Suarez Yang Bisa Lampui Rekor Ronaldo

Penulis: Darmansyah

Jumat, 22 April 2016 | 09:36 WIB

Dibaca: 0 kali

Luis Suarez mencatatkan dirinya sebagai pemain yang bisa mencetak empat puluh delapan gol dalam satu musim, yang berarti,  menyamai,  untuk kemudiannya  melampaui catatan Ronaldo Luís Nazário de Lima, penyerang Real Madrid .

Suarez mencetak empat gol dan tiga assist ketika Barca pesta gol  melawan Deportivo La Coruna.

Torehan itu membuat penyerang tim nasional Uruguay tersebut kini mengantongi empat p;uluh sembilan gol, lebih baik satu gol dari yang dimiliki Ronaldo, yang mantan striker Brasil itu.

Ia tepat berada di bawah Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak dalam satu musim.

Di empat tahun lalu, Messi menorehkan tujuh puluh tiga gol ketika merebut status penyerang tersubur di dunia.

Ronaldo sendiri mencetak empat puluh delapan  gol ketika bermain semusim bersama Barca di sembilan belas tahun lalu.

“Saya merasa terhormat dan bangga bisa mengambil alih catatan Ronaldo terutama mengingat yang ia lakukan untuk Barca dan juga sepak bola dunia.”

“ Ini merupakan kehormatan melampaui pesepak bola hebat seperti dirinya,” kata Suarez.

Melawan Deportivo, Suarez juga menjadi pemain pertama dalam sejarah La Liga yang terlibat langsung dalam terciptanya tujuh gol dalam satu pertandingan, dengan empat gol dan tiga assistnya.

Suarez menyatakan bahwa sangat penting bagi timnya untuk kembali ke jalur kemenangan setelah menelan tiga kekalahan pait secara beruntun –pertama kalinya terjadi sejak tiga belas tahun  lalu– yang membuat pintu perebutan gelar juara Liga Spanyol kembali terbuka lebar.

“Kami sangat ingin menang, karena kami menjalani begitu banyak laga tanpa kemenangan,” kata mantan bomber Liverpool tersebut.

“Kami hanya manusia biasa dan terasa sakit ketika Anda kalah. Tapi kami bisa meraih kemenagnan dan kami tampil superior sehingga saat ini kami merasa lebih santai.”

Suarez juga membela Neymar atas berbagai kritikan karena penyerang tim nasional Brasil itu gagal mencetak gol di delapan pertandingan.

“Ketika musim lalu kami memenangi semuanya, tak ada yang berkata bahwa itu semua berkat Neymar. Dan sekarang tampaknya semua menjadi salahnya,” tukas Suarez.

“Kami manusia dan bukan mesin. Performa kami bisa naik dan turun, dan terasa sedih semua orang menyalahkannya.”

Sementara itu Luis Enrique memuji apa yang dilakukan Suarez dan  mengaku puas dengan penampilan Barcelona ketika mengalahkan Deportivo La Coruna pada lanjutan La Liga di Stadion Riazor, Kamis dinihari WIB.

Enrique mengatakanSuarezi dan kawan-kawan lebih jeli di pertandingan tersebut.

Setelah menelan tiga kekalahan beruntun di La Liga, Barcelona akhirnya berhasil mengakhiri pacelik kemenangan.

Empat gol dari Luis Suarez dan satu gol masing-masing dari Messi, Ivan Rakitic, Marc Bartra dan Neymar memastikan kemenangan delapan gol tanpa balas di markas Deportivo.

Enrique mengaku permainan Barcelona di markas Deportivo tidak banyak berubah daripada ketika dikalahkan Valencia di Camp Nou akhir pekan lalu.

Enrique mengatakan para pemain Barcelona hanya tampil lebih jeli di depan gawang ketika melawan Deportivo.

“Kami bermain kurang lebih sama ketika melawan Valencia, tapi kali ini kami lebih jeli. Kami juga mungkin menciptakan jumlah peluang yang sama seperti saat melawan Valencia,” ujar Enrique seperti dilansir Football Espana.

“Kami bermain dengan keseimbangan yang bagus. Kami menggerakan bola dengan baik di pertahanan mereka, dan Messi menciptakan ruang bagi kami seperti biasa.”

Kemenangan atas Deportivo juga membuat posisi Barcelona untuk sementara aman di puncak klasemen.

Azulgrana masih memiliki keunggulan head-to-head atas Atletico Madrid, yang pada pertandingan lainnya berhasil mengalahkan Athletic Bilbao.

Dengan empat pertandingan tersisa, Enrique optimistis Barcelona bisa mempertahankan posisi di puncak klasemen La Liga.

“Ini hasil bagus untuk kami, dan tantangan ini untuk orang-orang yang mempercayainya. Kami butuh hasil bagus dan kemenangan menjadi kunci. Untuk bisa memenangi liga, Anda harus menjadi tim terbaik sepanjang  pertandingan,” ujar Enrique.

Sementara itu pelatih Bayern Muenchen, Josep “Pep” Guardiola, yang juga mantan pelatih Barca,  menilai tak ada satu pun klub di dunia yang bisa menyamai kualitas permainan FC Barcelona.

Penyebabnya,  permainan The Catalans sangat unik.

Guardiola menyatakan hal ini menjelang lawatan timnya ke markas Atletico Madrid, Vicente Caldron,  untuk melakoni leg pertama semifinal Liga Champions.

Atletico merupakan klub yang menyingkirkan Barcelona pada fase perempat final.

Kendati Barcelona sudah gugur, Guardiola tetap menyanjung Barca.

“Saya pikir tidak ada satu pun tim yang bisa bermain dengan level sama seperti Barcelona,” kata pelatih asal Spanyol ini.

“Mereka unik dan memiliki cara spesial dalam bermain sepak bola. Saya harap mereka akan memenangi La Liga,” ucap Guardiola, yang musim depan menjadi manajer Manchester City.

Guardiola, yang menukangi Barcelona dalam  di edisi enam tahun lalu, telah mempersembahkan empat belas gelar untuk Tim Catalan itu, termasuk dua trofi Liga Champions

Akan tetapi, pelatih ini menilai dalam sepak bola semua klub bisa saja kalah.

“Mereka peringkat pertama, tetapi apakah mereka bisa kalah? Tentu saja,” ujar Guardiola.

“Sepak bola sangat indah dan semua bisa terjadi,” tuturnya lagi.

Komentar