Conte Hanya Tertawa Tanggapi Isu Dipecat

Penulis: Darmansyah

Kamis, 22 Februari 2018 | 08:00 WIB

Dibaca: 0 kali

Antonio Conte  tak menanggapi isu pemecatannya dari Chelsea dan hanya tersenyum ketika media Inggris mempertanyakan tentang itu kepadanya usai “the blues” bermain seri  dengan Barcelona di leg pertama Liga Champions Rabu dinihari WIB kemarin.

“Saya sudah akrab dengan rumor pemecatan ini,” ujar Conte.

Isu pemecatan itu sendiri bergulir bersamaan dengan penurunan performa Chelsea di musim ini.

Sebelumnya, pelatih asal Italia itu  juga telah menegaskan bahwa ia tidak terganggu dengan isu pemecatan tersebut.

Pelatih yang pernah menangani lima kesebelasan di Italia itu merasa perbincangan mengenai pemutusan hubungan kerja tidak lepas dari kultur klub yang sering gonta-ganti pelatih.

“Ada sejarah yang tak terelakkan ketika sebelumnya, dalam empat belas tahun terjadi sepuluh pergantian pelatih. Katakanlah, ketika muncul kebiasaan, media memainkan isu itu dan ketika ada satu atau dua hasil yang tidak memuaskan, maka mereka mencoba untuk memberi tekanan,” kata Conte.

“Setelah kekalahan dari Burnley pada pertandingan pertama musim ini, orang-orang mulai membicarakan soal pergantian pelatih, itu muncul karena sejarah. Terlalu banyak rumor mengenai Chelsea di media,” sambungnya.

Conte berharap segala macam rumor mengenai pemecatan pelatih tidak memengaruhi performa anak asuhnya.

Mantan gelandang timnas Italia itu menegaskan tidak akan mundur dari jabatan pelatih di tengah kontrak yang masih berlangsung hingga tahun depan.

“Saya sudah mengatakan dengan jelas, saya mendapat kontrak sampai musim depan dan saya ingin menghormatinya, tapi Anda tahu apa saja bisa terjadi di sepak bola,” ucap Conte.

The Blues yang menjadi juara Liga Primer Inggris pada musim lalu, kini berada di peringkat keempat klasemen sementara. Thibaut Courtois dan kawan-kawan mengumpulkan lima puluh tiga poin, terpaut sembilan belas poin dari pemimpin klasemen, Manchester City.

Peluang meraih trofi musim ini masih terbuka di ajang kejuaraan.

Chelsea sudah memastikan tempat di perempat final Piala FA serta masih memelihara kans ke babak delapan besar Liga Champions setelah bermain imbang satu gol berbanding satu  gol  dengan Barcelona

Spekulasi pemecatan Conte turut mengundang perhatian mantan pemain Arsenal Paul Merson.

Ia berharap Arsenal  bergerak cepat untuk menampung juru taktik asal Italia tersebut.

“Pada hari Conte meninggalkan Chelsea, jika saya adalah Arsenal, maka saya akan langsung meneleponnya. Manajer seperti Conte jarang sekali ditemui,” kata Paul Merson seperti dilansir Sky Sports.

“Arsenal butuh sosok yang bisa bersaing di atas sana dan membuat murka orang-orang. Conte telah melakukan itu.”

Merson menilai, Conte merupakan sosok tepat untuk mendongkrak prestasi Arsenal yang selama ini melempem di tangan Wenger. Petinggi The Gunners disebut gila jika tidak memanfaatkan untuk merekrut Conte.

“Saya kira Arsenal akan mengatakan: ‘kami akan menjadikanmu manajer musim depan’. Saya rasa mereka gila jika tidak melakukannya.

“Saya percaya dia memenuhi segala kriteria. Arsenal tidak bisa melewatkan manajer hebat yang selama ini ada.”

Arsenal, bagi Merson, memiliki prestise bagi pelatih-pelatih top di Eropa. Pep Guardiola, Jose Mourinho, maupun Juergen Klopp diklaim bakal bersedia melatih Arsenal jika punya kesempatan menjabat posisi manajer.

Jika benar Conte di pecat dari Chelsea sebelum masa kontraknya berakhir, maka sang manajer  akan mendapatkan pesangon yang besar

Menurut laporan media Spanyol, Sport, Chelsea harus membayar Conte sebesar tiga puluh juta euro atau setara dengan lima ratis satu  miliar rupiah.

Hingga kini, ternyata, masa depan Conte bersama The Blues memang masih mengambang.

Dirinya tengah dalam bayang-bayang pemecatan pemilik klub, Roman Abramovich.

Manajer asal Italia itu pun mengaku pasrah jika harus diberhentikan Abramovich sebelum musim ini berakhir.

Dalam beberapa pekan belakangan, nama mantan pelatih Barcelona, Luis Enrique, santer terdengar sebagai calon pengganti Conte di Stamford Bridge.

Sebelumnya ada laporan lain yang  menyebutkan, usia Conte di Chelsea akan berakhir sebelum leg pertama babak Enam Belas Besar Liga Champions melawan Barcelona

Tapi hal itu tidak jadi kenyataan. Dan Conte hingga kini masih utuh di Stamford Bridge

Pembayaran kompensasi oleh manajemen itu tidak lepas dari sisa kontrak mantan pelatih Juventus tersebut dengan Chelsea hingga Juni  tahun depan

Di Chelsea, Conte mendapat gaji sekitar enam koma tujuh juta euro atau setara dengan seratus sebelas miliar rupiah

Conte menegaskan keterpurukan Chelsea saat ini bukan kesalahannya. Dia juga tidak ingin menyalahkan para pemainnya.

“Jika ini sudah cukup, tidak apa-apa. Jika tidak, saya pulang dan memiliki nol, nol masalah. Saya tidur nyenyak,” ucap Conte seperti dikutip dari Evening Standard.

Komentar