Neymar da Silva Berkelahi dengan Cavani

Penulis: Darmansyah

Selasa, 19 September 2017 | 09:33 WIB

Dibaca: 0 kali

Pertikaian dua penyerang Paris Saint-Germain, Edinson Cavani dan Neymar, dikabarkan terjadi hingga ke ruang ganti tim.

Kedunya nyaris baku hantam sebelum dipisahkan oleh kapten tim, Thiago Silva.

Pertikaian antara Cavani dan Neymar terjadi ketika PSG mengalahkan Olympique Lyon di Stadion Parc des Princes, Minggu lalu

Kedua pemain tertangkap kamera dua kali berebut menjadi eksekutor tendangan bebas dan penalti.

edua insiden rebutan itu terjadi di babak kedua. Pertama terjadi pada menit ke-57, ketika Cavani berusaha meminta bola kepada Dani Alves saat PSG mendapat tendangan bebas. Alves kemudian memberi bola kepada Neymar.

Menit kedelapan puluh, PSG mendapat tendangan penalti. Cavani langsung mengambil bola untuk menjadi eksekutor, tapi Neymar berusaha merebutnya.

Menariknya, baik Neymar dan Cavani sama-sama gagal dalam dua eksekusi itu.

Dikutip dari CBS Sports, persaingan menjadi eksekutor bola mati antara Cavani dengan Neymar sudah terjadi sejak matchday keempat Ligue 1 melawan Saint Etienne. Ketika itu Neymar akhirnya mengalah kepada Cavani ketika PSG mendapat tendangan penalti.

Menariknya, pertikaian antara Cavani dengan Neymar tidak hanya terjadi di lapangan.

Menurut laporan L’Equipe, Cavani dan Neymar nyaris baku hantam di ruang ganti tim PSG sebelum akhirnya dipisahkan oleh Thiago Silva

Setelah dianggap mampu beradaptasi dengan baik di pola permainan PSG, Neymar mulai terlibat perselisihan dengan rekan setimnya, Cavani.

Keduanya sempat berebut tendangan bebas dan tendangan penalti.

Perselisihan antara rekan setim seperti yang diperlihatkan oleh Neymar dan Cavani bukan hal baru dalam dunia sepak bola.

Sudah banyak perselisihan yang terjadi sebelumnya, dari perang kata hingga tukar pukulan.

Seperti ditulis media terkenal Spanyol “marca,” hari ini, Selasa, 19 September,  permusuhan keduanya berkembang lebih jauh dan telah melewati lapangan hijau.

Usai cekcok soal siapa yang akan mengambil tendangan bebas dan penalti kala melawan Lyon, Neymar langsung berhenti mengikuti atau meng-unfollow rekannya dalam akun Twitter dan Instagram.

Pada akhir pertandingan itu, Neymar biasanya menerbitkan foto. Namun, tak ada wajah Cavani terpampang, melainkan hanya Kylian Mbappe, pendampingnya yang lain yang menjadi ujung tombak PSG.

Cavani, bagaimanapun, tidak berhenti mengikuti Neymar di jejaring sosialnya.

Mundo Deportivo pun mengklaimnya kalau Cavani dianggap lebih matang dalam apa yang diprediksi akan menjadi perjuangan ego, antara dua bintang Paris Saint Germain.

Selain itu, ia mengunggah foto seluruh tim setelah kemenangan, termasuk Neymar.

Tampaknya, Neymar kian pasrah setelah dua kali ditolak oleh Cavani untuk mengeksekusi penalti.

Pada babak pertama, pelanggaran terhadap pemain Brasil bernomor punggung 10 ini, membuat kesal Cavani.

Bagaiman tidak, Dani Alves dengan cepat mengambil bola dan menyembunyikannya secara terang-terangan ke Edinson Cavani dan memberikannya pada Neymar Jr sebelum mengeksekusi tendangan bebas.

Tidak puas dengan itu, pada menit tujuh delapan  hukuman pada Mbappe, membuat Cavani dan Neymar saling berebut untuk mengambil penalti.

Hasilnya, Cavani mengambil bola lebih dulu. Meski begitu, Neymar tetap meminta penalti itu diberikan olehnya, namun ditolak.

Tampaknya sulit untuk Neymar, sebab banyak matahari yang bersinar di PSG.

Bagi Neymar, bermain  bermain dengan Edinson Cavani di PSG tidak sama kala ia bermain dengan Lionel Messi di Barca.

Leo, yang memiliki ikatan dengan ‘Ney’, membiarkan ia mengambil penalti dalam banyak pertandingan.

Kini di Paris berbeda, Neymar Jr. saat membantu PSG menang tiga gol melawan St. Etienne pada hari keempat Liga Prancis, eks Barca mencetak dua gol dari pertandingan itu.

Satu gol dimanfaatkan Cavani dari titik putih. Neymar memberikan umpan ke striker Uruguay yang jatuh di area skuat Garcia Junyent, yang beberapa orang anggap sebagai ‘diving’.

Alhasil, Cavani mengambil bola dan menuju tanda sebelas meter.

Ia mengabaikan Neymar yang berada di dekatnya yang meminta mengeksekusi penalti lewat sinyal anggukan kepala.

Komentar