Gula Itu Pembunuh Gairah Seksual

Penulis: Darmansyah

Selasa, 27 Januari 2015 | 09:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Hati-hati dengan takaran Anda mengasup gula. Sebeb efek gula pada tubuh, menurut sebuah studi terbaru akan membunuh gairah seksual Anda.

Gula bukan ditakutkankan menambah berat badan, tetapi tingginya kadar gula dalam darah dapat mematikan gen yang mengontrol hormon seks Anda.

Sejak lama para ilmuwan sudah berusaha memahami efek gula pada tubuh.

Delapan puluh empat tahun lalu seorang ilmuwan Jerman, Otto Warburg menemukan korelasi antara fermentasi gula dan kanker.

Hasil penelitian Warburg tak ayal mengguncang dunia ilmiah kala itu. Namun, petunjuk tersebut rupanya tak cukup menghalangi masyarakat menikmati gula di dalam makanan.

Kenyataannya konsumsi gula meningkat drastis sejak periode itu, dan manusia membayar perilaku buruk itu sekarang.

Perilaku buruk itu, yang tak diantisipasi kala itu, adalah gairah seks, kinerja, dan tingkat hormon yang berhubungan dengan seks Anda.

Betapa pentingnya hormon testosteron dan estrogen. Hormon itulah yang membuat perbedaan pada laki-laki dan perempuan. Geoffrey Hammond dan para peneliti dari Child and Family Research Institute di Vancouver, Kanada, menemukan bahwa gula berubah di dalam hati ketika hati dibanjiri oleh glukosa dan fruktosa.

Gula kemudian berubah menjadi lemak, yang bila diproduksi berlebihan dapat mematikan hormon seks yang mengikat gen globulin, dikenal juga sebagai SHGB atau “Sex Hormone Binding Globulin.”

Gen tersebut menghasilkan protein yang mengikat hormon seks dan membawa protein pergi ke dalam aliran darah.

Jadi, hanya hormon-hormon, yang lolos tanpa protein tersebut, yang benar-benar masuk ke dalam sel dan menjadi aktif.

Namun itu belum tentu hal baik. Tubuh Anda menggunakan produksi SHGB untuk mengontrol pelepasan estrogen dan testosteron. Terlalu banyak gula berarti keseimbangan hormon yang salah dapat melewati dan mulai memengaruhi tubuh.

Keseimbangan SHGB yang tidak benar, dengan arti lain terlalu banyak estrogen dan testosteron dapat seburuk jumlahnya yang terlalu sedikit.

Tentu tidak hanya gula sebagai pembunuh gairah seks. Makanan kaleng yang mengandung garam tinggi dan kalium rendah yang memicu penurunan aliran darah – termasuk ke daerah intim – sehingga memengaruhi gairah seksual.

Selain itu segelas anggur atau “wine” yang menurut sangkaan Anda menyehatkan tubuh bisa juga memengaruhi produksi testosteron pria dan menyebabkan ia akan menurun drastis.

Selain itu, siapa yang suka dengan seks saat mabuk akibat alkohol?

Keju yang dijual di pasaran kebanyakan dihasilkan dari sapi yang diternak dengan suntikan hormon dan antibiotik. Jadi makan terlalu banyak produk susu olahan bisa meningkatkan kadar estrogen yang menurunkan gairah seksual.

Kelenjar adrenalin yang memproduksi hormon stres akan mengalami gangguan jika konsumsi kopi tidak dibatasi. Akibatnya, tubuh lebih mudah stres dan libido ikut terpengaruh.

Kedelai punya sifat memengaruhi keseimbangan hormon, baik pada wanita maupun pria. Bahkan beredar rumor bahwa biksu sengaja makan banyak kedelai demi menurunkan gairah seksual mereka.

Mungkin daun mint sangat efektif menghilangkan bau badan. Namun menthol pada daun mint bersifat menurunkan hormon testosteron sekaligus gairah seksual seseorang.

Licorice atau akar manis merupakan herba alami untuk meredakan batuk. Sayangnya, ada kandungan asam di dalam licorice yang menurunkan hormon testosteron dan menghilangkan libido.

Selain membuat gigi berlubang, dehidrasi, dan obesitas, ada satu lagi alasan kenapa soda sebaiknya dihindari, yaitu mampu membunuh gairah seksual saat bercinta.

Komentar