Ramos dan Kartu Merah yang Menyakitkan

Penulis: Darmansyah

Senin, 21 Agustus 2017 | 09:42 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah Cristiano Ronaldo meraih kartu merah dan dilarang menjalani lima pertandingan oleh otoritas sepakbola Spanyol, kini, Real Madrid kembali menuai kartu merah leat sang kapten Sergio Ramos.

Ramos mendapatkan kartu merah di akhir laga lawan Deportivo La Coruna.

Ramos sendiri secara emosional mengatakan tak pantas mendapatkan kartu merah di laga tersebut.

Sergio Ramos mendapatkan kartu kuning kedua lantaran dianggap melakukan pelanggaran saat duel udara melawan Borja Valle.

Kartu merah Ramos seolah merusak performa gemilang Real Madrid di Riazor.

Sergio Ramos sendiri merasa bahwa dirinya tak pantas mendapatkan kartu merah di pengujung laga tersebut.

“Saya tak setuju dengan kartu yang dikeluarkan namun saya menghormati pendapat wasit tentang momen itu,” ucap Sergio Ramos seperti dikutip dari Marca.

Sergio Ramos menilai wasit-wasit di La Liga seharusnya bisa meniru wasit di Liga Inggris atau Liga Champions yang lebih selektif untuk mengeluarkan kartu.

“Terkadang para wasit sebaiknya melihat sepak bola Inggris dan membiarkan para pemain lebih sering bermain (tanpa banyak peluit pelanggaran.”

“Saya menyukai sistem di Eropa karena wasit di Eropa lebih lunak (dalam hal kartu),” kata Sergio Ramos.

Sergio Ramos sendiri menyadari, terlepas dari momen di pengujung laga, ia lolos dari kartu merah lebih cepat saat mendorong wajah Fabian Schar.

“Saya memukul Schar di kepala namun saya tak bermaksud untuk menyakitinya,” ujar Sergio Ramos.
Pada laga itu, Real Madrid nyaris tak menemui kesulitan menghadapi Deportivo La Coruna, di Stadion de Riazor, dan menang tiga gol tanpa balas.

Dua gol tercipta pada babak pertama berkat aksi Gareth Bale dan Casemiro.

Real Madrid menambah gol pada babak pertama melaui tendangan Toni Kroos melalui assist dari Bale.

Namun, kemenangan Madrid sempat diwarnai oleh ulah nakal si bandel Sergio Ramos pada laga tersebut.  Ramos terlibat keributan dengan Fabian Schaer.

Ia menampar bek Deportivo La Coruna tersebut saat terjadi protes para pemain Madrid. Aksi Ramos itu bukan tanpa pemantik.

Schaer rupanya lebih dahulu menanduk pelipis Ramos sehingga membuatnya naik pitam dan langsung menampar pemain Deportivo itu.

Dua pemain tersebut pun buru-buru dilerai rekan-rekannya di masing-masing tim.

Wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Ramos maupun Schaer yang terlibat keributan.

Melihat jalannya pertandingan sepanjang laga, Madrid tampaknya begitu menikmati permainan sirkulasi bola-bola yang sangat lancar, meski tanpa diperkuat sang bintang: Cristiano Ronaldo.

Ronaldo masih harus menjalani hukuman larangan bermain di La Liga Spanyol selama empat laga setelah mendorong wasit pada laga leg pertama Piala Super Spanyol lawan Barcelona.

Zidane pun mencoba memasukkan sejumlah pemain muda pada babak kedua. Marcos Llorente masuk menggantikan Casemiro.

Sang juru taktik Los Blancos itu juga sebelumnya memasukkan Marco Asensio menggantikan Isco

Jalannya pertandingan pun tak banyak berubah, Madrid masih bermain leluasa menguasai bola.

Di pengujung laga, Deportivo mendapat peluang emas melalui tendangan penalti. Sayang sekali, Florin Andone gagal mengeksekusi penalti. Tendangannya melenceng ke kanan gawang Madrid karena ditepis Keylor Navas.

Deportivo mendapat hadiah penalti setelah Dani Carvajal menjatuhkan Bruno Gama.

Jelang laga berakhir, Ramos lagi-lagi bikin ulah. Ia menyikut pemain Deportivo, Borja Valle, saat duel bola udara.

Ramos mendapat kartu kuning kedua atau kartu merah pada laga itu atas ulahnya tersebut

Komentar