Diet DASH Masih Jadi Diet Terbaik Dunia

Penulis: Darmansyah

Jumat, 12 Januari 2018 | 15:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Metode diet yang baru selalu muncul setiap tahun

Namun begitu,  menurut laman “prevention” hari ini, Jumat, 12 Januari, diet DASH selama beberapa tahun terakhir dinobatkan para ahli kesehatan sebagai diet terbaik.

Seperti apa diet ini?

Diet DASH, kepanjangan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension, diciptakan oleh National Heart, Lung, and Blood Institute. Diet ini didesain untuk meningkatkan kesehatan orang yang menderita tekanan darah tinggi.

“Diet DASH dianggap terbaik karena terbukti efektif. Penelitian menunjukkan orang yang menjalankan diet DASH tekanan darahnya turun, kadar kolesterol jahatnya juga turun,” kata Reshmi Srinath, asisten profesor di Ichan School of Medicine di Mount Sinai.

Meski diet ini sebenarnya tidak didesain untuk menurunkan berat badan namun ternyata diet ini juga efektif menurunkan berat badan. Studi juga menunjukkan, orang dewasa yang mengikuti diet DASH mengalami penurunan bobot tubuh dalam periode 8-24 minggu dibanding yang menjalani diet rendah kalori.

“Bukan rahasia bahwa faktor nutrisi yang mempengaruhi tekanan darah juga berpengaruh pada berat badan,” kata Srinath.

Ia mencontohkan makanan yang diproses, lemak trans, dan kelebihan gula, bukan saja bisa membuat kita kegemukan tapi juga membuat hipertensi.

Diet DASH merupakan perencanaan makan yang fleksibel dan mengutamakan makanan alami dan utuh, misalnya sayuran, buah, serta serelia utuh.

Selain itu seperti pedoman makan sehat lainnya, diet ini juga menganjurkan kita memperbanyak konsumsi ikan, memilih daging unggas, kacang-kacangan, serta lemak sehat seperti minyak zaitun.

“Berbeda dengan diet popular lainnya, dalam diet ini tidak terlalu fokus pada mengurangi pati,” kata Srinath.

Berbagai penelitian menyebutkan, yang terpenting dalam diet adalah keberlanjutan, jadi bukan diet yang hanya cocok diterapkan dalam jangka pendek saja.

“Masalah terbesar dari diet rendah karbohidrat lainnya adalah sangat sulit untuk mengurangi karbohidrat. Ini sebabnya diet DASH lebih ramah bagi banyak orang,” paparnya.

Makanan yang melalui sedikit proses pemasakan (whole food) lebih diutamakan dalam diet ini, tanpa ada pantangan makanan tertentu.

Pembatasan yang utama dalam diet ini adalah makanan yang diproses, konsumsi lemak, gula, dan garam.

Studi telah membuktikan bahwa makanan yang diproses meningkatkan asupan kalori sampai 58 persen dan bahan pangan dengan tambahan gula sampai 99 persen. Asupan garam terbanyak orang juga berasal dari makanan yang diproses.

“Kelebihan garam, yang mayoritas ditemukan dalam makanan yang diproses, bisa memicu tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke,” kata Srinath.

Walau begitu, diet DASH bukanlah solusi ajaib jika Anda mengharapkan penurunan berat badan yang instan.

Namun, penurunan yang bertahap justru lebih menyehatkan dan bisa bertahan jangka panjang.

“Diet DASH bukan solusi penurunan berat badan. Ya, membuat pilihan makan yang sehat memang dapat menurunkan berat badan, tapi pada dasarnya diet ini mengajarkan kita untuk membuat pilihan bahan pangan yang sehat sebagai gaya hidup,” katanya

Sementara itu laman “hello sehat” mempertanyakan mana yang lebih sehat diet DASH dengan diet Mayo

Ya, dengan melakukan diet DASH, Anda akan mengurangi asupan sodium dalam makanan  serta memperbanyak variasi makanan yang mengandung zat-zat gizi yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, seperti potassium, kalsium, dan magnesium.

Sebuah penelitian menyebutkan, kebiasaan melakukan diet DASH akan menurunkan tekanan darah Anda

Buah-buahan, sayuran, dan whole grains yang direkomendasikan dalam diet DASH juga menyediakan berbagai elemen lain misalnya lycopene, beta-carotene dan isoflavones.

Elemen-elemen ini bisa membantu melindungi tubuh Anda dari serangan berbagai penyakit, misalnya kanker, osteoporosis, stroke, dan diabetes. Dengan mengikuti diet DASH, Anda juga bisa membantu mengurangi risiko dari penyakit jant

ung yaitu dengan cara menurunkan level kolesterol low-density lipoprotein  atau kolesterol jahat.

Sedangkan diet Mayo lebih mengutamakan penurunan berat badan dengan cepat dengan memanfaatkan sifat alami garam, yaitu menarik air.

Pada awal kita melakukan diet Mayo,  garam dan air di tubuh kita mengalami proses pengeluaran dari urin dan feses. Pembatasan asupan garam membuat tubuh tidak menarik air dari luar, sehingga berat badan pun otomatis berkurang.

Sedangkan untuk melakukan diet Mayo, durasi yang dibutuhkan adalah tiga belas hari dengan pantangan utama konsumsi garam dan air dingin.

Karena sifatnya yang mengurangi jumlah air dalam tubuh, diet ini mewajibkan konsumsi air putih minimal dua liter per hari.

Bila kita melanggar dan konsumsi garam, kita wajib mengulang diet dari hari pertama. Inilah tantangan terberat dari jenis diet ini. Diet Mayo cukup dilakukan 1x setahun untuk memperbaiki komposisi kimiawi tubuh.

Kedua jenis diet ini sama-sama menyehatkan dan memperbaiki kondisi tubuh dengan menjaga jumlah asupan yang kita makan.

DASH diet baik untuk menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan dan memberikan proses kimiawi tubuh yang lebih baik, namun banyak orang meninggalkannya karena jika diet Anda bertujuan menurunkan berat badan, diet DASH memberikan hasil yang baru terlihat setelah cukup lama.

Wajar, karena diet DASH dirancang untuk membentuk kebiasan pola makan yang sehat sehingga diharapkan mampu mencegah berbagai penyakit.

Sedangkan diet Mayo bertujuan menurunkan berat badan secara instan.

Sifatnya yang mengurangi komposisi air tubuh memiliki efek samping yaitu dehidrasi dan hiponatremia  bila tidak dijalankan sesuai aturan.

Komentar