close
Nuga Tekno

WhatsApp Kini Punya Fitur “Radar”

Layaknya radar, fitur terbaru WhatsApWhatsApp menghadirkan fitur baru yang layaknya sebagai radar yang memungkinkan pengguna mencari tahu siapa teman yang sedang berada di dekat mereka dalam radius tertentu.

Fitur yang dinamai Live Location terendus  pertama kalinya di WhatsApp beta untuk iOS di awal pekan ini

Menurut rumor, versi ini bakal dirilis untuk umum dalam waktu beberapa minggu atau satu bulan ke depan.

Laman situs Trusted Reviews, Rabu, 01 Februari 2017 yang menuliskan  bocoran itu menyebut fitur itu  akan aktif di dalam grup percakapan WhatsApp, sehingga diharapkan mempermudah mencari teman bila sedang janjian di suatu tempat.

Nampaknya, fitur ini tidak akan dibuat sebagai fitur standar, mengingat sifat informasi lokasi ini adalah privat dan tidak semua orang boleh mengetahuinya.

Pengguna akan disuguhi pilihan apakah mereka ingin mengaktifkan Live Location ini atau tidak. Mereka bisa melakukannya di menu Settings.

Pengguna yang ingin memancarkan lokasinya juga bisa membuat mereka bisa terlihat dalam jangka waktu tertentu, seperti satu  menit, dua menit, atau lima menit.

Fitur ini disebut-sebut sepaket dengan kemampuan mengedit dan menarik pesan yang telah dikirim. Fitur ini sebelumnya sudah ramai diperbincangkan.

Belum diketahui secara pasti kapan WhatsApp bakal merilis fitur Live Locations ini untuk umum.

Yang pasti, nampaknya pengguna iOS bakal menikmatinya lebih dahulu.

Sebelum kehadiran fitur “radar” ini, WahtsApp sudah meluncurkan fitur keceplosan

Fitur ini ditujukan kepada mereka yang pernah salah mengirim pesan di WhatsApp dan berharap bisa menariknya kembali

Keberadaan fitur “anti-keceplosan” bernama Recall itu diketahui lewat WhatsApp versi beta di platform Android.

Belakangan beredar screenshot yang mengklaim menunjukkan cara kerjanya dalam aplikasi.

Untuk memakai fitur penarikan pesan, pengguna WhatsApp disebut cukup memilih pesan dimaksud dalam percakapan, lalu memilih opsi untuk menariknya.

Penarikan hanya bisa dilakukan terhadap pesan yang sudah terkirim, tetapi belum dibaca oleh penerima ditandai dengan dua tanda centang berwarna biru.

Selain itu, ada juga fitur penyuntingan pesan yang memungkinkan pengguna menyunting (edit) pesan terkirim.

Seperti fitur penarikan, kemampuan menyunting pesan ini kabarnya hanya berlaku untuk pesan yang sudah terkirim, tetapi belum dibaca.

Fitur recall dan editing pesan, sebagaimana fitulis PhoneArena, beberapa hari lalu, disinyalir sudah terdapat dalam WhatsApp versi beta di Android.

Namun, keduanya dimatikan secara default sehingga harus dinyalakan secara manual oleh pengguna.

Belum jelas kapan WhatsApp akan meresmikan fitur recall dan editing pesan di aplikasinya.

Layanan sejenis macam Telegram dan BBM diketahui sudah lebih dulu menerapkan fitur serupa.

Sekan tak pernah berhenti meluncurkan fitur baru, WhatsApp juga telah  merilis pembaruan untuk aplikasi versi Beta.

Dengan update tersebut, pengguna kini bisa melakukan formatting text atau customize format huruf, seperti cetak tebal atau bold, miring atau italic, dan teks yang dicoret strikethrough.

WhatsApp tidak menyediakan menu khusus layaknya di aplikasi MS Word untuk fitur baru tersebut. Dibutuhkan trik-trik tertentu untuk membuat teks dengan format itu.

Untuk membuat teks di pesan WhatsApp menjadi cetak tebal, tambahkan tanda asterik (*) di depan dan belakang teks yang diinginkan, misalnya *Tebal*.

Untuk membuat teks di pesan WhatsApp menjadi cetak miring, tambahkan tanda underscore (_) di depan dan belakang teks yang diinginkan, misalnya _miring_.

Untuk membuat teks di pesan WhatsApp memiliki coretan, tambahkan tanda tilde (~) di depan dan belakang teks yang diinginkan, misalnya ~teks dicoret~.

Pastikan versi WhatsApp yang Anda miliki

Untuk versi Android atau yang terbaru, dengan mendaftar sebagai Beta Tester dan melakukan update di toko aplikasi iOS atau Android.

Kode ini juga bisa dipakai WhatsApp versi desktop atau WhatsApp Web Client.

 

Tags : slide