Dewi Sandra Modis Dengan Hijabnya

Penulis:: Darmansyah

Rabu, 12 Juni 2013 | 11:28 WIB

Dibaca: 7 kali

Meskipun mengenakan jilbab dan baju tertutup, penyanyi Dewi Sandra tetap ingin tampil modis. Baru saja menyelesaikan lawatannya ke Paris awal bulan ini, untuk syuting produk kosmetik, Dewi pun menyempatkan diri belajar mode.

Penyanyi berwajah “bule” yang pernah menikah dengan Surya Saputra dan Glen Fredly, dan kini menjadi istri Agus Rahman, mengungkapkan tidak akan pernah lagi menanggalkan “hijab” dan busana muslimahnya walau pun belum menemukan “mood” ketika kembali ke panggung.

Dewi Sandra yang memutuskan berjilbab sejak Desember 2012 lalu merasa damai dengan pilihan busananya sekarang. Berjilbab, katanya, adalah sebagai bagian dari totalitasnya mendalami ajaran agama Islam.

Meskipun mengenakan jilbab dan baju tertutup, Dewi tetap ingin tampil modis. Dalam kunjungannya ke Paris, Prancis, bulan lalu selama 12 hari untuk syuting produk kosmetik, Dewi menyempatkan diri belajar mode.

“Kemarin aku ama Mbak Dian Pelangi, kita ke Paris. Kebetulan memang untuk syuting. Kedua, kita mempelajari fashion industry di situ dan bersilaturahmi dengan komunitas muslim,” katanya kepada Tempo saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, pada Selasa, 11 Juni 2013.

“Saya lihat para muslimah di situ beda style mereka. Ada dua cewek lagi jalan di downtown Paris. Gaya hijab mereka lucu. Seperti pakai mukena,” katanya. Ternyata, mode jilbab seperti mukena memang tren di kalangan muslimah Prancis. Terdorong rasa penasaran, Dewi pun membeli sepasang jilbab itu seharga 40 euro atau setara dengan Rp 500 ribu.

Dewi lantas menceritakan pengalamannya di negeri sekuler itu. Banyak orang beranggapan bahwa perempuan berhijab di Paris akan didiskriminasi. Namun, Dewi justru memiliki pengalaman berbeda.

“Tak satupun orang Paris atau orang Eropa yang ada disitu yang mendiskreditkan atau memandang sebalah mata,” katanya. Bahkan, menurut Dewi, beberapa orang justru tertarik dengan busana yang dikenakannya.

Beberapa orang di jalan yang ditemuinya justru bertanya-tanya tentang motif baju dan kain penutup yang menurut mereka menarik. Dari pengalaman itu, Dewi berbangga karena secara tak langsung dia sekaligus mengenalkan mode muslim Indonesia.

Komentar