala mereka terasa berputar-putar

Jika seseorang mengalami beberapa gejala di atas, maka segera periksakan diri ke dokter. Jika tidak segera ditangani, maka kemungkinan bisa terjadi hal-hal yang lebih buruk saat penyebab vertigo kambuh kembali.

Ada beberapa kemungkinan seseorang mengalami kondisi ini. Di mana kondisi tersebut dapat dibedakan berdasarkan jenisnya, yaitu ada dua jenis vertigo yang bisa dialami. Pertama, vertigo sentral (terjadinya gangguan pada pusat keseimbangan otak) dan yang kedua adalah vertigo perifer.

Vertigo sentral adalah kondisi dimana terjadinya gangguan pada pusat keseimbangan otak. Bagian otak yang berpengaruh pada kondisi ini adalah cerebellum

Dimana cerebellum merupakan bagian yang langsung berhubungan dengan saraf sumsum tulang belakang yang berperan sebagai pengatur sekaligus mengontrol utama gerakan tubuh.

Berikut adalah kondisi yang dapat menyebabkan seseorang terkena vertigo sentral:

· Migrain: adalah kondisi dimana kepala terasa sakit sebelah yang disertai dengan rasa nyeri dan berdenyut. Biasanya kondisi ini sering dialami oleh mereka yang masih berusia muda hingga orang dewasa.

Neuroma Akustik: adalah tumor jinak yang tumbuh pada saraf kranial. Sedangkan saraf kranial merupakan bagian saraf yang melintang dari saraf pusat  menuju ke telinga bagian dalam. Saraf kranial sendiri berfungsi untuk mengontrol pendengaran dan keseimbangan bunyi.

Multiple Sclerosis: adalah gangguan sinyal saraf yang diakibatkan adanya sistem kekebalan tubuh yang sedang menurun. Gangguan ini terjadi di bagian sistem saraf pusat dan tulang belakang.

Tumor Otak: adalah penyakit yang ditandai dengan munculnya benjolan yang menyerang bagian cerebellum atau otak kecil yang mengakibatkan terganggunya koordinasi pada gerakan tubuh.

Stroke: adalah kondisi di mana terjadi penyumbatan pembuluh darah yang ada di otak.

Akibat mengkonsumsi beberapa obat tertentu yang dapat menyebabkan timbulnya gejala vertigo.

Vertigo periferal adalah jenis vertigo yang paling umum terjadi. Di mana penyebab adanya kondisi ini bisa diakibatkan karena adanya gangguan yang terjadi di telinga bagian dalam.

Dapat diketahui jika telinga bagian dalam juga berperan sebagai pengatur keseimbangan tubuh manusia.

Secara normal, saat Anda ingin menggerakkan atau mengubah posisi kepala. Maka bagian dalam telinga ini akan memberikan sinyal atas posisi kepala yang Anda inginkan.

Sinyal ini kemudian akan dikirim ke saraf pusat (otak) untuk melakukan perintah dengan baik dan melakukan fungsi pendengaran yang seimbang.

Jika terjadi gangguan pada telinga bagian dalam, baik itu yang disebabkan adanya virus ataupun infeksi, maka pengiriman sinyal akan terganggu dan terhambat.

Biasanya, orang yang mengalami gangguan ini akan merasakan beberapa gejala, seperti pusing, sakit kepala, tubuh yang kurang seimbang, dan lainnya. Selain itu, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh beberapa gangguan lain, seperti:

Peradangan ini bisa diakibatkan adanya virus dan bakteri yang menyerang telinga bagian dalam.

Maka telinga bagian dalam bisa saja mengalami gangguan hingga menimbulkan gejala vertigo.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan pada seseorang yang mengalami vertigo, seperti dengan mengonsumsi beberapa

Jika setelah mengonsumsi obat di atas kondisi penderita tidak kunjung membaik, maka cara selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan memeriksakan ke dokter.

Biasanya dokter akan melakukan beberapa tindakan seperti terapi vertigo yang akan dilakukan secara langsung atau pun bisa juga di rumah.

Di mana gejala vertigo seperti ini tidak bisa dianggap sebagai masalah biasa karena dapat menimbulkan efek berkelanjutan.

Komentar